ELEANOR

ELEANOR
Pertanian selatan



"Ah...Apa..anda sekalian tak pulang saja?"Ucap nya lirih .Ya laki laki itu menyuruh mereka untuk pulang!Jika hanya diutus untuk mengawasi proses panen maka dia tak akan terlalu syok tapi mereka disuruh untuk membantu panen!'Membantu' dalam artian orang orang besar itu akan mencelupkan kaki dan tangannya di dalam tanah juga lumpur


"Apa anda menyuruh kami pulang?"Ucap Lion datar


"Ah...T-tidak,Tunggu sebentar!Saya akan memanggil kepala desa"Pada akhir nya ia berucap seperti itu,ia takut jika salah berucap.tak mungkin dirinya menyinggung Lion dan yang lain dengan kata kata 'pulang'


Setelah laki laki itu pergi,Carla dan yang lain menghela napas.


"Hah...Kita disuruh pulang nih~"Ujar Millia lesu


"Tenanglah!Kita tunggu saja dia"Ucap Carla mengelus bahu gadis itu dengan lembut.Tak lama mereka menunggu,laki laki itu datang dengan kepala desa yang tadi.Mereka berlari dengan tergopoh gopoh,ya~Tak mungkin kan mereka membuat anggota keluarga yang terhormat menunggu lama?


"Ehem..Mohon maaf karena mambuat tuan dan nona menunggu!Sebelumnya,saya akan perkenalkan diri sekali lagi,Nama saya Edri"Ucapnya


"Salam!Kami akan mengenalkan diri secara singkat masing masing"Ucap Lion sopan


"Saya Marlion Krysi"Suara yang begitu bijaksana terdengar melampaui umurnya yang masih muda


"Saya Millia Krysi"Kini berganti dengan suara yang menawan serta anggun dengan penampilan Millia tersenyum percaya diri


"Saya Carlatte Armond dan...Disamping saya Erye Vroth"Carla memperkenalkan dirinya beserta Erye.Berbeda dengan kesan Millia,Carla memiliki kesan yang tulus dan jernih,namun kesan lembut dari mereka tetap sama terpancar


Kedua laki laki setengah baya itu saling pandang,karena...orang orang yang ada didepannya saat ini adalah seseorang yang sangat berpengaruh...mereka mungkin tak begitu tau dengan Erye namun Nona dan tuan muda Krysi,mereka tentu tau apalagi Armond,seorang gadis beserta adiknya yang seolah olah sudah menjadi bagian dari keluarga Krysi.


Mereka terlihat nampak berpikir sebentar,mau diapakan orang orang besar ini?Menyuruh mereka ikut memanen?Itu tak mungkin!


"Anu...Tuan muda dan Nona bisa duduk duduk melihat saja atau istirahat di salah satu rumah desa.Tak perlu ikut membantu pekerjaan kotor seperti ini,biar kami saja!"Ucapnya dengan penuh hormat


"Tapi kami diutus kemari karena tujuan itu,ikut membantu dalam panen pertanian!"Tegas Lion berucap,mereka pun terdiam


"Kalian tak perlu merasa tak enak pada kami,kami disini hanya berniat membantu!Jika hal ini membuat kalian tak nyaman maka kalian bisa menganggap kami sama seperti yang lain"Timpal Carla


"Dan lagi.. penampilan kami tak begitu mencolok,jadi kalian tak perlu memandang kami begitu tinggi"


Oh~Mana bisa!Meski penampilan kalian tak mencolok namun wajah kalian bagaimana?Kecantikan dan ketampanan yang terpancar tak bisa tertutupi!ಥ_ಥ


"Itu benar"Sahut Millia


"Kami datang bukan sebagai orang yang berpengaruh di Nerkel tapi kami datang sebagai seorang yang diutus,anggaplah kami sama seperti orang orang rekrutan!"


