ELEANOR

ELEANOR
Belakang dikejar,Depan di cegah



"Kau ingin keluar?Kasian sekali.Kau ditangkap untuk di perjual belikan namun saat ini tak ada yang menyelamatkanmu karena orang yang menangkapmu sudah kabur entah kemana menyelamatkan dirinya sendiri...Manusia itu seenaknya ya"Ucap Carla pada burung itu.Tak basa basi,Carla segera meraih sangkar burung yang telah menggantung di atap bangunan,meski lumayan sulit namun itu bukan masalah untuk gadis kecil itu.


Carla membuka sangkar yang telah mengurung burung tersebut untuk bebas.


"Nahh,Terbanglah!Kau sudah bebas,burung kecil!Jangan pernah tertangkap lagi oleh para manusia"Ucap Carla sembari mengelus bulu burung itu,Sungguh lembut dan indah.


"Cwittt,Cwittt"


"Ada apa lagi?"


"Cwittt,Cwittt"


"Ahh~Kau ingin berterima kasih?Hahaha tidak apa apa.Nah karena kau sudah tak lagi terikat dengan apapun,maka terbanglah dengan bebas menuju langit yang luas"Carla membiarkan burung itu terbang saat ia memeriksa tak ada luka apapun di tubuh burung tersebut


Kini tinggal lah kakak beradik di dalam bangunan itu.Carla segera menyusul ibunya saat ia merasa ingat akan tujuan nya


Saat di tengah tengah,Blic terlihat membuka matanya lebar kala melihat seorang laki laki dengan tubuh yang familier mengambil jubah di samping nya kemudian melangkah menuju area pertarungan,dengan secepat kilat Blic mencegah nya dengan memegang tangan laki laki itu dan benar saja ia adalah Collyn.


Collyn berniat akan ikut dalam pertarungan ini karena meski bisa dikatakan bahwa ia pensiunan sebagai pemburu monster akan tetapi tanggung jawabnya sebagai seorang pemburu tetap mendarah daging,Blic menatap tajam pada laki laki itu


Carla pun berhasil menyusul Blic sembari Cal yang tertidur di punggung nya


"Apa yang kau lakukan!"Ucap Blic dengan mata tajam juga nada dingin


Collyn terlihat mematung saat ini kala melihat keluarganya ada disini.Sungguh ia sangat syok


"...Kalian...Kenapa menyusul kemari?"


"Kami cemas padamu maka dari itu aku yang mengusulkan untuk menyusulmu disini"


"Hahhh..."Sang ayah telihat menghela napas lelah


"Pergi lah secepatnya,aku akan menyusul nanti.Aku ada sedikit kerjaan disini"Perintahnya


"Collyn!!!Kerjaan apa yang kau maksud?Jika kami pergi bukankah tak ada jaminan bahwa kau dapat menyusul kami dalam keadaan bernapas.Kau mau bertarung dengan siluman di depan itu?Kau...Benar benar tak memikirkan kami ya"


Sang ayah sedikit mengernyit mendengar tuturan Blic yang marah saat ini


"Aku..."


"Kau ingin bertarung mempertaruhkan nyawamu kan saat ini?Kau ingin bertarung karena kau merasa itu tanggung jawab mu sebagai pemburu...akan tetapi,pernahkah kau memikirkan kami?Bagaimana aku dan anak anak bisa hidup jika kau meninggalkan kami!!!INGAT,Kau sekarang mempunyai keluarga.Apa kau harus mati sampai titik darah penghabisan di sini?Daerah ini tak bisa lagi dipertahankan.Lihat sekililing!Semua sudah mati,jadi ayo kabur dari sini"


".....Tapi,teman ku sedang berjuang disana saat ini.Jika aku tak kesana maka bagaimana nasib nya?"


"AKU TAK PEDULI!"Bentak Blic dan itu membuat Carla juga Collyn terlonjak kaget,meski Blic membentak namun bentakan Blic tak sampai di area berdarah itu.Mereka hanya manusia biasa dan takut adalah hal wajar apalagi di situasi seperti ini,mungkin Blic memang terkesan seperti memikirkan diri sendiri juga keluarganya saja namun justru ucapan Blic yang seperti itu terkesan realistis.


