
Carla yang sadar akan dirinya yang tersesat dimansion sebesar ini pun tidak tau harus melakukan apa.Carla kemudian berjalan ke arah yang ia lewati berharap dirinya bisa menemukan pintu utama,tetapi setelah beberapa menit ia tidak menemukan pintu yang ia lewati tadi.Carla merasa dirinya semakin tersesat lebih jauh,ia tidak meneruskan jalan nya,Carla takut jika ia tetap terus maka dirinya akan semakin tersesat
Carla berharap seengaknya ada orang yang lalu lalang disini meskipun hanya satu,hal itu bisa menjadi pertolongan besar untuk Carla yang tersesat,ia berharap dan menunggu.Tetapi ya tentu saja tidak ada yang lewat,Carla berjongkok dan ia menenggelamkan kepalanya diantara tangan nya saat ini.Tak lama kemudian harapan nya terkabul
"Hei,Siapa kamu?Ngapain ada disini?"Kata seorang anak laki laki pada Carla yang saat ini masih berjongkok
Carla yang mendengar suara pun segera mendongak,Ia melihat anak laki laki yang ia lihat di jendela tadi sedang ada didekat nya dan berbicara pada nya saat ini
"Ah!"Carla segera berdiri
"Jawab aku!Kau kenapa ada disini?"Kata nya sekali lagi
"Carla...Carla tersesat"Ucap Carla
"....Hehh?Apa?Ahahahhaha,Bagaimana bisa kau tersesat?"Ujar nya sambil tertawa
"I-Iya,Tapi Carla memang tersesat"
"Oh."Ujar anak laki laki itu,lalu ia meninggalkan Carla sendirian disana
"H-Hei,Tunggu!Carla ikut."Teriak Carla menyusul anak tersebut
"Kenapa lagi?"
"Kau ini,kenapa main tinggal Carla sih."Ucap Carla,Carla jengkel.Baru saja ia berpikir bahwa ada pahlawan yang menyelamatkan nya eh ternyata salah malah Carla ditinggal tanpa menjelaskan jalan yang harus dilewati agar tidak tersesat
"Terus?Kau mau apa?"Tanya nya lagi yang mulai berhenti berjalan.Nada nya itu loh menjengkelkan sekali.
"Carla mau tanya,kalo balik ke pintu utama harus melewati jalan mana?"
Laki laki itu melihat Carla dengan seksama sebelum ia menjawab
"Kau lurus saja dari sini,lalu belok ke kanan,jangan kekiri.Kemudian kau lurus lagi dan belok ke kiri.Dari situ sudah terlihat pintu utama"Jawab nya yang langsung membalikkan badan
Carla mengangguk dan berterimakasih
"Oh ya,Siapa nama...Mu?Eh sudah hilang?Kemana dia?"Ucap Carla yang sudah tidak melihat keberadaan anak laki laki tadi.
Setelah itu,Carla segera bergegas mengikuti arahan perkataan anak tadi dan benar saja,Carla sudah sampai.
Saat ini matahari sudah tenggelam,Carla masih dia dalam tidur nya,Tidak,ia tidak sedang tidur saat ini.Carla hanya menutup mata nya setelah jalan jalan tadi.
'Tok tok tok'Bunyi pintu diketuk.
"Masuk saja tidak apa apa"Ujar Carla
'Krieett'
"Nona,Apa nona butuh bantuan untuk mandi saat ini?"Tanya nya yang ternyata adalah wanita yang mengantar mereka tadi siang
"Hmm...Carla tidak akan mandi hari ini,besok saja"Ucap Carla yang masih menutup mata nya
Setelah itu wanita itu mengangguk dan permisi untuk pergi dari kamar Carla,Tak lupa ia membungkuk
Hari mulai larut,Saat ini tiba malam hari.Carla yang sudah berbaring di kasur selama berjam jam pun akhirnya membuka mata karena ia mendengar suara pintu nya diketuk lagi
"Masuk lah tidak apa apa"
"Nona baru bangun tidur?"Tanya nya tersenyum hangat pada Carla
"Emm...Apa yang kamu bawa itu bibi?"
"Apa ayah juga sudah makan bibi?"
