ELEANOR

ELEANOR
Penginapan 'The lansce inn' ?



"Hm?Ada"Jawab laki laki itu


"Yasudah aku pilih ruangan yang terdiri 2 tempat tidur itu saja"


"Hmm"Kata laki laki tua itu yang masih menulis


"Oh ya,pembayaran nya dengan apa?"Tanya Collyn


"Ah dengan Barter"Jawab nya dan Sang ayah mengangguk paham


"Aku akan membayarnya dengan 5 buah dan 5 sayuran,bagaimana?"Tawar Ayah


Laki laki itu berpikir sebentar kemudian mengangguk dan berucap"Hmm...Yasudah,itu cukup"


Collyn cukup puas dengan jawaban itu.Ia memanggil putri nya agar kemari


"Nak,sini!"Seru Collyn memanggil putri nya


Carla yang terpanggil pun segera mendekat ke arah ayah nya


"Carla ambilkan 5 buah dan 5 sayuran di dalam keranjang"Perintan Collyn pada Carlatte


Carla mengangguk,ia membuka keranjang rotan itu lalu meletakkan 5 buah dan 5 sayuran.Mereka hanya menginap apalagi cuma 1 malan dan juga mereka akan makan dengan bayaran yang lain bukan jadi satu.Jadi rasa nya 5 buah dan 5 sayuran cukup untuk membayar penginapan mereka malam ini.


"Wahh...Banyak sekali~Apa senjata dan barang yang didalam keranjang itu akan kalian tukar semua nya di daerah lain?"Tanya laki laki tua itu sambil melihat keranjang yang Carla bawa


"Iya"


"Oh.Baiklah ini angka kamarmu!Kau hanya perlu berjalan lurus dari sini,lalu nanti akan ada tangga di dalam,lurus saja setelah itu belok ke kanan,Sudah sampai.Nanti kau tinggal mencocokkan angka kamar mu dengan ruangan disana,Apa kau paham?Apa perlu kuantar saja sampai ke kamarmu?"


"Tidak perlu,pak.Terima kasih!Oh ya,Aku mau tanya.Kenapa di penginapan ini sangat sepi?"Tanya Collyn sebelum beranjak pergi


"Oh itu.Huft...The Lansce Inn kalah dengan Lodging Chrett.Maka dari itu penginapan ini sangat sepi.Setelah pembangunan penginapan di tengah hutan itu,Para pemburu yang sering menginap kemari kini berganti penginapan ke Lodging Chrett,Mungkin juga dikarenakan jarak,Padahal hanya desa ini yang jauh lebih dekat dengan hutan disini.Jujur saja aku selalu menunggu orang untuk menginap disini tetapi sudah lama tidak kedatangan orang untuk menginap sehingga aku sering tertidur seperti saat tadi.The Lansce Inn sudah hampir bangkrut.Sebenarnya aku tidak mengerti mengapa mereka mendirikan penginapan di tengah hutan?Itu sama saja ditengah tengah rumah para monster.Ahahaha aku berpikir kalau orang orang itu aneh"Ucap laki laki tua itu lalu ia tertawa


"Ya karena mereka ingin meraih keuntungan lebih besar meski resiko nya pun juga besar"Kata Carlatte lirih


Membangun penginapan di tengah tengah hutan seperti itu memiliki keuntungan karena jika para pemburu yang memburu dihutan itu kelelahan dan mereka hendak mencari penginapan pasti nya mereka akan memilih penginapan yang dekat dengan posisi nya daripada harus menggunakan energi lebih banyak,jika ada tempat nyaman yang dekat dengan posisi kita mengapa harus memilih yang jauh dan hanya menghabiskan energi?


