ELEANOR

ELEANOR
Gertakan Carla



Sebelum Carla dan Millia turun ke bawah.Millia memberikan baju untuk pelengkap pakaian Carla saat ini atau dengan kata lain jaket


"Nih,Pakai!Udara malam sungguh dingin jadi kalau tidak pakai ini Carla pasti nanti kedinginan"Ucap Millia hangat sambil menyampirkan jaket itu ke Carla


"...Emm.."Carla mengendus ngendus


'Hangat...Tebal ya pakaian ini'Batin Carla


Carla saat ini berpakaian dengan terbalut kain putih halus dan ada beberapa corak disana dengan bawahan rok bukan celana sehingga saat berjalan Carla sedikit tidak terbiasa,ini pertama kalinya ia memakai rok,lalu tak lupa juga dengan pelengkap dari hawa dingin sekalian.Sepanjang menuruni tangga,Carla seringkali ingin terjatuh karena kakinya terbelit dengan rok yang lumayan panjang,akan tetapi beruntunglah Millia selalu menopang Carla setiap ia akan jatuh.Sungguh Carla tidak punya baju seperti ini,Ia juga seringkali mengelus ngelus kain yang menempel di tubuhnya


'Halus juga,pasti mahal'Ucap Carla dalam hati


Mereka berdua segera turun ke bawah.Terlihat Lion yang sudah menunggangi kuda nya,Lion tidak mau naik bersama Millia juga Carla.


Tak usah banyak basi,Millia dan Carla naik ke kereta kuda,Sepanjang jalan Carla selalu bertanya tentang tempat tempat yang ia tidak tau.Seperti tempat pengobatan umum, toko toko besar dan megah lalu penginapan terbaik di daerah ini.Penginapan itu sangat megah,terlihat banyak lampu menghiasi dan corak corak yang elegan juga orang orang yang berlalu lalang,bagi Carla daerah ini sungguh sangat cantik seperti gambaran kehidupan manusia yang tenang dan damai


"Millia,Carla masih heran.Daerah ini kan sudah berdiri selama hampir 90 tahun silam,tapi apa benar hanya dengan keyakinan daerah ini tidak hancur?"


Millia melihat Carla lekat


"Ya,aku sama sepertimu.Nampak tidak percaya bukan?Tapi itulah kenyataan nya dan lagi...Ada daerah yang jauh lebih lama berdirinya daripada daerah ini"


"Hahh?Benarkah?"


"Iya~"


"Wahh,Carla jadi penasaran"Ucap Carla sumringah,ekspresinya nampak senang dan penasaran begitu mengetahui ada daerah yang lebih lama dari daerah ini.Ya~,daerah yang berdiri selama 20 tahun saja sudah dianggap sebagai keajaiban apalagi yang 90 tahun atau yang lebih dari nya,bukan kah itu mustahil mengingat bagaimana dunia ini?




"Mil,sudah.Biarkan saja salah satu dari mereka ikut namun orang itu harus melihat dari belakang dan sembunyi sembunyi agar tidak terlalu menarik perhatian"Ucap Carla lirih namun tidak berbisik


Millia terlihat berpikir sebentar,lalu Carla berkata lagi


"Mil?Dengarkan Carla dan lihat sekeliling mu!Banyak orang yang sudah memperhatikan kita dan berbicara tentang mu"


Millia pun terkejut dan melirik sekelilingnya,sungguh ia tidak sadar karena tidak memperhatikan sekitarnya.Entah kenapa Millia sedikit takut,takut akan rumor yang menyebar setelah tindakan yang tidak dewasa nya ini.Lion dan Carla melihat kegelisahan Millia,Lion pun memegang pundak kembaran nya itu seraya bilang "Tidak apa apa".Millia akhirnya tenang dan memberikan perintah pada pelayan juga pangawalnya seperti yang dianjurkan Carla tadi,tapi kali ini Millia berbicara dengan tenang tidak seperti tadi dengan raut wajah marah dan nada tidak bersahabat.Carla tersenyum menatap Lion dan Millia,setelah itu ia berdiri dengan menenteng keranjang nya,kemudian ia berbalik dan menatap tidak suka pada kerumunan orang yang melihatnya juga membicarakan Millia tadi.


Jujur saja,Carla tidak suka pada orang orang yang membicarakan sahabat nya sejak tadi.Mereka adalah orang orang julid yang suka membicarakan dan mencari kekurangan orang lain,padahal mereka saat berhadapan dengan keluarga yang berkuasa pastinya mereka akan menjilat tapi saat dibelakang,orang orang seperti mereka menggunjingi dan menyebarkan rumor demi keuntungan sendiri.Lantas mengapa dengan Millia?Dia adalah gadis kecil yang masih berumur 7 tahun yang seharusnya menikmati masa kanak kanak dengan berbagai macam ekspresi,mengapa ia harus dituntut untuk dewasa dari umurnya,dan mengapa pula ia harus menjadi sosok putri yang sempurna dan dapat dibanggakan dari sebuah keluarga?Jika orang orang itu bilang dan menjawab kalau itu kewajiban Millia sebagai penerus keluarganya maka Carla akan sangat murka dengan jawaban itu tapi yaa Carla saat ini hanya lah gadis yang belum mengetahui dunia secara menyeluruh,jadi dia akan bilang apa yang menurutnya benar.Setidaknya menurut Carla,Millia yang saat ini mampu mengeluarkan segala ekspresi nya sejak ia bertemu dengan Carla.Dulu Millia bahkan tidak berani memotong perintah kedua orang tua nya apalagi membangkang


Carla menatap orang orang itu,tak lama kemudian pandangan tidak sukanya terganti dengan senyuman yang mengejek,lalu Carla bilang sesuatu tanpa suara dan hanya gerakan bibir


"Mu-Na-Fik"Carla tersenyum melihat orang orang itu ada yang takut dan juga ada yang marah,detik kemudian Carla bersikap seperti biasa.Yaa~Siapa sangka gadis yang nantinya menjadi seseorang yang dianggap suci nan tinggi ternyata adalah gadis yang seperti ini?


Setelah itu,Mereka bertiga berjalan bersama dengan gembira,Millia maupun Lion saat ini sangat senang begitupun juga dengan Carla yang dari tadi celingukan dan melupakan kejadian tadi


"Sangaatt Cantik~,Tidak Carla sangka pemandangan yang Carla lihat di balkon ternyata secantik ini"


Millia terkekeh mendengar perkataan Carla.Karena saking senang nya Millia saat ini tidak sadar bahwa perlahan lahan ia melepaskan genggaman tangan Carla hingga orang orang yang berlalu lalang semakin banyak karena ini adalah akhir bulan yang biasanya ada festival diadakan,Karena semakin banyak nya orang yang berlalu hingga Carla sedikit demi sedikit ketinggalan jejak Lion maupun Millia