"Aku tak peduli dengan daerah ini!Aku dan anak anak kemari hanya ingin menjemputmu untuk pulang bukan menolong daerah ini agar tidak musnah"


Carla terdiam,Cal juga sudah terbangun namun anak kecil itu tak mengucapkan sepatah kata pun


Ekspresi Collyn saat ini sedikit kesulitan bercampur bimbang dan Carla melihat hal itu


Collyn mengajak keluarganya untuk lari dari daerah itu,ia tak mau berbalik untuk melihat nasib teman baru nya yang pasti mengenaskan di medan pertarungan


'Brakkkk' terdengar bunyi lumayan keras menghantam tembok salah satu bangunan,itu semua adalah ulah wanita siluman itu


"Gueeekkkk...uhuk"


Wanita itu melempar manusia ke arah tembok sehingga membuat manusia itu memuncratkan darah segar di mulutnya,kemudian wanita setengah kuda itu melihat jauh di sana.


Setelah beberapa menit berdiam diri,wanita itu berlari menggunakan setengah badan nya yang kuda.Sungguh cepat lari nya!


Collyn segera mengendarai kereta kuda dengan kecepatan penuh saat semua keluarganya sudah naik ke dalam kereta


Ringikan kuda terdengar kencang juga suara langkah kaki kuda yang sama sama berlari dengan cepat


Ya~Umpamanya saat ini,Carla sedang dikejar oleh Centaur itu.


Collyn meyadari bahwa siluman itu tengah mengejar kereta kuda nya,meski jarak jauh namun ia tau.


Apa siluman itu tau kalau ada yang berniat kabur maka dari itu mengejar kereta kuda ini?Pikir ayah saat itu.Namun hal itu tentu salah,siluman itu bukan mengejar mereka karena hal kabur akan tetapi karena Carla ada disana.


Cal juga Carla melihat wanita setengah kuda itu,sungguh menyeramkan!Bagaimana tidak?Wanita itu melotot dengan rambut yang berkibar juga kecepatan yang tinggi.


Wanita itu memancarkan aura hitam yang besar,Dan ini Carla baru pertama kali merasakannya.


"Wahh...Jadi itu yang namanya siluman!"Ucap Carla terdengar memuji,Carla melihat siluman itu dengan penuh ketertarikan.Berbanding terbalik dengan Cal yang justru takut dan mencap seram pada siluman itu


"K-Kakak,makhluk yang tengah mengejar kita itu seram"Ucap Cal menarik narik baju kakaknya.Carla menoleh pada adiknya,sungguh ini adalah pertama kalinya melihat sosok siluman yang dijelaskan dalam buku dan respon kakak beradik itu tentu berbeda


"....Kalau seram,tidak usah di lihat Cal"Kata Carla menenangkan adiknya,Blic juga terlihat ketakutan dalam diam.Carla sekarang tak lagi melihat sosok yang mengejar mereka,ia menoleh ke arah perpohonan di depan


Segera saat Carla mulai merasakan sesuatu dari arah depan,Carla mengetuk dengan keras kayu yang menjadi pemisah antara tempat penumpang dengan kursi kusir agar ayah nya dengar


"Ayahh!!!BELOK!"


Collyn yang mendengarnya namun samar karena suara angin pun mencoba mendengar lebih seksama lagi


"AYAH,PUTAR ARAH!!!"Jerit Carla yang hampir menangis.


"BELOK!arah mana saja tak apa dilewati asal jangan depan"Teriak Carla dari belakang sekali lagi.Bagaimana tidak histeris dia?Saat tau ada sosok yang tengah duduk dengan tenang di dahan pohon jauh di depan,Carla baru merasakan nya saat ia sudah tak fokus pada wanita yang mengejarnya.Ia tau,Sosok di depan yang duduk di dahan pohon itu berniat mencegahnya karena aura nya mirip dengan Centaur yang mengejar kereta kuda nya sampai saat ini.


Sosok monster tak mungkin dapat melakukan ini,sudah di pastikan di depan itu siluman.


Belakang dikejar,depan dicegah.Seperti itulah situasi Carla saat ini


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Mungkin untuk saat ini Carla yang dikejar namun itu akan berbalik suatu saat nanti,Carla yang akan mengejar mereka hingga ke ujung dunia sekalipun...


...Terimakasih~...