
"Ah...L-Lion"Ya,yang mencengkram tangan Carla adalah Lion.Untung saja Carla tidak jadi memukul atau melempar nya,karena tadi Carla berniat memukul dengan batu yang ia pegang,Carla tadi memang dengan cepat mengambil batu di depan nya karena ia merasa ada langkah kaki yang mendekat.
"Hosh...Kau tau?Millia saat ini menangis karena kehilanganmu,ia merasa bersalah karena tidak sadar telah melepaskan tangan mu.Tadi nya Millia bahkan marah besar karena para pengawal nya yang tidak memperhatikan dirimu yang telah menghilang"Ucap Lion dengan berderai keringat yang mengucur di dahi nya
Tadi Lion adalah orang pertama yang menyadari menghilang nya Carla,kemudian disusul dengan Millia yang juga baru sadar.Kemudian Millia memanggil satu pengawal yang mengikutinya secara sembunyi dari tadi,Saat Millia bertanya pengawal itu pun menjawab tidak tau akan keberadaan Carla,Alangkah murka nya Millia saat itu.Kemudian Millia memanggil seluruh pelayan dan pengawal nya dan memberikan perintah untuk mencari Carla sampai ketemu,namun 1 jam setelahnya Carla juga tidak ketemu dan itu membuat Millia menangis.Lion pun ikut turun tangan setelah itu dan terus berlari begitu cepat sambil bertanya pada para penjual disana dan akhirnya ya seperti ini.
'Tes...Tes'
"Ehh?A-Apa ini?Kenapa Carla menangis?"Ucap Carla sambil mengusap mata nya
Carla takut tapi ia berusaha agar tidak menangis apalagi terlihat oleh Lion maupun Millia,namun ketakutannya sungguh besar sehingga gadis kecil itu tak mampu memendam air matanya
"Uh...Hiks,Lionnnn."
Lion merangkul Carla dalam diam(Eyyy,jangan salah!Pelukan itu tak lebih dari pelukan anak kecil biasa).Setelah Carla tenang,Lion menggandeng tangan Carla untuk menemui Millia.Carla pasrah dan mengikuti Lion,Lion tidak berbicara pun setelah ia mengatakan tadi.Lion menggandeng Carla terus sepanjang jalan itu
Beberapa jam kemudian,Carla dan Lion sampai ke tempat Millia.Terlihat Millia saat ini jongkok dengan wajah nya yang ditekuk.
Carla menghampiri Millia,ia pun berjongkok menyamakan tubuhnya dengan tubuh Millia lantas Carla langsung memegang tangan Millia dan mengusapnya
"Mil...Bangun!Kau tau?Penampilan mu saat ini begitu buruk,siapa yang akan menyangka putri keluarga Krysi berpenampilan sangat meyedihkan sekarang?"Ucap Carla yang begitu lembut dan hangat seperti Millia yang berbicara dengan Carla menggunakan nada yang sama
Millia mendongak dan melihat Carla tersenyum padanya
"Carla!Maafkan aku,aku salah"Ucap Millia
"Tidak apa apa,tidak apa apa.Yang penting kita sudah berkumpul"Ucap Carla menenangkan,Millia memeluk erat tubuh Carla.
Setelah adegan drama itu mereka meneruskan perjalanan mereka,sebenarnya Millia sudah menyarankan untuk pulang akan tetapi Carla tidak mau karena ia belum menemukan hadiah untuk adik nya.
Mereka terus berjalan,Carla berhenti saat melewati penjual bibi manisan yang memberikan Carla kertas arah tadi.Carla berniat ingin beli manisan itu akan tetapi Carla berpikir bahwa ia harus menemukan hadiah untuk adiknya dulu baru jika buah dalam keranjang nya masih ada maka Carla akan membeli makanan.Millia mengerti Carla yang melihat ke arah manisan itu,kemudian Millia mengajak kesana.
"Ehh...Anak manis yang tadi?Dan...Oh Putra keluarga Krysi,sudah ketemu ya?"Ucap bibi itu melihat mereka bertiga mendekat.Ya,bibi itu pula yang menunjukkan Carla berjalan kemana tadi sehingga Lion mudah menemukan nya
Lion mengangguk,kemudian Millia bertanya
"Bibi,berapa harga manisan itu?"Tanya Millia
"Oh,Nona mau ini?"
