ELEANOR

ELEANOR
Mereka sama sama berisik



Carla?Carla yang melihat adegan lebay itu pun hanya bisa menghela napas sambil menggeleng,ia tidak menyangka baru beberapa hari melihat tingkah lebay paman Lery dengan ayahnya kini ia harus melihat nya lagi di kedai ini.Tetapi Carla sempat tersentak saat laki laki itu bilang 'Arne'


"Nak,Ayo sini.Kenapa diam disitu?"Ujar sang ayah memanggil Carla yang tengah bengong saat ini


Carla mengangguk dan berjalan ke arah ayah nya yang sudah duduk bersama laki laki itu


"Oh!Senior,Apa ini putrimu?"Tanya nya


"Iya,Carla perkenalkan dirimu nak"


"Hallo paman,Nama Carla Carlatte"Ucap Carla sambil tersenyum manis


"...Eh?Carla Carlatte?Itu nama mu?"Tanya laki laki itu yang masih belum paham


"Em,Bukan.Nama Carla Carlatte Armond.Carla mengganti kata 'Aku' menjadi 'Carla' "Ucap Carla menjelaskan dirinya


"....Oh!Jadi seperti itu,ahahahah maaf kan paman.Paman bingung karena belum pernah ada yang memanggil diri nya sendiri dengan nama"Kata paman


"Apa itu ajaran nya Arne?"Lanjut nya berbicara lagi


Carla gusar harus menjawab seperti apa


"Emm...Bukan,Bukan paman"Jawab Carla


"Oh,Bukan ya"


"Adik junior,Arne sudah mati saat ia usai melahirkan putri kami"Kali ini ayah yang berbicara


Sontak hal itu membuat laki laki tersebut menjadi tidak enak dan merasa bersalah pada gadis kecil itu


"Ah...Maafkan paman ya,Paman tidak tau"


Carla mengiyakan dan tersenyum begitu imut pada nya


"Aihh~Aku tidak menyangka,Arne yang terlihat galak itu mampu melahirkan putri yang manis dan menggemaskan seperti ini"Ucap nya sekali lagi


"Ahahaha,Oh ya nak kamu mau makan apa?Mumpung ada yang bayar nihh"Ujar Collyn


"Ohohoho tentu makan lah sesuka kalian"


"Serius paman?"Tanya Carla polos


"Eh?Ahahahaha tentu"Jawab laki laki itu disusul dengan gelak tawa nya


"Wahh terima kasih.Oh ya nama paman siapa?"Tanya Carla yang terlihat mulai menunjukkan gelagat ingin akrab dengan laki laki itu.Terlihat sekali kalau ia ada mau nya saat ini


"Oh ya.Paman lupa,Nama paman Gioza"Ucap nya


"Oh!Paman Gio."Seru Carla


"Iya tidak apa apa"


Setelah itu Carla memesan makanan yang banyak.Sungguh ia benar benar tidak tau malu saat ini,Bahkan sang ayah pun sampai menepuk jidat nya


"Wahh,Terlihat lezat"Ujarnya yang mulai makan


"Hehh?Nak,apa kamu tidak apa apa makan segitu banyak nya?"


'Hehehe kapan lagi kan makan sebanyak ini ditraktir pula yaudah Carla cicipi aja semua makanan di kedai ini'Ujar Carla dalam hatinya yang bahagia


"Hehhh~Tidak kusangka.Dulu aku masih ingat saat Arne makan bersama kita tetapi Arne terlihat tidak bernafsu pada makanan seperti putrimu"


"Ahahahahahah,Kamu masih mengingat hal itu? Gioza bisa bisa kamu miskin hari ini"Ucap Sang ayah.Carla sudah makan dengan lahap


"Ohohoho ya ya bisa saja itu terjadi.Oh ya senior katanya tadi punya 2 anak,yang satunya lagi mana?"


