ELEANOR

ELEANOR
Bau anyir dan Senior?!



Hari hari berlalu,Kini matahari masih malu malu menampakkan diri nya


"Blub blub blub...Puah"Ucap seorang gadis kecil yang baru keluar dari sungai.Iya dia adalah Carla yang sedang mandi di sungai sementara sang ayah kini terlihat bersantai di pohon yang tidak jauh dari sungai untuk menjaga putrinya dari ancaman karena saat ini Carla masih berendam.


Kemarin Carla mendengar suara gemericik air lalu ia mengikutinya dan sampai lahh di sungai ini.Carla menemukan sumber air di hutan ini,maka dari itu Carla memutuskan akan mandi terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan nya itung itung lah tidak usah ke penginapan hanya untuk mandi


"Carla,Sudah belum?"Teriak Sang ayah


"Iya,iya"Ucap Carla yang kini memakai pakaian kembali di sebuah pohon yang ia tutupi dengan dedaunan


Setelah selesai,Sang ayah segera menuju putri nya.Betapa terkejutnya mereka berdua saat mencium bau anyir dari aliran sungai yang tadi Carla buat untuk mandi.


Sontak mencium hal itu mereka segera mendekat ke arah sungai untuk memastikan penciuman mereka tidak salah.


"......."


Hening beberapa saat,Carla maupun ayah nya tidak tau harus berkata apa saat penciuman mereka tidak salah


"A-Ayah,Aliran sungai ini mengalir darimana sumbernya?Kenapa tercium bau darah?"Tanya Carla pada ayah nya


Sang ayah terdiam sesaat,Collyn sedang melihat jauh ke arah perpohonan lebat


"Sumber mata air di sungai ini sangat sangat jauh dari jarak kita"Ucap Collyn.Iya,memang sumber mata air di sungai yang Carla tempati itu sangat jauh dari posisi mereka saat ini itu artinya bau darah yang mengalir di sepanjang air sungai yang Carla buat mandi berasal dari jarak yang sangat jauh


"A-Ayah,Ada apa disana?Kenapa terdapat bau darah di aliran sungai?Apa ada monster?"Tanya Carla


"Tenang lah Carla,jangan panik.Posisi kita dan mereka yang disana sangat jauh lebih jauh berkali kali lipat daripada jarak rumah dengan jarak tujuan kita saat ini"Ujar Sang ayah menenangkan putrinya yang saat ini sedang syok.Bagaimana tidak?Beberapa menit yang lalu air sungai itu masih bersih dan tidak tercium bau apapun saat Carla masih mandi.


"Sudah,jangan pedulikan hal ini.Ayo kita bergerak cepat menuju daerah tujuan"Ajak sang ayah menggendong tubuh putri nya yang sedang syok itu.


Setelah sampai di posisi sebelum nya,Collyn menurunkan Carla dari gendongan nya dan ia segera mengangkat senjata senjata itu lalu diletakkan di punggung nya,sementara Carla juga melakukan hal yang sama


Collyn berulang kali menyadarkan putri nya agar tetap terus berlari.Carla yang akhirnya mulai sadar akan syok nya itu pun terus berlari sekuat tenaga meski ia masih diam


Mereka berlari terus,Saat sudah hampir malam.Collyn dan Carla berhenti,Mereka mencari pohon yang tepat untuk disinggahi malam ini,Yang pastinya harus tinggi dari pohon pohon disekitarnya agar Carla dapat menikmati pemandangan bawah dari atas


Setelah menemukan pohon yang cocok,Mereka segera naik ke atas dan tidur.Yaa,seperti biasa sebelum tidur,Carla selalu melihat indah nya pemandangan luar


"Ayah,Apa sudah hampir sampai dengan desa kecil lagi?"Tanya Carla yang saat ini melihat adanya lampu di hutan


"Iya kita sudah hampir sampai...Dan untuk lampu yang kamu lihat dari sini itu bukan sebuah desa tetapi itu masih termasuk dari daerah besar dipinggiran"Ucap Sang ayah


Carla mengangguk paham.Ia menikmati pemandangan sampai sampai ia tertidur pulas


Sang ayah yang sudah mengetahui putri nya tertidur itu pun mengelus kepala Carla dengan penuh kasih sayang


Pagi hari mulai tiba,Saat ini Carla sedang...


