
Millia semakin tersenyum dengan mata menyipit,dalam hatinya ia bersorak gembira,sangat sekali!Inilah yang ia tunggu tunggu.
"Baik ayah"
Nampak Nyonya Krysi ingin berucap dibalik kipasnya namun kemudian beliau menutup kembali mulutnya dan menelan kata demi kata yang ingin ia ucapkan.Ia merasa tak baik menentang keputusan Tuan Krysi secara blak blak an apalagi di aula ini dihadiri oleh orang orang yang berpengaruh,Keputusan Tuan Krysi sangat lah tetap dan itu tak bisa diganggu gugat namun meski begitu dalam hati mereka pasti ada yang mencemoh keputusan Tuan Krysi karena menurutnya anak anak itu bukannya membantu,mereka hanya akan menjadi beban,apalagi mereka yang statusnya adalah seorang Lady.Dan lagi Nyonya Krysi menentang keputusan ini hanya karena alasan pribadi,Ya hanya karena Millia adalah seorang Nona tinggi dan tak sepantasnya ia ikut bercocok tanam
Setelah percakapan itu,Millia dan Carla permisi untuk mundur dari aula ini.Paman Gavin memperbolehkannya karena memang mereka harus segera berangkat ke desa paling selatan daerah Nerkel,jika lama berada di aula maka lama pula mereka sampai di tempat tujuan.
Carla dan Millia berpencar,Carla mencari Erye dan Millia mencari kembarannya.Namun sayang seribu sayang,ia tak menemukan Erye yang biasanya bersantai di halaman latihan...Ia malah menemukan Cal yang tengah sibuk berlatih,Carla mendekati adiknya.Ia memanggil Sang adik setelah dirasa cukup dekat dengan posisi Cal
"Ada apa kak?"Tanya nya sembari mendekat ke arah Sang kakak.Carla tersenyum tipis sembari mengelus rambutnya,ia kemudian berucap"Kakak akan pergi sebentar.Cal disini saja latihan"
Carius sontak mendongak dan bertanya tanya kemanakah Sang kakak akan pergi?
"Tidak lama kok,Kakak akan ke desa.Ada tugas untuk kakak disana...sekalian mau jalan jalan,hihi"Cal nampak suram,ia ingin ikut namun saat ini anak itu harus latihan,ia sudah seringkali bolos dalam waktu latihan dan seringkali pula ia diomeli.
"Kenapa murung seperti itu?Kakak disini hanya berniat pamit,Toh kakak tak akan lama.Mungkin malam nanti kakak tak akan ikut makan malam,kamu jangan lupa makan ya!"Tuturnya dan Cal mengangguk setelah lama menunduk
"Baik~Cal akan latihan giat disini!"Seru nya dengan semangat yang membara.Tak banyak membuang waktu,Carla segera melambaikan tangan dan menjauhi halaman latihan.Ia kembali dengan suram lantaran tak menemukan Erye disana,Padahal ia berharap agar Erye ikut,bisa saja Erye juga sudah bosan di dalam sini
Carla balik ke gerbang depan,disana ia baru melihat Erye yang sedang membantu orang orang naik ke kereta kuda
"Erye!"Panggil Carla berlari munuju bocah laki laki itu
"Kau mau kemana?"Tanya gadis itu
"Ah?Aku akan ikut ke desa selatan,aku dengar panen besar besar an terjadi disana"
"Ternyata kau sudah tau?Padahal Carla dari tadi mencarimu untuk ikut pergi juga"
"Ahahaha,Nah sekarang kau sudah bertemu denganku kan"
"Hm~Iya,rombongan Millia pasti sudah menyiapkan kereta kuda juga.Kau ingin naik yang mana,Erye?"