"Oh,tidak ikut.Putraku itu masih belum genap berusia 4 tahun bagaimana bisa aku membawanya berkeliaran disini?"Kata ayah


"Ohohoho benar juga"Ujar paman Gio


Setelah itu Sang ayah dan juga paman Gio memakan makanan nya masing masing sambil ditemani gelak tawa dari kedua nya


Setelah selesai makan.Paman Gio hendak berdiri untuk membayar makanan yang ia makan bersama mereka,Carla dan Collyn menunggu diluar kedai


"Huhuhu astaga mahal sekali barteran nya"Batin paman Gio menangisi nasib nya bertemu Carla


Setelah selesai membayar,Paman Gio keluar dari kedai.


"Eh,Senior.Senior mau kemana?"Tanya nya


"Oh,Aku mau menukarkan barang barang ini"Jawab ayah


"Oh!Yasudah ayo kita jalan,aku juga mau pulang senior"


"Memang nya kau habis dari mana?"Tanya ayah yang sudah mulai berlari


"Oh,Em...Tidak ada,aku hanya ingin memakan makanan dari kedai itu,kedai yang katanya populer disini"


"Oh pantas saja makanan nya enak"


Mereka mulai berlari memasuki perpohonan.Ya letak kedai tadi itu ada di pinggiran daerah tetapi masih termasuk dalam daerah.Daerah utama yang Carla dan Ayah nya tuju adalah setelah melewati perpohonan di samping Kedai kedai makan tadi.


Sudah 3 jam berlalu dan...Carla kesal.Bagaimana tidak?Ayahnya dan paman Gio masih bercerita panjang lebar dan beromong omongan dari 3 jam yang lalu,Ntah apa yang mereka bicarakan,Mulai dari bercerita tentang Cal,Blic dan setelah itu paman Gio bercerita tentang calon istri nya,disusul cerita tentang semasa mereka dulu.Ya pokok nya kesana kemari lah cerita nya sampai mengakar.Apalagi mereka sangat keras dalam berbicara seperti suara bariton.


Hal itu membuat Carla tidak bisa tenang dalam perjalanan.Ia merasakan kebisingan yang luar biasa hebat.Carla yang tadi berniat untuk mengakrabkan diri dengan paman Gio agar ia selalu dibayari makanan nya menjadi tidak jadi melihat paman Gio yang kurang lebih sama dengan ayah nya dan paman Lery


Carla jadi baru sadar bahwa spesies yang seperti ayah nya ini sangat banyak diluar sana.Ntah kenapa ia jadi merasa beruntung karena Blic bukan termasuk spesies seperti kedua orang ini.Jika Blic mempunyai sifat seperti ayahnya bukan kah sudah dipastikan rumah yang mereka tempati akan berdisko karena saking ramai nya


Carla menghela napas pelan lalu ia berbalik melihat paman Gio dan ayah nya yang masih berceloteh


"Ayah,Bisa tidak ayah dan paman diam sebentar?"Ujar Carla yang sudah kesal


"Eh?Ada apa nak,Apa kita terlalu berisik?"Tanya ayah.Ia baru ingat bahwa anak nya ini suka ketenangan dan tidak suka dekat dengan orang yang berisik


"Iya."Ucap Carla to the poin pada Sang ayah


Hening beberapa saat.Ntah kenapa Collyn mengingat Arne yang juga sama persis dengan Carla yang tidak suka kebisingan,Ia ingat saat itu Arne sedang mengandung dan ia merasakan sakit yang luar biasa dari perutnya setiap saat tetapi Collyn terus mengajaknya berbicara dan bercerita panjang lebar,Collyn berharap agar Arne tidak terlalu sakit di perut nya maka dari itu ia mengalihkan fokus Arne dari perut ke omongan nya tetapi malah dilempari selimut oleh Arne karena tidak tahan mungkin dengan celotehan Collyn.Sungguh miris saat itu pikirnya


Setelah omongan Carla,Kedua laki laki itu terdiam.Mereka terus berlari dalam keadaan hening.


"Em.Carla,apa perlu paman bantu bawa keranjang itu?"Tanya Paman Gio memberikan bantuan


Carla malah tambah kesal.Kenapa paman nya itu tidak memberikan bantuan dari 3 jam yang lalu malah asik bercerita sana sini