
Di lain tempat,di rumah Carlatte.Carius saat ini sedang berguling guling dihalaman,sungguh bocah itu sedang bosan.Ia setiap saat menunggu surat yang mungkin akan datang dari kakak nya untuk dirinya akan tetapi kenapa sudah sangat lama tak kunjung tiba,bahkan surat pertama?
Cal ingin menangis jika memikirkan kemungkinan bahwa kakak nya melupakan dirinya,tapi tentu saja itu tidak mungkin.
"Huft"Berkali kali Cal menghela napas,jika ada Carla yang melihat Cal berulang kali menghela nafas seperti itu pasti Carla akan menjentikkan jari nya di dahi Cal
"Huft...Huaaaa,ugh.Mana sih kakak kok belum pulang pulang?padahal sudah lama"Teriaknya jengkel
"Katanya akan pulang sebelum hari lahir Cal,tapi mana?"
"Nggak ngirim surat juga"
"Hikks...Apa benar kakak melupakan Cal ya?"
"Huaaaaa...Cal bosan disiniii!Apa apaan.Cal sudah baca semua buku selama kakak pergi tapi tetap saja...Cal bosan"
"Nggak tau ah,Cal mau tidur aja disini.Malas gerak"
'Kepak kepak'Bunyi suara kepakan burung sehingga Cal yang penasaran pun menoleh ke arah suara.Cal terkejut tapi kemudian rautnya berubah menjadi senang ketika melihat sebuah surat yang berada di kaki burung merpati itu.Cal dengan semangat menuju burung itu lalu ia mengambil surat di kaki burung.Ia membaca nya dan begitu senang saat membaca surat dari kakak nya
"Merpati,kamu disini sebentar ya,jangan balik dulu.Cal mau balas surat ini sebentar"Ucap Cal,kemudian mengelus ngelus bulu burng itu,tak lupa ia memberikan buah untuk burung tersebut makan sambil menunggu Cal selesai membalas surat.Cal membalas surat itu dengan riang hingga tidak sadar Blic yang memperhatikan nya
"Cal,kamu sedang apa?"
"Oh,ini ibu.Cal sedang membalas surat dari kakak"
"Oh...Yasudah ibu ke belakang"
Cal mengangguk
Setelah selesai menulis surat balasan,Cal dengan semangat menuju burung pengantar surat lalu mengikatkan surat itu ke kaki sang burung.Setelah nya merpati itu terbang ke langit menuju kediaman
•
Kita balik lagi ke Carla ya.
Carla dan Millia turun dari kereta kudanya,mereka sudah sampai di kediaman keluarga Krysi.Carla masuk bersama dengan Millia
"Carla,habis ini mau ngapain?"Tanya Millia
"Tidak tau,tapi terserah.Carla ikut Millia saja"
"Ohh~"Millia terlihat berpikir sebentar
"Emm...Bagaimana kalau Carla kuajari cara meracik dan menyeduh teh yang benar"Saran Millia
"Oh,Boleh juga"
"Yasudah ayo kita siapkan bahan nya"Ajak Millia memasuki mansion disusul dengan Carla
Setelah selesai menyiapkan bahan,Millia dan Carla sampai di tempat duduk yang disiapkan.
Millia mulai meracik dan menjelaskan langkah langkah nya,begitupun Carla yang melihat dengan seksama
"....Lalu setelah itu tambahkan gula secukupnya untuk orang yang menyukai rasa manis"Kata Millia
"Kau sudah paham,Carla?"
"Iya"
"Oh ya,disini ada banyak jenis teh karena ibu suka mengoleksi bahan bahan dapur terutama teh yang menjadi minuman utama dari keluarga besar"Ucap Millia
Carla mengangguk paham
Setelah itu Millia mempersilahkan Carla untuk mencoba
Carla mulai meracik teh sesuai ajaran Millia tadi,namun ia salah pada takaran gula nya
"Wah,Carla bisa menerapkannya ya padahal sekali lihat,Carla juga membuat 5 teh dengan jenis berbeda"
Setelah selesai,Carla mencoba nya
"Uhuk,Uhuk,Uhuk"Carla terbatuk setelah mencicipi teh yang ia buat
Millia langsung menoleh pada Carla
"Ada apa?"Tanya Millia cemas,lalu ia berniat mencoba meminum teh yang Carla buat,ia berniat mengecek mengapa Carla terbatuk?apa ada yang salah dari teh nya?.
