ELEANOR

ELEANOR
Selesai masalah satu,pergi ke selatan Nerkel!



El tidak mengerti,kenapa novel El sepi ya?Apa karena El jarang update?Atau ketikan El masih acak acakan?Apa karena alur cerita nya sehingga banyak yang tak berniat mampir?atau juga karena cover nya tidak menarik?


Tolong kritik dan sarannya ya!


Happy Reading!


**


Nyonya Krysi dan Paman Gavin sedikit kesulitan jika yang memukuli pedagang itu adalah Carla,maka reputasi gadis itu akan buruk sekali lagi dalam pandangan Nerkel.Bahkan suara riuh bangsawan terdengar sedikit mengejek


"Gadis itu yang tak lain adalah nona beradab ada disana saat peristiwa terjadi"Pojok nya


Millia pun terlihat panik "Jika...Carla dihukum,maka biarkan aku menerima setengah dari hukuman temanku itu"Ucap Millia tegas.Sontak perkataan itu membuat suasana semakin riuh,seberapa erat mereka hingga Millia yang seorang Nona beradab mau berbagi kesalahan temannya?Apa millia itu bodoh?Atau kelewat setia?Tidak,pada dasarnya Millia adalah gadis yang setia kawan daripada setia cinta


"Cukup!Apa ia yang memukulimu?"Kali ini Paman Gavin yang angkat bicara,Keriuhan yang terdengar semakin senyap saat Tuan Krysi angkat bicara


"I-Iya..."Jawabnya kecil.Mungkin ia ragu untuk berbohong setelah dibentak oleh Nyonya Krysi saat menjawab dengan bohongan tadi


"Kau bilang yang memukulimu adalah seorang hunter tapi,Gadis itu masih calon.Dan lagi coba kau pikir?Bagaimana bisa seorang gadis yang berusia 13 tahun melemparmu?Memang nya tenaga yang ia punya sebesar apa?!"Ucap nya bertubi tubi namun Paman Gavin berucap seperti itu dengan tenang


Pedagang itu mengatupkan gigi rapat rapat karena kesal lantaran ucapan Tuan Krysi memang benar adanya


"Mohon tuan jangan marah!Sepertinya ada kesalah pahaman disini.Memang bukan gadis itu yang memukul dan melempar saya tapi temannya"Ucapnya yang tak berhasil memojokkan Carla


"SEHARUSNYA KAU BILANG SEDARI TADI!!!"Teriak Nyonya Krysi kesal.Karena pedagang itu sudah berbohong 2 kali padanya!


"Pft" Kian banyaknya disana yang tertawa pelan


"Hah...Lalu bagaimana ciri ciri anak itu?"Tuan Krysi bertanya dengan lelah


Dan jawaban pedagang itu benar benar persis dengan ciri ciri Erye dari warna mata,rambut,serta tinggi tubuh dan besar badannya


"Lalu kau ingin ganti rugi bagaimana?Apa kau ingin hunter kecil itu dikeluarkan dari Nerkel"Sontak hal itu membuat Millia dan Carla terkejut bukan main.Tidak!Tidak boleh!Masa Erye dikeluarkan dari Nerkel?Itu hukuman yang berat sekali


"A-Ayah"Millia gusar,Paman Gavin mengangkat tangannya tanda untuk Millia diam


Carla menatap pedagang itu dengan seksama,pedagang tersebut juga terlihat gusar pasalnya daripada mengeluarkan Erye bukankah lebih untung untuk diberikan ganti rugi berupa uang atau benda berharga?Haha...


Carla tenang sekali sembari melihat apa yang akan dilakukan pedagang itu


"Sebagai seorang pedagang,lalu kau mau bagaimana agar keadilan bisa ditegakkan?"


