ELEANOR

ELEANOR
Pertama kalinya berlatih pedang!



Matahari mulai terbit,pagi yang cerah tiba seperti biasa


'Trang,Trang,Trang' Terdengar suara benturan pedang memenuhi halaman rumah


"Uwooo, Semangat kakkk.Teruskan,Kakak pasti bisa" Sorakan anak kecil yang terlihat sangat bersemangat pada pagi itu


"Hosh,hosh,hosh.Uhuk,uhuk"Gadis kecil berumur 9 tahun itu telihat kelelahan dan terbatuk


Seorang anak laki laki berlari menuju gadis yang tengah kelelahan itu.Ia menyodorkan minuman ke arah nya


"Nih kak!Minum."Ucap anak laki laki tersebut


"Hosh,hosh...Terimakasih,Cal"


Ya,anak laki laki itu adalah Cal yang saat ini melihat latihan pedang kakak nya dengan ayah.Setelah mendengar percakapan orang tua nya kemarin di meja makan,Carla memutuskan untuk berlatih pedang.


Carla berpikir jika ia bisa berpedang itu adalah hal bagus.Selama ini Carla selalu membantu membuat pedang bersama sang ayah,Tapi tak pernah ia pikirkan untuk berlatih dalam hal berpedang.Carla tak pernah sekalipun terpikirkan bahwa ia akan menjadi pemburu.


Setelah mendengar percakapan orang tua nya,malam nya Carla mulai memikirkan matang matang bahwa ia akan berlatih pedang dan ikut dengan pikiran ayah nya.Ia berpikir pilihan untuk menjadi pemburu juga tidak apa apa


Dannn...Jadilah pagi ini,Carla langsung mencari ayah nya dan meminta sang ayah untuk mengajari nya berpedang


"Ayah,Apa Carla boleh minum saat ini?"Tanya Carla meminta izin pada ayah nya


"Hmm...minumlah"


Carla mengangguk dan ia meminum air yang dibawa oleh Cal.


"Wahhh,Kakak sangat lelah ya.Air nya sampai habis,padahal Cal bawa nya banyak"Ucap Cal sambil melihat air di gelas besar yang diminum oleh Sang kakak


"Iya,Kakak sangat lelah Cal saat ini"


"Carla,kalau kamu lelah,tidak usah dilanjutkan berpedang nya hari ini.Besok saja lagi"


"Tidak mau.Saat ini saja Carla masih kadang salah pergerakan teknik teknik berpedang yang ayah berikan"


"Huftt...Yasudah ayo mulai lagi"


'Trang,Trang,Trang' Suara itu benar benar memenuhi area sepanjang hari


Tadi saat pertama kali Carla mulai berpedang,ia menggerakkan pedang nya secara serampangan.Setelah itu Sang ayah baru mulai mengajari teknik teknik yang ia tahu


Beberapa jam berlalu,Saat ini Carla sudah tidak berlatih bersama ayah nya tapi ia berlatih sendiri mengayun ngayunkan pedang nya di udara kosong.


Cal?Cal masih sibuk melihat kakak nya yang tidak beristirahat sama sekali.


Baju yang dikenakan Carla sudah basah karena keringat,bibir nya pecah dan tangan Carla saat ini sangat kasar.Cal yang senantiasa melihat pemandangan menyedihkan kakak nya itu pun menggeleng,sebenarnya ia berulang ulang kali meminta kakak nya untuk beristirahat dan mandi ke danau tapi Carla tidak memperdulikan omongan adik nya.Ia tetap mengayunkan pedang


Jika kalian bertanya tentang berat pedang?Maka jawabannya sangat berat,karena hal itu masuk akal untuk ukuran senjata kecuali pedang kayu yang memiliki berat ringan.Maka dari itu mengapa orang orang di dunia ini sangat sangat kuat dari yang kalian kira,Ya~Jika mereka tak kuat bagaimana bisa mereka hidup di dunia yang rusak seperti ini?


"Kak,Istirahatlah kak!"Ujar Cal yang khawatir jika kakak nya pingsan


Kira kira sudah hampir 10 jam kakak nya berlatih pedang seperti itu.


