ELEANOR

ELEANOR
di antar pulang



setengah jam yang lalu mahasiswa baru sudah dipulangkan


sekarang tinggal dua orang yang sedang berjalan di koridor kampus


setelah merasa pulih lea di ijinkan pulang..


"kamu yakin lea udah kuat buat jalan sendiri? "


tanya daniel yang nampak khawatir, pasalnya lea terlihat masih lemas


"lea udah ga papa ko ka.. lea udah kuat "


sanggahnya dengan senyum


empat pasang mata yang kebetulan belum pulang tampak memperhatikan mereka yang berjalan beriringan


"beruntungnya si daniel itu, bisa sedeket itu ama si cantik "


celetuk dino yang iri melihat kedekatan mereka


"baru ngliat gue si dingin daniel perhatian ma cewe, biasanya kan dia kaya es kalau urusan cewe "


timpal bima yang heran karna baru kali ini melihat sikap daniel yang hangat sama perempuan


"wajarlah cewenya bening banget kaya gitu "


randi tak kalah ikut mengomentari


"loe ga mau minta maaf rel? "


tampol dino yang melihat sahabatnya diam saja


"ga ada kamusnya gue minta maaf "


sarkasnya dengan sinis


"tapi rel... "


"diem loe.."


"rumah kamu dimana biar aku antar ya "


tawar daniel


"ngga usah ka, aku bisa pulang sendiri ko "


tolak lea tak enak hati sudah banyak merepotkan


"ga ada kata penolakan "


"tapi ka "


"udah ayo, itu mobilku disana "


mereka berjalan beriringan menuju parkiran, lea tak kuasa menolak mau tak mau ia menerima tawaran daniel


'dasar... murahan baru kenal udah mau di antar pulang '


gumam farel yang ternyata matanya mengekori kemana mereka berjalan


"alamat kamu dimana ? "


tanya daniel memecah keheningan di dalam mobil


"em di wisma anggrek ka, sekitaran harmoni "


"kamu ngekost? emang kamu bukan orang jakarta? "


"iya ka aku dari jawa, aku ngekost disini "


"oh...."


" terima kasih ya ka udah nganterin lea, mau mampir dulu ? "


"ya sama sama, jangan sungkan lea


lain kali aja ya aku mampir sekarang lagi ada urusan "


"oh.... sekali lagi makasih ya ka "


lea berbalik badan setelah mobil daniel tak lagi keliatan


"eleh eleh senyum senyum sendiri kenapa nieh?


tanya pipin yang kepo


"ih... mbak apaan si "


pipinya memerah tampak malu malu


"tadi kayanya kamu diantar orang? siapa lea ? "


"ka daniel mbak "


pipin tampak menyemburkan minuman yang di mulutnya


"Ya ampun mbak, pelan pelan dong minumnya "


sambil menepuk punggung pipin pelan pelan


"tadi kamu bilang apa ka Daniel? maksud kamu Daniel anak kedokteran? "


"ngga tau ka... anak kedokteran apa bukan belum sempet nanya tadi "


"tapi anak kampus kita kan?"


"iyaa...."


"ya... berarti daniel anak kedokteran kan di kampus kita cuma ada satu nama daniel, apa anaknya tinggi dan tampan? "


"iya...."


pipinya memerah menjawabnya


"gila gila gila kamu baru sehari kuliah udah bisa di anterin ma salah satu cowo the Most Wanted di kampus kita, padahal nieh ya lea dia tuh terkenal dingin banget ama cewe"


"masa sih ka? tapi setahu aku tadi orangnya hangat "


"ye.... seluruh kampus juga udah tau


banyak cewe yang terang terangan ngejar ngejar dia tapi ga pernah di gubris sekalipun, bahkan si jeni yang terkenal cantik aja dicuekin."