"Daripada...mengeluarkannya,hamba lebih memilih untuk ganti rugi berupa uang atau benda berharga,ah!dan dengan itu pula hamba akan menganggapnya bahwa hal tersebut sebanding"Ucapnya dengan menunduk.Tolong jangan berbelit belit!Bilang saja kau lebih memilih ganti rugi yang lebih menguntungkanmu


Carla mengangkat alis nya,kemudian tersenyum remeh.Dugaannya benar!Pedagang itu pasti akan lebih memilih ganti rugi yang menguntungkan dirinya daripada harus susah payah mengeluarkan Erye dan tak dapat ganti rugi sepeser pun


'Klinting'Sebuah benda berkilau nan cantik terlempar,tidak,lebih tepatnya dilempar.Pedagang gemuk itu hendak mengambilnya namun berhenti saat mendengar sebuah suara masuk di telinga nya


"Menurutmu,Apa peristiwa tersebut sepadan dengan benda berkilau di lantai itu?"Ucap Paman Gavin yang segera menyelesaikan permasalahannya


Aula itu terdiam,senyap dengan keheningan.


"T-Tidak"


"Lalu apa yang harus kau lakukan untuk menjadikan peristiwa ini sepadan?"Ia terdiam


"Sudahlah,Keluar!aku yakin kau mengerti apa yang kumaksud agar membuat kilauan benda itu menjadi sepadan.Keadilan memang harus ditegakkan,keluhan mu telah didengar.Untuk anak yang memukulmu,dia harus mengganti rugi benda berkilau di tangan mu itu dan...memang mencuri salah karena tindakan tersebut merugikan orang lain tapi kau jauh lebih salah karena memukuli anak anak lemah yang sedang kelaparan tersebut.Setidaknya dengan benda berkilau itu,rasa kemanusiaan mu dapat terbuka meski rasanya di aula ini tak jauh berbeda dengan kau"Tuturnya diakhiri dengan senyuman pahit dan mata yang menatap dingin.Maksudnya adalah Paman Gavin menyuruhnya untuk memberikan makanan pada anak anak yang berada di gang itu agar nilai peristiwa itu sepadan dengan benda mahal nan berkilau di tangannya.Harga dagangan yang dicuri,Harga pengobatan dan jika kedua digabungkan maka tak akan melebihi harga permata!


Sejenak hening,semua orang memalingkan muka setelah pedagang laki laki itu keluar


"Baiklah,kita teruskan rapat kita!"Titahnya,aula yang hening kembali riuh membahas sebuah pertanian yang ada di selatan Nerkel sedang panen besar besaran dan membutuhkan banyak pekerja


Orang orang Nerkel pada sibuk semua,semakin lama panen tanaman semakin banyak dan orang orang yang bertugas dalam hal pertanian tak mampu untuk menggarap semua.


"Begitu ya...Bukankah kemarin sudah direkrut orang lagi?"Tanya beliau


"Hamba menjawab benar,tapi orang orang itu masih berada disini,mereka belum pergi ke desa"


"Hm,Sekarang suruh mereka berangkat...Millia,Carla!Kalian juga bisa kan membantu panen pertanian sekarang?"Tanya Paman Gavin yang terdengar seperti perintah untuk Millia dan Carla membantu panen yang melimpah di desa selatan Nerkel


Nyonya Krysi segera menoleh pada Paman Gavin.Mungkin ia merasa keberatan karena itu artinya Millia harus berbaur dengan tanah dan bau tani


Sementara Millia dan Carla saling menoleh kemudian tersenyum lebar,Ya~Ini menyenangkan menurut mereka,daripada menghabiskan waktu di dalam mansion dan tak memiliki kegiatan apapun hari ini,bukankah lebih baik pergi ke desa selatan dan membantu panen


"Baik ayah"Jawab Millia dengan senyuman yang ia tampilkan sebagus mungkin,tak mungkin ia tersenyum lebar disaat seperti ini.Paman Gavin menoleh pada Carla dan gadis itu mengangguk kepala pelan seraya tersenyum


"Baiklah,Selesai masalah ini.Nak,Kau bisa mengajak Lion dan teman mu yang satu itu,siapa namanya?Erye.Ya kau bisa mengajaknya,anggaplah ini sebagai hukuman tadi"Titah beliau seraya menatap kedua putrinya itu dengan tatapan yang hangat