"Ah...Jika anda anda sekalian berkata seperti iti maka...kami akan melakukannya"


"Nah!Baiklah sudah selesaikan!Apa Saya bisa memanggil anda dengan panggilan 'Pak Edri'? "Tanya Carla lembut bercampur ceria menjadi satu.Sebelum mengucapkan panggilan yang dirasa lumayan dekat,ia juga harus izin pada yang berkaitan apabila orang terbut merasa risih,maka Carla tak akan mengucapkannya!


"Mari!"


Mereka memasuki daerah paling selatan Nerkel,Rumah rumah sederhana berjejer rapi ,jalanan layaknya perdesaan dan ada banyak orang orang berjualan.Jarak antara lahan tani dengan rumah rumah desa tak begitu jauh,oleh karena itu Millia tadi mampu melihat lahan pertanian.


Banyaknya pasang mata yang memperhatikan mereka dari ujung kepala sama ujung kaki,penampilan ke empat manusia tersebut sangat mencolok bagi mereka yang orang orang desa,apalagi dengan wajah paripurna bak dewa dewi tentu tak mustahil bagi keempatnya menjadi pusat perhatian


Sampai di lahan pertanian,semua orang sibuk...Ntah itu warga desa yang berprofesi petani atau orang orang baru di rekrut tadi.


Carla dan yang lain menepi sebentar di kursi kayu besar,dibawah pohon.Gadis itu melepas sarung tangan dengan menggigitnya,Millia juga melepas sarung tangannya begitupun Lion


"Erye,kau tak memakai sarung tangan?Tumben sekali~"Tanya nya


"Tidak"Balasnya singkat


"Kita kumpulkan jadi satu agar tak hilang"Perintah Lion,dan yang lain menurutinya


"...Ya~Kalau hilang,maka hilanglah semua"Seru Erye dengan senyuman menawan


Millia membantah dengan malas perkataan itu"Hum!Diamlah Erye"


"Nah!Ayo kita ke pak Edri!"Ajak Millia dengan semangat


"Tunggu,Mil!Kau harus melepas sepatu mu dulu!"Titah Carla menghentikan Millia


"Apakah harus?..."


"Iya,Harus!Jangan sampai kejadian waktu itu terulang lagi,Kau ingat...saat kau mencoba memakai sepatu waktu bercocok tanam,Akibatnya sepatu mu sangat kotor dan kau tak mau lagi memakainya setelah itu"Ujar Carla


"Ugh,Baiklah"Gadis bersurai coklat itu kemudian melepas sepatunya,Yang lainnnya juga sama!Sama sama melepas sepatu masing masing kemudian mereka berlari menuju Pak Edri yang sedang memanen kentang.


Rasa panas dari jalanan bertanah menyapa kaki mereka yang tanpa terbalut apapun,banyaknya kerikil kecil menyambut kulit mereka yang begitu sensitif.Sang surya mulai naik membuat cuaca menjadi panas,sehingga tentu membuat Millia dan Carla yang tak terbiasa jalan dengan kaki telanjang sedikit menahan rasa hangat juga panas di telapak kakinya.Mereka terbiasa menggunakan sepatu,jadi hal wajar apabila kaki mereka sangat mulus daripada tangannya


Sebelum mereka menapakkan kaki di tanah ladang,mereka melipat sedikit celana bagian bawah agar celana itu tak begitu kotor


Telihat Pak Edri menoleh kepada mereka "Apa kalian pernah melakukan hal ini?"Tanya nya sedikit kaku


"Iya,Kami pernah memanen dan menanam tanaman"Jawab Carla lembut,Laki laki setengah baya itu terlihat terkejut,pasalnya mereka pernah melakukan hal ini?memang pertanian begitu maju sejak 3 tahun lalu,dan itu wajar jika Nerkel mengerahkan tenaga besar besaran untuk mengurus hasil pertanian,namun tak ada yang menyangka bukan?Bahwa ternyata anggota kekuarga Krysi juga ikut membantu!Namun hanya Lion dan Millia,anggota Krysi yang membantu secara langsung tak lupa dengan Carla,Erye,Dan Carius pun juga ikut membantu


"Ini cangkul nya!"Ucap laki laki itu seraya memberikan 2 cangkul pada mereka


"Baik,Terimakasih"Carla menerima dengan senang hati