ELEANOR

ELEANOR
Cal ke danau dan keyakinan yang tidak ada



Di malam hari Carlatte segera tidur,Saat ini ia tidur bersama sang adik di kamar nya.Ia akan tidur setelah mendongeng i adiknya seperti biasa.


.......


.......


.......


Di pagi hari seperti biasa Carla membantu ibunya memasak.Blic sudah sibuk memasak di dapur,Carla pergi ke arah pohon pohon mencari buah atau sayuran yang bisa dimakan nantinya.


Carla pun mulai memetik semuanya,tak lupa ia mencuci dan memotong nya


50 menit berlalu,Semua makanan sudah ditata rapi di meja makan,Matahari pun mulai nampak.Kini Carla hendak membangun kan sang adik untuk ke danau bersama sama


"Ibu,Carla mau membangunkan adik dulu.Kita ke danau ya setelah ini.Nanti kalau Cal tidak dibangunkan,ia pasti kesal seperti kemarin."Ujar Carla dan Blic mengizinkan nya


Setelah sampai di depan pintu kamar Sang adik,Carla segera membuka pintunya.


Tak perlu banyak omong,Carla pun naik ke ranjang adiknya,Ia mengelus kepala adiknya sebentar.Segera setelahnya,Carla mulai membisikkan sesuatu


"Cal,Bangun!!!Kemarin kamu katanya mau mandi,ayo bangun sekarang.Atau ibu dan kakak akan meninggalkan Cal lagi di rumah"Bisik Carla di telinga Cal


Cal yang memang sensitif pendengaran nya pun terbangun.Ia menguap sebentar dengan mata tertutup dan mulai meliuk liukkan tubuhnya.


Setelah itu Cal mulai membuka mata.Hal yang pertama kali Cal lihat ialah wajah dan tubuh sang kakak yang berada di dekat nya


"Kakak mau ke danau sekarang?"Tanya Cal


"Iya.Katanya kemarin Cal mau mandi,Yasudah ayo!"Ajak nya


Carlatte menyiapkan pakaian yang akan dipakai Carius,tidak lupa ia ke kamar nya untuk menyiapkan pakaiannya sendiri.Setelah itu ia pergi keluar rumah


Carius pun mengangguk.Bocah itu melangkah kan kakinya mengikuti Sang kakak.Kini Blic,Carla,dan Carius sudah berkumpul diluar rumah.


Mereka mulai perjalanan menuju danau.


Di perjalanan,Carius nampak bersemangat.Ia menyanyi dan melompat lompat kecil.


"Wahh...indah yaaa...Cal sudah lama tidak melihat area hutan"Seru Cal dengan semangat.Ia pun melihat kupu kupu berterbangan.Cal berlari kecil mengikuti kupu kupu itu


Carlatte dan Blic pun tersenyum melihat Carius yang begitu antusias.Cal menengok kanan kiri,Ia saat ini sangat senang


"Ibu Kakak!Lihat itu.waahh bunga nya indahhh"Tunjuk Cal ke arah bunga yang berwarna merah muda,tidak lebih tepatnya bukan bunga,ntahlah tumbuhan apa itu karena menurut Carla tumbuhan itu sedikit aneh


Cal yang hendak mengambil bunga itu pun terkejut dengan teriakan sang kakak


"CALLL.Jangan sentuh!."Teriak Carla


"Kan kakak sudah bilang,jangan sentuh apapun di area sini!."Kata Carla dengan tegas.Cal pun merasa bersalah karena tidak menghiraukan perkataan Carla,Padahal sebelum berangkat ke danau Carla memberikan peringatan dan larangan pada Cal untuk menjaga sikap di sana.


Selepas kejadian itu,Cal sudah tidak lagi menyentuh apapun.Sepenasarannya ia,ia tetap tidak boleh menyentuh atau bahkan mengambil sesuatu akan tetapi Cal tetap ceria dan banyak omong sepanjang perjalanan.


Sesampainya di danau,Seperti biasa Carla menoleh ke kanan dan kiri.Pertama nya ia dan Blic mencuci pakaian terlebih dahulu sebelum mandi,Tak lupa juga ia mengambil air untuk persediaan dibawah pulang.setelah selesai Carla baru berendam


Ia mulai melepaskan bajunya tapi masih ada dalaman nya sementara Blic membantu Cal melepas baju.Setelah itu Blic pun ikut melepas baju nya tapi masih ada dalaman,sama seperti Carla!


