ELEANOR

ELEANOR
surat



seminggu sudah neneknya pergi untuk selamanya...


sekarang rumah kembali sepi, tetangganya sudah tidak ada yang menemani lagi..


terkadang hanya bi endang yang datang untuk memberi makanan atau sekedar menengok lea.


radit juga sesekali datang untuk sekedar menghibur atau mengajaknya main ke luar.


sekarang lea sedang terbaring di atas kasur menatap langit langit kamar, memikirkan bagaimana dia akan melanjutkan hidupnya.


sejenak ia teringat dengan kotak pemberian neneknya, ia pun bangun bergegas membuka lemari dan mengambil kotak itu meletakannya di atas ranjang dan membukanya.


lea mengambil sepucuk surat yang belum sempat ia baca, ada rasa penasaran kira kira pesan apa yang tertulis di dalamnya


menatap amplop yang tertulis


***untuk cucu nenek tersayang***


lea pun mengambil isinya dan mulai membacanya


cucuku tersayang, yang paling cantik dan baik hati maafkan nenek ya sayang mungkin sekarang saat kau sedang membaca surat ini nenek sudah tidak ada disampingmu menemanimu, tapi percayalah doa nenek selalu menyertaimu.


jangan bersedih lagi


jangan menangis lagi


jalan hidupmu masih panjang, raihlah cita~citamu , berjanjilah pada nenek untuk tidak pernah menyerah dan selalu berdoa dalam setiap langkahmu.


nenek selalu mendoakanmu kelak menjadi orang yang sukses.


lea tak kuasa menahan air matanya


hiks hiks hiks hiks hiks


cucuku.....


ada hal penting yang ingin nenek sampaikan


maafkan nenekmu ini .....


sebenarnya orang tua kamu masih hidup nak, dan nenek ini bukan nenek kandungmu


nenek adalah mantan ART di rumah mamamu dulu, mamamu adalah seorang yang artis terkenal ia bernama Clara Ayudia dan ayahmu juga seorang pengusaha kaya.


ada kalung pemberian ayahmu saat kamu baru lahir ke dunia mungkin itu bisa menjadi petunjuk untuk menemukan orang tuamu, mereka tinggal di jakarta.


pergilah ke jakarta nak , gunakan tabungan itu untuk ongkos dan melanjutkan hidupmu, kamu berhak bahagia.


maafkan nenek yang selama ini tidak jujur dan menutupi semuanya selama ini darimu.


sekali lagi maafkan nenek sayang....


dibalik surat ini ada sebuah foto , itu foto mamamu nak dia cantik seperti kamu.


sekali lagi maafkan nenekmu ini sayang.


nenek selalu merasa bersalah denganmu.


maafkan nenek....


lea tak kuasa menahan air matanya, tangisannya pecah seketika.


"hiks hiks hiks hiks hiks "


bagaimana mungkin mereka orang tuaku tak pernah menengokku atau menanyakan kabarku, apa benar aku ini anaknya


"nenek ..hiks hiks hiks .. lea kangen nenek "


ia lamat lamat menatap foto yang sekarang sedang di genggamnya


CLARA AYUDIA


ya dia kenal dengan nama ini , seorang bintang sinetron yang sampai sekarang ini masih tinggi pamornya


"benarkah kau ibuku? kenapa kau tak pernah menjengukku, kau hidup enak disana dan kami disini hidup dengan susah payah , apakah aku ada artinya di hidupmu? kenapa aku tidak tinggal bersamamu ? kenapa aku tinggal dengan orang lain ?


aku kira kalian sudah tenang di surga , ku doakan selalu di setiap sujudku tapi ternyata kalian bahkan mungkin tak mengingatku "


hiks hiks hiks hiks hiks


~


~


~


~


~


~


setelah bertangis tangis , sekarang ia bangun, selepas sholat ashar ia membersihkan rumah. dari luar terdengar orang mengetuk pintu


tok tok tok


"Assalamu'alaikum lea"


"wa'allaikumsalam "


lea berjalan ke depan membukakan pintu rumahnya


"radit? "


"lea, apa sekarang kamu lagi sibuk? "


"engga, kenapa emangnya ?"


