ELEANOR

ELEANOR
Hari lahir Carla



3 hari kemudian.Iya,Saat ini adalah hari kelahiran Carlatte


Saat pagi,Mereka mulai agenda rutin seperti biasa.Carla juga membantu ibu nya sementara sang adik terlihat duduk bersama sang ayah


Carla...tidak melihat mereka melakukan hal lain.Dan Carla juga tidak berharap sesuatu dari hari ini.


Carla mengikuti ibu nya pergi ke halaman belakang


Carla menolah noleh ke arah pohon pohon.Ia melihat buah buahan,sayur,dan bunga mekar pada hari itu


"Ibu,Buah dan sayuran nya bisa dimasak.Apa Carla harus memetik nya?"Tanya nya


"Hmm...Oh!Ibu baru sadar,padahal kemarin belum ada yang bisa dimakan selain buah buahan yang kita makan kemarin"Ujar Blic yang heran saat ini


"Emm..."Ucap Carla yang hanya menjawab seperti itu.Ia mulai melihat lihat pohon yang lain.Ia ingin melihat Apakah sudah ada juga yang tumbuh di pohon sana


Carla berjalan dan melihat lihat sekeliling.Ia juga sangat heran karena buah,sayur,bahkan bunga tumbuh mekar secara bersamaan.Tapi ia tidak terlalu memikir kan hal itu,Carla berpikir kalo tanaman disini berbuah mungkin memang karena tanah nya yang tambah subur atau memang sudah waktunya berbuah.


Carla berbalik ke belakang,Ia melihat ibu nya memetik buah buah an di pohon.Carla pun juga ikut memetik buah dan sayuran.


Saat sudah selesai ,Carla berbalik menuju ibu nya dengan membawa buah beserta sayuran yang sudah tidak muat di tangan kecil nya itu.Ia meletakkan buah dan sayur di keranjang yang dibawa oleh Blic.Kemudian Carla balik menuju pohon lain untuk memetik lagi.


Blic pun juga sama,Blic memetik semuanya lalu mengumpulkannya menjadi satu di keranjang rotan.


Kegiatan itu mereka lakukan berulang ulang.Kini keranjang tersebut sudah dipenuhi oleh macam macam buah dan sayur.


"Huftt...Astagaa,Ini bahkan bisa jika kita melakukan barter buah dan sayur"Ucap Blic yang mulai kelelahan.


Carla melihat ke arah Blic,lalu ia melihat ke arah perpohonan yang bahkan saat ini masih banyak buah menggelantung disana.


"Ibu...Carla akan masuk sebentar dengan membawa keranjang ini.Carla akan meletakkan buah dan sayurnya ke dalam"Ujar Carlatte


"Kamu tidak akan kuat.Keranjang ini sangat penuh pastinya akan berat dan tubuh kecilmu itu tidak akan bisa menahan beban seberat ini"Jawab Blic


"Panggil saja Cal dan ayah mu"Ujar Blic sekali lagi memberi perintah pada Carla


"Baik,ibu."Jawab Carla yang langsung bergegas menuju tempat Sang adik dan ayah yang sedang bersantai saat ini


Sesampai nya disana ia melihat adik dan ayah nya yang sedang berbincang bincang.Untung saja mereka berdua tidak pindah tempat.Jika mereka berpindah ke tempat lain pasti nya Carla akan mencari ke seluruhan ruangan.


"Hoshh...Hoshh.Ayah,Cal!!!"


Mereka berdua yang mendengar panggilan pun menoleh kebelakang dan melihat Carla yang tengah memanggilnya


"Ehh...?Kakak?Ada apa?Kenapa?"Tanya Cal yang beranjak berdiri menuju posisi kakak nya saat ini


"Ada apa,Nak?"Tanya sang ayah


"Huft,Tolong angkat keranjang di belakang"


"Hmm?Kenapa ?Apa terlalu berat keranjang nya?"Tanya ayah


"I-Itu...Iya.Masalah nya di belakang,pohon pohon berbuah sangat banyak dan lebat"


Tak banyak omongan,mereka bertiga segera menuju belakang.