Dan lagi air dalam pemandian itu pun sangat segar seperti mandi dalam danau di tengah hutan apalagi dengan suara khas pohon pohon yang membuat penginapan itu nampak berbeda


"Huft,Pemilik Lodging Chrett sangat cerdas tetapi juga sangat nekat"Ucap Carla sekali lagi dengan pelan


Carla segera tersadar dari pemikiran nya,Ia melihat ayah nya yang saat ini sudah berjalan jauh di depan.Carla menyusul ayah nya


Sesampai nya di kamar,Carla segera mandi terlebih dahulu.Di ruang pemandian tidak ada seorang pun,Hal itu membuat Carla ingin menyelesaikan mandi nya sesegera mungkin.


Setelah selesai mandi,Ia langsung bergegas untuk tidur.


Pagi hari nya,Carla terbangun dan mandi.Saat di pemandian sama saja seperti malam tadi karena tidak ada orang lain selain Carla.Tetapi hal itu juga yang membuat Carla mandi dengan tenang dan tidak berisik seperti di Lodging Chrett.Carla menikmati suasana khas desa.


Setelah selesai mandi,Ia mulai berpakaian dengan rapi dan bergegas keluar.Ia melihat ayah nya yang sudah menunggu diluar


"Hmmm...Carla,letakkan barang barang itu disini,kita akan melihat lihat desa sambil membeli makanan"Ajak Collyn


Carla mengangguk dengan semangat,Ia meletakkan keranjang dan tas kebutuhan nya.Lalu ia bergegas turun dari tangga menuju sang ayah.Sang ayah menggandeng tangan putri nya keluar dari penginapan itu


Mereka mengelilingi desa Mogri dan sampai lah pada toko penjual makanan


"Wahh,Banyak sekali makanan nya"Kata Carla dengan semangat


Collyn hanya tersenyum melihat anak nya yang begitu antusias.


Collyn masuk ke sebuah toko yang menjual makanan lalu ia berbicara dengan penjual itu untuk mengisi perbekalan mereka nanti nya.Tentu saja Collyn menyuruh Carla mengeluarkan 8 buah dari keranjang.Setelah mengisi perbekalan,mereka berjalan jalan lagi melihat toko makanan


Di tengah perjalanan melihat toko,Carla bertanya dengan atusias


"Ayah,Ayah.Ini makanan apa?"Tanya Carla melihat jajanan kecil yang terlihat lezat


"Itu nama nya kue.Lihat ada banyak macam nya"


"Wah,Kue?Emm...Carla tidak pernah liat ibu membuat kue?"


"Tentu saja karena ibumu tidak bisa membuat makanan ini"Jawab Sang ayah sambil mengelus kepala putri nya


"Oh.Ayah,Carla ingin kue itu"Ucap Carla sambil menujuk sebuah makanan


"Hmm...Huft,yasudah ayo beli!"Ucap Sang ayah lembut


"Yeyy!Terimakasih ayah."Kata Carla bersemangat pergi ke toko penjual kue kue


"Paman,Carla mau beli kue"Seru nya dengan semangat,binar cerah di matanya terus terlihat


"Oh,Kue yang mana anak manis?"


"Emm"Nampak Carla masih berpikir


"Ada banyak macam jenis kue,Kamu tinggal pilih saja,nak."Ujar penjual itu lalu menjelaskan macam macam kue


Setelah itu Carla memilih 3 kue dan Collyn yang membayar.


'Nyam'Satu gigitan yang Carla buat di kue itu,Ia lalu mengunyam nya


"Uwaaa,ini enak sekali.Ayah,Carla mau beli ini buat oleh oleh Cal.Biar Cal merasakan makanan ini juga"Kata Carla


"Stt...Nanti saja,disana malah lebih banyak macam kue"Jawab ayah


Carla mengangguk dan meneruskan makan nya,Tapi tak lama setelah itu Carla dikagetkan dengan bunyi dari belakang nya


'Buk' suara seseorang yang sedang terjatuh,dengan terkejut Carla menoleh ke arah belakang nya Terlihat seorang anak kecil yang sedang menangis karena lututnya berdarah.Anak itu masih kecil kira kira seumuran Cal


Carla yang tidak tega melihat anak kecil menangis dan tidak ada yang menolongi itu pun berniat untuk menolong sang anak"Hei dik,Kamu tidak apa apa?"