"Wah,dingin yaa.Cal,sudah lama tidak bermain dengan air"Ungkap Cal


"Hm...ya begini lah air danau.Apalagi saat ini matahari belum lama terbit"Ujar Carla mendekat ke arah adik nya.


Mereka bertiga mulai masuk sepenuh nya ke dalam danau.Danau tersebut termasuk dangkal,Mereka berendam dengan sangat rileks dan nikmat.Carius sering menyipratkan air ke wajah Carla,Carla pun membalas perlakuan sang adik


Secara tak sengaja,mata Cal menangkap bunga bunga yang ada di pinggiran danau.Ia bertanya pada sang kakak


"Kak,Bunga apa itu?"Tanya Cal dan telunjuknya mengarah ke bunga tersebut


"Oh,Itu bunga teratai"Jawab Carla singkat


"Hmm...Cal sering melihat bunga tumbuh di tanah seperti biasa tapi Cal baru melihat bunga yang seperti itu"Ujar Cal.Ia nampak heran


"Bunga teratai itu memang beda dengan bunga bunga yang selama ini Cal temui.Bunga teratai hidup di air"Jelas Carla


"Oh,Cal baru tau" anak kecil berumur 3 tahun itu pun mengangguk ngangguk paham


Setelah mereka selesai mandi,mereka mengenakan pakainnya masing masing.Dan segera berjalan pulang


Di jalan pulang pun Cal tetap tidak bisa diam,Mata nya menoleh noleh.Cal juga menyanyi dengan riang.


Sesampainya di rumah Carius segera berlari menuju meja makan.Ia sudah sangat lapar sekarang ini.


Cal dengan cepat duduk di kursi nya,Carlatte dan Blic juga mulai duduk.Mereka makan dengan khidmat di meja makan itu.


Di meja makan sudah tidak terdapat roti.Persediaan roti sudah habis!Tapi walau begitu mereka tetap bersyukur setidaknya dapat makan makanan yang ada.


Setelah selesai makan,Carla mencuci piring dan sendok yang kotor dengan kain yang diberi wangi tumbuhan.


Mereka memang hidup dalam kesederhanaan.Tetapi mereka tidak begitu mengeluhkan hal ini.


Tetap hidup dalam dunia yang seperti ini pun sudah termasuk hebat


Blic saat ini tengah menjemur pakaian yang dicuci di danau tadi sementara Cal sedang duduk dengan membaca buku dongeng yang berjudul 'Penyihir Es Di Kawasan Utara'.


Cal sudah lumayan bisa membaca sekarang ini,tentunya karena di ajari oleh sang kakak.Di zaman ini pun rata rata orang yang bisa membaca hanya sedikit,tidak sampai seperempat.


Kegiatan itu sering mereka lakukan berulang ulang.


Setelah selesai mencuci piring,Carlatte keluar dari rumah.Ia melihat Blic sedang melakukan sesuatu di halaman,Dengan segera Carla mendekat ke arah ibunya


Ternyata Blic sedang menanam tumbuhan,ia menepuk nepuk tanah di tumbuhan tersebut


"Ya dewi.Semoga engkau selalu menyuburkan tanah dunia ini"Ujar Blic berulang kali sambil mengadahkan tangan nya yang terkepal ke atas.


Carla terdiam melihat Blic melakukan hal itu.Ia hanya memperhatikan Ibunya dari belakang


Usai meminta,Blic mulai menyiram air ke tanaman dan tanah tersebut.Carla berbalik masuk kedalam rumah.


Stt...El beritahu ya,Sebenarnya mau Carla atau Carius,Mereka tidak percaya pada tuhan atau pun para dewa dewi.Carla selalu berpikir dunia ini sudah ditelantarkan oleh sang tuhan.Makhluk makhluk yang kuat yang berkuasa,Ratusan bahkan ribuan lebih banyak dari kaum manusia,Dan kekuatan mereka yang diluar nalar manusia.Manusia,makhluk yang lemah diantara makhluk lainnya.Manusia bisa apa di dunia yang seperti ini? Hanya mampu berdoa mengharapkan kasih sayang tuhan nya agar tetap hidup