"masa sih? "


"tapi gimana kamu bisa kenal ama dia? "


"em... tadi dia nolongin aku waktu kesandung dan kedua kali dia nolongin aku waktu pingsan , dia cuma ga tega aku pulang sendirian abis pingsan mbak "


"oh gitu.... tapi kamu beruntung lea


eh eh eh tunggu tunggu ko pipi kamu merah gitu? "


"apaan si mbak? siapa juga yang merah "


"jangan jangan kamu naksir ya, hayo ngaku ?"


cengir pipin menjaili si lea


"ih engga lah mbak..."


"hayo ngaku aja lea "


"ih... nggak mbak"


"farel... kita pulang bareng yuk.."


rayu mita bergelayut manja di lengan farel


"ga bisa gue ada acara ama dino, bima en radit"


"ko sibuk terus si rel kalo di ajakin pulang bareng ? "


"lagian loe ngapain si ngajakin pulang bareng, kan loe bawa mobil sendiri"


geram farel


"ayo bro kita cabut "


farel berdiri mulai jengah dengan sikap mita


mita adalah anak dari sahabat orang tua nya, mereka udah mengenal sejak kecil


sama sama berlatar belakang orang kaya , namun sifat mita yang manja membuat farel suka jengah bila di dekatnya


"rel si mita kan udah ngejar ngejar loe dari dulu kenapa ga loe pacarin aja? "


tanya randi


"bukan tipe gue , manjanya ga ketulungan "


"tipe loe kaya si bening ya hik hik hik?"


tanya dino dengan cekikikan


"si bening siapa? "


tanya balik farel mengkerutkan kening


" itu anak baru yang tadi loe hukum di bawah tiang bendera "


"iya rel kenapa tadi loe tega banget si rel nghukum si cantik ampe pingsan ?"


bima ikut menimpali


"tapi dia nyesel deh kyanya , tadi kan dia lari paling kenceng pas dia pingsan "


timpal randi


"tapi sayang kalah cepet ama musuh bebuyutannya"


dino tak mau kalah ikut ngecengin


"udah lari paling kenceng tapi ga jadi bisa meluk"


randi terkekeh melihat farel semakin panas kupingnya


"bilangnya ga tertarik "


dino menimpali lagi


"diem diem ngeces juga "


bima tambahin bon cabe ngencengin farel


"HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAAHA"tertawa dino, bima randi bersamaan di dalam mobil


"sial loe semua "


balas farel menampol ketiga sahabatnya


"ampun rel "


"ampun rel "


"mbak punya info kerja part time ga? "


tanya lea ma pipin


mereka lagi menikmati cemilan sambil nonton tv bareng di kamar pipin


"kenapa? kamu mau kerja part time?"


tanya pipin


"iya mbak, uang tabungan dari nenek emang cukup buat keperluanku tapi aku ga boleh cuma ngandelin uang tabungan nenek, takutnya ada kebutuhan mendadak nanti"


"um.. temen aku kerja part time di cafe, coba besok aku tanyain dulu ya ada lowongan ga "


"makasih ya mbak, udah banyak bantuin aku "


"iya jangan sungkan, kamu udah aku anggap adek aku sendiri "


hari ini hari kedua ospek , sejak pagi mahasiswa mahasiswi baru udah ngerjain banyak kegiatan yang di tugaskan kaka kaka panitia.


lea juga sudah punya teman dari jurusan yang sama namanya devi , ia jadi merasa tak sendirian lagi.


saat lea berjalan sendirian ke toilet tak sengaja berpapasan dengan farel si ketua arogan yang kemarin menghukumnya.


karena terburu sudah sangat kebelet tak sengaja ia menabrak farel yang membawa tumpukan kertas ditangannya


BRUK


"aw "


semua kertas berhamburan ke lantai


"ups sori sori ka "


"kamu punya mata ga? "ucap farel sambil berjongkok memunguti kertas kertas yang berhamburan tanpa melihat siapa yang menabraknya


dan saat mendongak ke atas tubuhnya kaku ternyata cewe yang kemarin dihukumnya


"sekali lagi maaf ka, aku udah kebelet banget , sory ya ka "


teriak lea langsung berlari karena sudah tak tahan


"eh mau kemana kamu, ga tanggung jawab ? "


balas farel meneriaki si lea~