"Tidak.Sebentar saja!"Jawab Carla yang tidak mengalihkan pandanganya dari target


Cal hanya menghela napas kasar karena Kakak nya selalu menjawab sebentar setiap disuruh berhenti.Cal sudah tidak bisa menunggu


Ia berjalan ke arah kakak nya dan memeluk pinggang Carla dari belakang


"Sudah.Kakak sangat bau sekarang,mandi sana di persediaan air"Ucapnya,padahal Cal hanya bilang agar Carla berhenti namun ucapan nya saat ini terkesan menyebalkan


Carla pun mengangguk.Ia mulai berjalan menuju ruang persenjataan untuk meletakkan pedang nya.Carla segera bergegas menuju ruangan yang biasa digunakan ayah nya mandi dengan air persediaan.


Carla tadi tidak ke danau,setelah ia makan pagi.Carla langsung bergegas menemui ayah nya untuk meminta berlatih pedang


Sesampai nya disana,Carla segera masuk menuju tempat mandi.Ia membuka pakaian satu persatu dan mulai mandi


"Ahh...lengket sekali badan Carla"Ujar Carla yang merileks kan dirinya


Setelah selesai,Carla segera menemui sang adik dan ayah nya.Seperti biasa,saat ini ia melihat adiknya duduk dikursi dan sedang membaca buku


Carla juga ikut duduk disamping sang adik"Huftt,Capek sekali...Eh?Tangan Carla halus?"


Cal yang mendengar kakak nya bicara sendiri pun langsung memalingkan wajah nya menghadap sang kakak.


"Kak,ada apa?"


"Oh tidak.Kakak hanya heran saja dengan tangan kakak"


"Hm?"Cal melihat tangan Carla dan menyentuh nya.benar saja tangan Carlatte saat ini halus seperti saat Carla belum pernah berlatih


"Oh!emm....Mungkin saja ini karena sihir kakak"


"Iya."


Tak lama setelah itu,terlihat Blic menuju dapur.Setelah dari dapur,Blic membawa buah dan sayuran yang sudah dimasak untuk diletakkan di meja makan.Sang ayah pun juga sudah duduk disana.


Mereka mulai makan malam bersama seperti biasa


Esok hari nya,Carla sudah pergi ke danau bersama Blic dan Cal.Ia saat ini sedang berlatih pedang terus menerus.


Cal hanya duduk bersandar di pohon seperti biasa dengan buku dipangkuan nya sambil melihat kakak nya berlatih sesekali.


Kini Carla berlatih pedang bukan dengan menggunakan udara kosong sebagai target atau bukan juga ditemani sang ayah.Carla saat ini sedang berlatih dengan menggunakan pohon pohon disekitar nya sebagai target


'Srak,srak,srak'bunyi goresan pohon terdengar


3 jam berlalu,Tetapi Carla tak kunjung mengistirahatkan tubuh nya,Bahkan Cal yang saat ini sudah tertidur di bawah pohon setelah membaca 3 buku tebal.


"Hosh...Huft,hahh" Carla mengusap dahi nya yang berkeringat


Carla berjalan menuju pohon yang ia gores saat berlatih.Ia berhenti di pohon itu dan mulai menempelkan telapak tangan nya ke arah batang pohon yang tergores,ia meraba permukaan pohon itu sebelum menutup mata dan mulai menempelkan dahi nya ke pohon.Sungguh pemandangan yang terlihat sangat damai dan indah


Setelah melakukan hal itu,Carla segera berjalan menuju adik nya yang tidak jauh dari posisi nya saat ini.Ia menduduk kan tubuh nya disamping sang adik yang sedang tidur.


Tapi detik kemudian,Terlihat Cal yang sudah terbangun


"Hoahmm,Eh kakak?Sudah selesai?"Tanya Cal yang masih mengerjabkan mata


Carlatte mengangguk


'Pluk'Carla meletakkan kepalanya di pundak sang adik


"Ehh?"


"Stt..Biarkan kakak seperti ini sebentar Cal.Kakak lelah"Ujar Carla sambil meletakkan telunjuk di bibir nya


Cal mengangguki perkataan Carla.Kini Carla tengah tertidur di bawah pohon dan bersandar di pundak Sang adik.Angin sepoi sepoi dan juga karena kelelahan membuat Carla dengan cepat tertidur pulas.


Cal memandangi wajah kakak nya.Ia suka memandangi wajah sang kakak yang sedang tidur.Ntah kenapa wajah Kakak nya itu selalu terlihat damai dan tenang.Rambut Carla yang berwarna merah muda keperakan dan mata yang berwarna kuning itu benar benar melambangkan kedamaian.Wajah Carla yang tengah tertidur juga nampak seperti boneka yang cantik.