"aku ingin mengajakmu jalan - jalan ke luar"


"ke kafe atau ke mana , mencari udara segar aja , kamu mau kan? "


"bentar ya aku ganti baju dulu , kamu tungguin duduk aja di teras "


"oh iya... aku tunggu ya "


"iya sebentar ya "


lima menit lea udah keluar lagi mengenakan baju santai celana lepis dan kaos santai warna putih


"udah dit, yuk jalan "


adit menengok dan bangun dari duduknya


matanya mengerjap melihat lea yang tampak begitu cantik walau hanya mengenakan pakaian santai


'andai kamu jadi pacarku' gumam radit dalam hati


"dit dit ayo jadi jalan ga? ko malah ngelamun "


tabok lea membuyarkan lamunan radit


"eh iya ayo jalan "


'hik hik dasar pea gue baru gitu aja malah ngelamun , malu maluin aja' gumam adit sambil cekikikan dalam hati


"nich pake dulu helm nya lea, kamu pengen kemana gitu tempat yang dituju? "


"kan kamu yang ngajakin, terserah jamu aja lah dit"


"ok kalau gitu, pegangan ya lea "


~


~


~


~


setelah berkeliling dengan motor mencari tempat yang asyik akhirnya mereka memilih untuk nongkrong di kafe dengan nuansa alam yang terdapat danau buatanya dan bunga bunga yang ditanam menambah kesejukan pemandangan mata.


"kamu mau pesen apa lea? "


"kentang goreng ja lah ma lemon tea"


"ok.."


"mba pesen kentang goreng 2 ya ma lemon tea dan capucino "


"baik , ditunggu sebentar ya "


ucap pelayan yang mencatat pesanan mereka


"lea, kamu kan dapet beasiswa ke jakarta? kamu jadi ambil? "


"jadi lah, ntar akhir bulan ini aku berangkat ke jakarta


kamu sendiri mau nglanjutin kuliah dimana? "


"aku ke singapur nyusul abangku yang juga sedang kuliah di sana, sebenarnya aku ingin kuliah di jakarta bareng kamu tapi orang tuaku udah daftarin aku di singapur "


radit memang berasal dari keluarga yang berada, orang tuanya pejabat penting di daerah ini


jadi wajar saja kalau dia melanjutkan kuliah di luar negeri


"ga papa beruntung kamu bisa kuliah di luar negeri, banyak temen kita yang mungkin belum bisa kuliah "


"iya neng cantik.... alhamdulilah pokoknya "


"ih... apaan si radit "


"kamu ntar jangan lupain aku ya lea, jangan gampang deket ma cowo cowo di jakarta , kamu harus hati hati, dikota itu orangnya rese rese , pokoknya no aku jangan nyampe ilang , kamu kasih tau alamat kamu , insyaallah nanti kalau liburan semester aku bakal main ke jakarta "


"peftft......... ko kamu ngomongnya jadi kaya emak emak hahahahahaha


iya iya nanti kita tetep komunikasi, kamu kan sahabat terbaik aku "


'aku maunya lebih dari sahabat lea ' gumam radit dalam hati


"ni pesanannya mas, mbak silahkan dinikmati"


ucap pelayan membuyarkan lamunan radit


"makasih mbak " balas lea dengan tersenyum


setelah cukup lama nongkrong sambil menikmati sunsite , tak lupa berselfi ria untuk kenang kenangan nanti bakal jauh jauhan kuliahnya mereka pulang.


"makasih ya lea udah mau jalan ama aku, tapi sayang bentar lagi kita bakal pisah "


"iya makasih juga traktiranya ya, nih helm nya hati hati dijalan "


"iyah , ngga cium tangan nieh "


hehehehe andalan radit dengan cengirannya


"ih... radit... udah sono cepetan pulang , udah mau maghrib nieh "


"iya iya ko jadi ngusir si.... dada lea cayang


hahahahaha "


radit tersenyum bahagia karena bisa kencan dengan pujaan hatinya, walaupun ini bukan kali pertama tapi biasanya mereka pergi dengan teman temanya karna tugas sekolah tapi hari berbeda hatinya berbunga bunga bisa jalan berdua , walaupun dikafe yang sederhana dan cuma nongkrong makan kentang goreng tapi rasanya seperti terbang ke angkasa.


seakan setiap gigitan kentang goreng menjadi saksi kencan mereka untuk yang pertama.


radit berharap nanti setelah lulus kuliah ia ingin melamar pujaan hatinya.