'Nyam,Nyam' Yups Makan.Iya,Carla dan ayahnya saat ini sedang makan sebelum melanjutkan perjalanan mereka.


Pagi ini Carla begitu ceria,Tidak seperti kemarin.Mungkin ia sudah melupakan kejadian di sungai....Tetapi sayang nya tidak,Carla tidak akan melupakan kejadian itu.


Bekal mereka pun sudah habis,sehingga pagi ini mereka masih lapar padahal sudah makan.


Dan apa jawaban sang ayah?Laki laki paruh baya itu menjawab "Kau ingin lebih baik makan ini saja,nak?Sebenarnya,Ayah ingin agar kau tau makan makanan yang lain,bukan hanya hasil tumbuhan yang kita tanam selama ini dan bukan pula makanan yang hanya bisa dibuat oleh ibumu.Maka dari itu lebih baik ayah menukar buah dan sayur sayuran itu dengan cokelat atau makanan lembut yang tak pernah kau makan kemarin dan lagi setidaknya lidah putriku jadi pernah merasakan makanan yang ia penasarani di buku"


Carla memerah setelah nya waktu itu,ya~ ucapan tersebut benar adanya


Balik ke situasi awal~


Collyn berencana akan mampir sebentar ke toko makanan yang dilihat Carla kemarin malam untuk makan.


"Ayo Carla,Kita harus segera masuk perbatasan"Ujar Sang ayah pada putrinya


Carla mengiyakan.Mereka terus berlari hingga beberapa jam baru masuk ke perbatasan.


Selama di perjalanan,Perut dari keduanya selalu berbunyi tanda lapar dan ingin diisi


Sesampai nya di kedai atau toko makanan.


"Ayah,Kenapa kita ada disini?Apa makan terlebih dahulu?"Tanya Carla


"Iya,kita akan makan disini"Ucap Sang ayah mulai memasuki kedai makanan


Carla melihat melihat sekitarnya,dipinggiran perbatasan atau daerah ini tidak terlihat adanya penginapan hanya ada beberapa kedai makanan saja.


"Apa kita harus bermalam di pohon lagi"Pikir Carla


"Nak,Ayo masuk"Kata Sang ayah yang berhenti lalu menoleh pada putrinya


Carla mengangguk dan mengikuti ayahnya masuk ke kedai makanan


Didalam kedai makanan lumayan ramai sehingga membuat Carla yang notabene nya suka ketenangan menjadi gerah dan ingin keluar tetapi sang ayah menahan tangan Carla.Carla pun pasrah dan ia mulai menutup telinganya agar tidak berdenging akibat bunyi keramaian di kedai itu.Tetapi tiba tiba suara teriakan membuat Sang ayah dan Carla menoleh


"S-Senior!!!Kau kah itu?"Ujar seseorang


Collyn yang merasa mendengar suara yang lumayan familier itu pun menoleh ke arah sumbernya


"....Ah!Kau!"Ujar Collyn setengah berteriak lalu ia berjalan pada laki laki yang memanggilnya


"Seniorr!Aku sangat merindukanmu,Kau kemana saja sudah bertahun tahun tetapi tidak memberikan kabar.Apa senior lupa padaku dan teman teman senior yang lain?"Kata laki laki itu memeluk ayah


Laki laki tersebut terlihat lebih muda daripada Collyn apalagi dengan laki laki itu yang menyebut 'Senior' pada Collyn.Nampak nya ia adalah kawan lama Sang ayah


"Ahahahah astaga,Tidak kusangka kita akan berjumpa disini"Ujar sang ayah yang juga memeluk laki laki itu seraya menepuk punggung nya berkali kali


"Huhuhu,Senior kemana saja?Sejak senior menikah dengan wanita yang bernama Arne itu,Senior jadi melupakan kami ya?"Ucap laki laki itu yang sudah mulai nangis sesenggukan


"Ohohoho mana mungkin,Aku hanya sedang sibuk saja,adik."Jawab ayah


"Huhuhu yasudah karena kita sudah lama tidak bertemu ayo pesan saja makanan,Aku yang bayar senior"Ucap laki laki itu pada Ayah


"Eh?Wah wah,Adik juniorku ini ternyata sudah kaya ya?Ahahahah kalau gitu seniormu ini sudah tidak akan malu lagi untuk makan "Ujar Ayah dengan tertawa riang