Sesampai nya disana,memang benar buah dan sayuran itu berbuah sangat tidak wajar seperti tahun tahun sebelum nya.


Mereka selalu mengalami hal ini setiap tahun nya,tapi mereka menganggap itu adalah berkah.Mereka dulu tidak ambil pusing terhadap hal ini.


Sang ayah menyuruh Cal dan Carla untuk segera memetik buah dan sayuran itu.Sementara ia akan membawa keranjang yang sudah penuh ke dalam.


Mereka berempat capek karena melakukan nya berulang ulang.


Cal yang melihat kakak nya yang nampak kelelahan itu pun segera mengajak sang kakak untuk pergi ke pohon biasa nya agar tidur disana.Carla mengganguk tanpa prasangka pada adik nya.


Nampak sekali Carla kelelahan dan tertidur dengan nyenyak di sandaran pundak kecil Carius.Mereka tertidur bersama dengan bersandar satu sama lain di bawah pohon.


Sudah berjam jam sepasang kakak adik itu tertidur hingga akhir terbenam nya matahari.Cal perlahan lahan membuka matanya.Ia menolah noleh mengumpulkan kesadaran.Cal melihat sang kakak yang saat ini tidur dengan nyenyak di samping nya.


Cal meletakkan kepala Carla untuk bersandar di pohon.Segera setelah itu Cal bergegas ke dalam rumah


3 jam kemudian ,Carla baru bangun dari tidur nya.Ia mengumpulkan kesadaran dan segera melihat lihat ke samping nya


Carla sangat heran karena ia tidak mendapati sosok sang adik disamping nya.Ia pun mulai menengok ke arah halaman yang lain berpikir jika adik nya sedang main di halaman.Tapi Carla tidak mendapati adik nya disana,Seluruh halaman itu kosong,tidak ada yang bermain atau berlarian disana.


Carla segera beranjak berdiri dan masuk menuju rumah.


Sesampai nya disana,Carla sangat heran pasalnya di dalam rumah sangat sepi.Ia bertanya tanya kemana keluarganya?


"Ibuuu,ayah!"Panggil Carla


"Cal"


Sedetik kemudian ada suara tepuk tangan dari 3 arah.Carla sontak melihat arah tepukan itu.


Barulah terlihat Blic,Ayah,dan Cal .


"Kakakk!"Teriak Cal sambil berlari ke arah kakak nya


"Cal?Ada apa ini?"


Cal tersenyum manis menampakkan gigi nya


"Selamat hari lahir,Kak"Ujar Cal


Carla?saat ini tentu saja merasa senang dan terharu karena ia diucapi selamat oleh keluarganya,itu berarti hari kelahiranya tidak dilupakan bukan?


Sang ayah langsung menggendong Carla ke pelukan nya.


"Ohohoho,Astaga putri ayah yang kecil ini ternyata sudah berusia 9 tahun ya.Selamat ya nak!"Ujar sang ayah yang kini menciumi pipi putri nya


"Waktu berlalu sangat cepat"Kata Blic lirih


Carla masih diam dalam keterkejutanya.Lalu ia tersenyum dan tanpa sadar air mata terharu yang ia tahan mulai tumpah


"Ahh...terima kasih,Ayah,Ibu,dan juga Cal"Jawab Carla yang saat ini mengusap matanya yang mulai basah


"Kak...Kakak suka?"


Carla mengangguk dengan semangat


"Ahahaha putri ayah ini sangat suka yang sekarang"


"hmm...Iya"


Sang ayah segera menuju ke meja makan dengan membawa Carla digendongan nya


"A-Ayah.Ayah,turunkan Carla.Carla bisa berjalan sendiri.Lagian Carla saat ini sudah genap berusia 9 tahun"Ucap Carla yang tengah malu saat ini


"Duuhh manis nya~,Putri ayah ini sedang malu kah?"Goda nya


"Ehem.Ayo segera makan"Ujar Blic di tengah percakapan itu