"Tadi tuan sudah makan malam bersama tuan besar dan nyonya besar dilantai atas.Nona sedang tidur tadi,jadi bibi tidak enak membangunkannya"
Carla mengangguk paham.Carla hanya melihat wanita itu membuka menu makan nya saat ini
"Wahh..Mewah sekali"Ucap Carla
Wanita itu hanya tersenyum menanggapi ucapan Carla.
Carla mulai makan makanan nya.Setelah Carla selesai makan,Wanita itu membereskan piring dan juga sendok nya.Sebenarnya Carla merasa tidak enak,tetapi tadi saat Carla ingin membereskan sendiri peralatan makan nya,Wanita itu dengan tegas tidak memperbolehkan Carla
Carla segera tidur selesai acara makan nya,Baru beberapa detik Carla sudah terlelap dalam mimpi nya
Keesokan pagi nya,Carla sudah bangun.Ia membuka mata perlahan karena merasa ada cahaya yang menerpa wajah nya lalu ia mengucek mata.
"Hoahmm...Ternyata sudah pagi ya,Matahari sudah terbit"Ucap Carla
Ia kemudian berdiri dan pergi ke arah tas nya untuk menyiapkan pakaian.Oh ya Carla kemarin tidak meletakkan pakaian nya di lemari karena ia berpikir toh hanya beberapa hari saja disini jadi tidak perlu meletakkan pakaian segala.
Setelah selesai,Carla berjalan ke arah ranjang nya,ia duduk disana menunggu bibi yang kemarin untuk datang.Ya tentu nya karena Carla tidak tau dimana ruang untuk mandi maka dari itu ia menunggu bibi untuk minta diantarkan.Carla masih belum sepenuh nya tau letak ruangan ruangan di mansion keluarga Krysi yang besar ini.Menurutnya lebih baik menunggu sang Bibi,jika salah salah ia nekat untuk mencari sendiri maka sudah dipastikan Carla akan tersesat seperti kemarin dan tentunya Carla tidak mau mengulangi kesalahan yang sama.
Sekian lama Carla menunggu dikamarnya tetapi keberadaan Sang bibi tak kunjung tiba
"Kemana bibi yang kemarin?Apa ia tidak kemari?"Tanya Carla heran.Kemudian Carla berinsiatif untuk keluar,ia mengecek apa ada para wanita atau bibi di depan pintu kamar nya,Ya kalo tidak ada Carla akan mengetuk pintu kamar Sang ayah untuk minta diantarkan ke ruang mandi
Carla kemudian membuka pintu kamar nya dan ia menolah noleh ke samping dan...
"Oh,Hai.Sudah bangun?"Ucap seseorang dengan lembut
alangkah terkejutnya saat ia melihat seorang gadis kecil sedang berdiri disamping pintu Carla
"...kamu siapa?"
"Ohh~Hihihi wajar saja kamu tidak tau aku,Hmm~Tunggu sebentar!Apa kamu mau mandi?"Tanya nya lagi melihat Carla yang membawa pakaian
Carla mengangguk
"...Oh!Kamu tidak tau tempat mandi nya?"Ucap nya lagi
"Ahahaha.sini!Aku kasih tau sesuatu"Kata gadis itu berjalan masuk ke kamar Carla
"Eh?"
"Hm?Oh!Maaf aku tidak sopan karena masuk ke kamarmu tanpa izin"
Carla pun tidak mempermasalahkan nya lalu ia mengikuti gadis kecil tadi dan sampai lah pada ruangan berisi benda yang Carla tidak ketahui itu
Gadis itu membuka pintu lalu ia melakukan hal yang tidak Carla mengerti tetapi Carla baru sadar bahwa benda yang ia tidak ketahui fungsinya itu sudah penuh dengan air
"Eh?Apa itu?"Tanya Carla polos
"Ahahahaha ternyata kamu polos ya,Hal semacam ini tidak tau"
"Ini itu tempat untuk mandi atau berendam tapi ada beberapa orang yang menyebutnya bak mandi"
"Oh"
'Tenyata itu tempat untuk mandi'Batin Carla yang sedikit malu karena tidak mengetahui teknologi sekarang