Millia mengangguk sementara Carla hanya diam,mungkin Carla berfikir Millia akan membeli manisan itu untuk dirinya sendiri sehingga Carla hanya bisa menunggu
"Nona mau barter apa dengan saya?"Ucap bibi itu sambil tersenyum hangat
"Terserah bibi atau seperti ini saja bagaimana?Bibi datang ke mansion lalu bilang barter atas namaku"Ucap Millia.Millia saat ini tidak membawa apapun,tidak,lebih tepatnya ia memang tidak pernah membawa apapun untuk alat tukar.Millia tidak membawa buah ataupun yang dibawa seperti Carla karena jika Millia ingin beli sesuatu maka ia tinggal bilang lalu penjual itu akan mengurus barter nya di kediaman keluarga Krysi.
Bibi itu mengiyakan
Kemudian bibi penjual manisan tersebut membungkus manisan nya menggunakan daun dengan telaten.Setelah selesai ia memberikan pada Millia,sementara Millia saat ini meminta para pelayan nya membawa sebuah benda berbentuk bulat kecil untuk diberikan pada Sang bibi,ya benda itu mirip seperti kancing dan dibuat untuk alat transaksi pembayaran saat bibi itu ke Mansion nanti,benda itu juga membuat orang lain agar tidak bisa berbohong atau mengada ngada dengan berpura pura barter atas nama Millia karena jika orang yang berbohong dan ia tidak mempunyai benda kecil tersebut pastinya para orang yang menjaga gerbang akan menyeret orang yang berpura pura itu.Benda kecil tersebut memiliki ukiran dan dinamakan dengan 'Barter Identity'
Setelah selesai,Millia memberikan 5 manisan itu pada Lion,dan 10 diberikan pada Carla
"...?Kenapa diberikan ke Carla,Mil?"
"Hehehe,Aku liat tadi Carla terlihat ingin mencoba jadi makan lah.Aku membeli nya untuk Carla"
"Ahh...Carla jadi merasa tidak enak.Apalagi yang barter kamu"
"Tidak apa apa,kalau kamu merasa tidak enak menerimanya...emmm...ah!Anggap saja itu permintaan maafku karena telah melepas tangan mu tadi"
"Emm...Tapi"
"Sttt,Sudah tidak apa apa.Ayo di makan Carla"Ucap Millia dengan nada bujukan agar Carla menerima nya
"...Huft,terima kasih ya"Carla tersenyum riang pada Millia
Sementara Lion?Ia saat ini menatap lekat manisan nya.
".......Mengapa manisanku hanya 5 Mil?"Tanya Lion
"...Memang nya harus 10?..Ah!Kau kan suka yang manis,astaga aku lupa"Kata Millia sadar dan menepuk pelan dahi nya.Ya tidak salah sih Millia lupa kalau mengingat sifat dan perilaku Lion yang seperti itu,siapa yang akan menyangka kalau dia suka makanan manis.Wajah Lion juga tidak sedingin perilaku nya,wajahnya masuk dalam kategori manis,hanya saja perilaku dan sifat nya memang menyimpang dari wajahnya.
Carla yang mendengar itu menoleh ke arah Lion kemudian ia menoleh ke arah manisan nya.
"Emm...Nih!Manisan buat Lion."Ucap Carla memberikan 5 manisan nya.Jarang loh Carla membagikan makanan yang baru pertama ia makan
"Ehh?Uhhh,Nggak usah!"Jawab Lion ketus
"?Kenapa?Lion nggak mau nih?"
"Nggak"
"Yakin?Kalau nggak ya Carla masukin lagi ke kantong"Ucap Carla terkesan beres.Lion menerima atau tidak ya itu terserahnya,Carla hanya berniat untuk menawarkan saja
"..."
"Yasudah"Carla segera memasukkan manisan nya kembali namun Lion mengambilnya cepat
"....Ehh???Cepat sekali hilang nyaa~"
"Lion,kau tau dimana manisan Carla?"Tanya Carla sekali lagi yang memang bermaksud menggoda
"Nggak tau."Jawab Lion.Carla cemberut melihat sikap kekanakan Lion