ELEANOR

ELEANOR
Saat berusia 5 tahun



"Ka-Kakak."


Hening beberapa saat.Tidak ada dari kedua saudara itu yang mulai membuka percakapan


Carla menoleh pada sang adik.ia takut jika sang adik mulai takut padanya karena kekuatan yang tidak normal ini


Sungguh suasana disana hening hanya ada suara angin berhembus,daun daun yang jatuh dan suara napas berhembus dari keduanya


".....Uwooo,Kakakk!"Ujar Cal yang mulai sadar dari keterkejutan nya


"I-ini luar biasaaa.Cal tidak menyangka,kakak bisa melakukan sihir begini juga"Kata Cal sekali lagi


Carla tersenyum puas dan lega mendengar perkataan sang adik.Ia berpikir lega karena sang adik tidak takut padanya dan malah semakin kagum pada Carla


Carla mulai melihat telapak tangan nya.Ia merasa ada cahaya yang merambat dari tangan nya ke seluruh tubuh dan ia merasakaan ada yang bergejolak hangat di jantung nya.


Ia selalu merasa seperti ini apabila menggunakan sihir nya atau hanya sekedar latihan.Tapi hari ini,kehangatan itu mulai menyebar lebih dalam dari biasa nya


Carla tersenyum memandang lekat telapak tangan nya tadi


".....Sebenar nya,kakak juga tidak tau kalo bisa digunakan seperti ini juga,Tadi kakak hanya mencoba coba saja ternyata bisa yaa"Ucap Carla.


Ia masih setia memandangi tangan nya.Setelah itu ia mulai berganti menempelkan tangan nya pada jantung nya sendiri yang sedari tadi merasa hangat


Pertama kali Carla menyadari ada yang aneh dari tubuh nya saat ia berumur 5 tahun,Saat itu Blic sedang mengandung Cal.


Flashback


Di pagi hari yang cerah itu,Carla bersiap siap mengerjakan pekerjaan rumah,membantu memasak dan berkebun.Setelah Blic mengandung,Carla selalu mengerjakan pekerjaan Blic.


Sebagian besar pekerjaan yang harus nya dilakukan Blic, menjadi tanggung jawab nya saat itu.Ia tak ingin Blic kelelahan mengurus masalah rumah,memasak dan berkebun .Oleh karena itu Carla yang saat itu seorang gadis kecil berumur 5 tahun yang menanggung beban tugas Blic.Walau ia lelah tapi ia harus melakukanya demi sang ibu


Suatu hari saat ia memulai tugas tugas nya itu,ia merasakan aneh.tiba tiba jantung nya berdetak lebih cepat dari biasanya.Ia merasakan ada yang bergejolak di jantung nya kemudian merambat ke seluruh tubuhnya.Ia juga merasakan rasa yang hangat.Ia tidak terlalu memperdulikan hal itu,kemudian ia melanjutkan lagi tugas tugas nya


Tapi hari hari setelah nya,Carla benar benar selalu merasakan rasa itu.Sebenarnya ia bukanya tidak nyaman,ia malah merasa hangat karena rasa ini.Tapi itu pula yang membuat nya heran


Ia pun berniat bertanya pada sang ayah dan ibu nanti


Setelah mendengar jawaban sang ayah,Carla pun terdiam.Ia tidak pernah lagi bertanya tentang rasa aneh di tubuh nya.Ia mulai membiarkan keadaan itu tanpa perlu khawatir atau bertanya tanya


Lalu beberapa hari setelahnya.Carla yang tertidur di bangku kayu terkejut mendengar teriakan sang ibu


Ia berlari dengan tergesa gesa,Carla takut jika ia membuat masalah yang tidak diketahui atau ceroboh dalam mengerjakan pekerjaan nya


Karena terlalu tergesa gesa,ia tidak memperhatikan jalan nya.Ia pun terjatuh karena tersandung batu.Carla terjatuh dengan posisi duduk,kedua lutut menempel di tanah.


Carla segera berdiri kembali,Tapi ia merasakan sakit di lutut nya.Ia menengok,ternyata lutut nya berdarah.Carla pun berusaha tetap berdiri menahan rasa sakit di lututnya.Ia memejamkan mata,dan berharap kakinya sembuh dan tidak sakit lagi.Setelah itu ia membuka mata nya dan melihat keajaiban,perlahan lahan darah di lututnya,menghilang tanpa bekas bersamaan dengan rasa sakit nya.


Ia terkejut.Sungguh.


Carla mulai bertanya tanya apa yang terjadi.Padahal ia yakin beberapa detik yang lalu ia masih menahan rasa sakit di lututnya.Tapi kini,Rasa sakit tersebut hilang tanpa meninggalkan bekas luka.Seolah olah ia tak pernah terjatuh.


Di tengah kebingungan Carla,Ia pun sadar saat mendengar teriakan Blic sekali lagi.Ia mulai mengalihkan perhatian nya yang semula tertuju pada lututnya,kini perhatianya mengarah ke arah Blic.Carla meneruskan lari nya ke arah sang ibu


1 hari setelah kejadian itu.Carla yang memang dari kecil lumayan peka itu pun semakin bertanya tanya apa yang terjadi pada sakit di lututnya saat itu.Berkali kali ia mengecek lutut nya berharap kejadian saat ia terjatuh benar benar terjadi.Carla mana mungkin melepaskan tanya heran nya sebelum menemukan jawaban.Rasa sakit di lutut nya waktu itu pun masih membekas di benak Carla.Ia merasa seolah olah dipermainkan saat ini.


Carla pun dengan nekat dan rasa penasaran nya yang tinggi mulai mencoba melukai lutut nya.Ia mengambil duri bunga yang lancip dan berniat menusukkan ke lutut nya,walau luka nya tidak separah saat ia jatuh.Tapi Carla merasa itu cukup memberikan jawaban yang pasti untuk nya.Ia menancapkan duri itu ke lutut kecil nya.tak lama setelah itu lutut nya mulai mengeluarkan darah.Ia mulai berkata seperti saat itu


"Kumohon.Tolong hilangkan rasa sakit duri yang menusuk di lutut Carla" Ia berucap dalam hati nya


Setelah itu ia pun benar benar melihat keajaiban.Lutunya mengering,Darah yang mengucur kecil dari lutnya kini tidak ada dan lubang yang Carla buat dari tusukan duri seolah olah menghilang.Gadis kecil itu saat ini benar benar konslet pikiran nya


Setelah mendapati jawaban dari rasa penasaranya itu,bukan kesenangan yang malah ia dapat.Melainkan rasa takut pada diri nya sendiri.Pupil mata Carla bergetar hebat.Tubuhnya gemetar.Mental nya terguncang saat ini.Ia berharap pingsan saat ini juga,ia berharap semua ini adalah mimpi.Tapi mengapa ia tidak bisa pingsan?


Ia sungguh keberatan dengan hal ini!


Kekuatan ini,Sihir ini akan menyebabkan bencana untuk kedepanya.SIHIR ADALAH HAL TABU dan itu tertulis jelas di benak kaum manusia


Pastinya masyarakat akan lebih percaya bahwa ia seorang penyihir hitam.


Carla menghela napas memikirkan kemungkinan.Itu adalah hal terburuk.Dan Carla tidak menginginkan hal tersebut terjadi


Karena sudah banyak yang ia pikirkan saat ini.Ia ingin tidur bersandar di bawah pohon sebelum melanjutkan pekerjaan nya.Mungkin memang iya kalau Carla terlalu mengolor waktu tapi saat ini ia benar benar lelah