"Aku?Hm..."Ia nampak berpikir sebentar dan menoleh pada kereta yang sudah lumayan penuh
"Stt,Erye..Kereta kuda itu sudah penuh,akan lebih baik kau ikut kami saja~"Seru Carla menarik lengan bocah itu
"Tidak usah bicara.Kau ikut kami saja!Carla juga ingin berbicara dengan mu sebentar"Ucap nya
"Oh~Baik baik"
Gadis itu menarik tangan Erye menuju tempat kereta kuda Millia disiapkan.Kereta itu tak begitu mewah,tak seperti yang biasanya karena Millia sendiri yang meminta kereta sesederhana mungkin...jika mereka memakai kereta mewah maka akan banyak menarik perhatian,lagian mereka kan hanya berniat untuk membantu pertanian
Millia sudah terlihat dengan menggandeng kembarannya,gadis bersurai coklat itu pun sudah mengganti gaunnya menjadi celana dipadukan dengan baju yang cocok dan nyaman
Millia...terlihat begitu cantik,bahkan saat ia tak memakai gaun.Beda dengan penampilan Carla yang sekarang dikuncir kuda,rambut Millia justru dikuncir rendah.Rambut coklatnya terkuncir dengan elegan,sementara Carla lebih menampilkan kesan semangat.Sang kawan mengacungkan jempol untuk penampilan Millia
Dan...untuk penampilan Lion,Ia terlihat tampan.Tak bisa didefinisikan!Dari dekat maupun jauh,penampilan mereka berdua sangat persis,Seolah olah cetakan satu sama lain.Dari jauh pun orang akan tau bahwa mereka anak yang kembar
"Kau cantik sekali~"Puji Carla
"Benarkah?Aku jarang memakai celana,stelan ini pun kau yang memilihkannya saat kita beli waktu itu"Balas Millia,pipinya sedikit memerah dipuji oleh sang kawan
"Iya,Carla masih ingat~"Seru nya dan Lion hanya diam menatap kedua gadis itu bercakap cakap,namun Lion juga tak jarang melihat Carla,Gadis bersurai merah muda itu pun membalas tatapannya dengan senyuman yang menawan.
Mereka naik dengan anggun terutama untuk yang para gadis,berbeda dengan Lion atau Erye yang hanya biasa,penting naik.
Kereta kuda sederhana itu terpacu maju,Carla menutup kain gorden kereta.Suara hiruk piruk keramaian masih terdengar dari dalam kereta,Carla juga seringkali menyingkap dan menutup kain untuk sesekali mengintip luar
"Hahaha,Millia,Lihat!Nampaknya pilihan kereta kuda ini cocok,karena kalau Carla lihat jalanan,tak begitu banyak orang yang memperhatikan"Serunya sembari tertawa renyah.Ya ~Biasanya kalau muncul kereta kuda Krysi yang ditumpangi oleh Millia,maka akan menarik banyak perhatian...mungkin karena kemewahannya?
"Hahaha,Ya benar~aku tak salah memilih kereta kuda ini,hingga mereka tak sadar bahwa Nona Krysi telah keluar dari mansion!hihi"
Mereka bercakap cakap dengan riang dan seringkali Erye juga melibatkan diri dalam percakapan remeh itu.
Carla lagi lagi menyingkap gordennya.Ia baru sadar,ternyata ada banyak orang yang berbisik bisik.Semakin Carla fokus untuk mendengarkan bisikan mereka,ia sedikit heran ada gerangan apa dan cerita apa?Mereka terlihat bergosip ria...Apa berita tentang Erye yang memukuli pedagang mulai menjadi perbincangan?
Ya~Itu tak heran karena bisa saja seperti itu.Padahal pedagang tersebut mengeluhkan dalam aula yang tertutup,tapi siapa yang membocorkan rahasia itu hingga menjadi perbincangan di Nerkel?
Carla diam,Ia tau.Sungguh!Nama nya pasti akan ada di perbincangan itu.Mungkin sebagai seorang yang hadir dalam peristiwa tapi tidak membela pedagang tersebut,akan seperti itu judul yang terpampang untuknya
"Wahh~Carla tak menyangka,cerita ini benar benar panas ya di Nerkel seperti kata pedagang itu"Seru gadis tersebut dengan senyuman yang menyertainya