"Uhuk.Jangan,jangan diminum Mil"Kata Carla menghentikan Millia yang akan mencoba teh nya.Carla lalu mengambil kain untuk mengusap mulutnya
"?"Millia menghentikan sendok berisi teh yang akan meluncur ke dalam mulutnya itu
"Jangan diminum,Carla tidak apa apa"Kata Carla sekali lagi,ia sudah mulai merasa tenang karena batuk nya sudah berhenti
"Memang ada apa Carla?"tanya Millia mengerutkan dahi nya
"Hm...takaran Carla salah"
Namanya penasaran,Millia pun dengan nekat mencicipi teh yang Carla buat
"Uhuk"
"Millia?kan tadi Carla sudah bilang,jangan diminum!"Carla mengambil kain lalu memberikannya pada Millia
"...ah maaf,aku penasaran,ternyata sangat manis ya"Ucap Millia.Iya,yang membuat Carla terbatuk setelah minum teh buatanya adalah karena rasa yang sangat manis bahkan kalau dibilang rasa teh nya sudah menghilang dan larut dalam kemanisan
"Huft...Maaf Mil,nampak nya Carla salah dalam takaran"
"Tidak apa apa,justru aku yang salah karena tidak memberikan saran harus seberapa gula yang biasanya diberikan untuk teh"Ucap Millia tenang
"Maaf,Carla sudah membuang buang beberapa jenis teh yang berharga"Ucap Carla tulus,ia merasa bersalah.
"Iyaa~tidak apa apa,tidak masalah.Ayo kita coba lagi Carla"
Carla mengangguk lalu mencoba lagi.Di percobaan ke dua,Carla sudah tau dengan pasti.Seperti yang tadi Millia mengizinkan Carla membuat beberapa jenis teh.Carla sudah selesai dengan 5 teh nya.Setelah nya Carla mencoba satu persatu teh yang ia buat
Teh pertama yang Carla coba adalah green tea(teh hijau),teh tersebut berasal dari daerah Niogam.Teh itu Carla buat tidak dengan gula karena Millia menyarankan untuk tidak menambahkan gula ke beberapa teh
Teh yang kedua adalah teh red leaf tea.Carla sedikit menyukai teh ini
Lalu teh yang ketiga bernama.....
Sepanjang menjelaskan tadi,Millia juga bercerita bahwa ada banyak jenis teh yang hilang karena daerah penghasil teh tersebut musnah meski memiliki bahan bahan membuat teh akan tetapi daerah lain tidak tau cara mengolahnya menjadi teh tersebut sehingga tidak mampu memproduksi teh jenis itu lagi dan akhirnya musnah begitu saja bersamaan dengan daerah asal nya yang musnah,begitulah akhir dari berbagai macam teh.Bukan hanya teh saja,tapi masih banyak yang lain
Setelah selesai,hari mulai sore,Carla menuju ke kamar nya untuk mandi sebentar.
Selesai nya Carla mandi,pintu kamarnya terdengar diketuk.Carla pun bergegas untuk membukakan.Mungkin saja Millia,pikirnya saat itu
Namun tebakan nya salah,didepan pintu terdapat sang ayah yang saat ini memegang sebuah benda
Collyn memberikan sebuah surat kepada Carla
"..Ah!Surat dari Cal"Ucap Carla senang melihat surat ditangan nya
Sang ayah hanya tersenyum menanggapi Carla,ia mengelus kepala Carla
"Yasudah ayah mau balik."Collyn berbalik menjauh
Akan tetapi...
'Tep' Carla memegang tangan Collyn agar berhenti sebentar
Collyn pun menoleh
"Ayah,Nanti Carla dan Millia akan melihat lihat toko disini,Carla mau beli hadiah untuk hari lahir Cal sebelum pulang.Apa Boleh?"
Carla meminta izin pada Sang ayah dan berharap diperbolehkan