
Episode 92 : Ayo kita pulang.
***
Waktu akhirnya berlalu, Red sudah usai memerintahkan para anggotanya dan juga telah menghubungi assiten pribadinya yang juga anggota utamanya ialah Sai yang saat ini tengah menangani Dave.
Sai dan Dave bersama Ayah Winter telah menemukan surat wasiat asli dari keluarga Goldwil, dan Red harus segera kembali pulang untuk memeriksa berkas itu.
Rencana ini sudah benar-benar matang, dimana ada seseorang yang sangat penting telah mau bekerjasama dengan Red.
Ialah seseorang yang saat lalu ditemui oleh Sai dan Wilson Benson secara rahasia.
Red memang sengaja mengikutsertakan Wilson dalam rencananya ini, karena Wilson memiliki koneksi pribadi dengan orang penting tersebut.
"Bos ... semua persiapan untuk kembali telah usai, kami juga telah memastikan letak cctv untuk memastikan keamanan warga desa!" seru anak buah Red yang baru saja kembali setelah usai memasang beberapa cctv di titik yang aman.
Semua ini mereka lakukan demi keamanan warga desa yang telah secara tidak sengaja berinteraksi dengan mereka.
"Bagus! yang tinggal disini kalian sampaikan kepada semua warga jika aku dan Winter harus kembali ke kota karena ada urusan ..."
"Setelah semua rencana kita usai, aku akan membangun desa ini dan mungkin akan sering kembali ke tempat ini! jadi kalian harus memastikan keamanan semua orang! apakah kalian mengerti?"
Seru Red memberikan perintah yang sedikit mengejutkan.
Dimana Red memiliki keinginan untuk menjaga dan menyelematkan orang yang baru ia kenal seperti semua warga desa di tempat ini.
Biasanya Red tidak seperti itu, Red sudah tinggal dalam kegelapan sejak kematian keluarganya, biasanya Red sama sekali tidak memiliki belas kasih dan tidak perduli.
Tetapi semenjak bertemu dengan gadis lemah yang merupakan anak musuh Red sendiri, secara perlahan-lahan Red telah berubah menjadi seseorang yang memiliki hati dan harapan.
"Siap Bos!" seru para anggota Red yang memiliki misi untuk mengawasi para warga desa dan memastikan keamanan setelah Red dan Winter kembali pulang.
.
.
Setelah itu Red yang sudah memberikan misi kepada beberapa anggotanya yang ia pilih tinggal di tempat ini, dia kembali ke dalam ruangannya dimana disana Winter sudah berpakaian rapih dan sangat tertutup.
Dia mengunyah roti di mulutnya, dimana sekarang dia terlihat seperti tupai dengan pipi yang menggembung.
"Haaah!"
Winter menghela nafasnya panjang setelah menyadari betapa banyak tanda biru di tubuhnya ketika ia mandi tadi.
"Sayang ... memikirkan apa?"
Bisik Red tiba-tiba saja ada di sisi Winter membuat Winter terperanjat dan sedikit batuk.
"Uhuk ... uhuk!"
Dengan sigap Red mengambil air minum dan menyodorkan ke arah Winter.
Red sudah benar-benar di mabuk asmara, sesuatu yang pertama kali bermekaran di hatinya.
Dan dia sudah tak bisa menyembunyikan apalagi mengontrol perasaan nya.
Winter segera meminum air minum itu dan mengatur pernafasannya, dia masih terlalu malu hanya untuk bisa melihat wajah lelaki yang telah tidur dengannya tadi malam ini.
"Tu ... Tuan, maafkan aku, aku terlalu terkejut." seru Winter masih mencoba mengalihkan pandangannya dari Red.
Winter yakin jika dia melihat secara langsung wajah yang tadi malam menghabisinya ini, maka mungkin wajah Winter akan semerah tomat dan dia tak akan bisa menenangkan dirinya dari rasa gugup.
Red tersenyum, entah mengapa sejak tadi malam dia jadi suka tersenyum, dan sebenarnya Red tak bisa menahannya.
"Sayang ... aku tahu kamu masih malu, tetapi kau harus terbiasa, aku hanya ingin melakukan hal itu dengan mu saja! karena sebenarnya aku sepertinya sudah ketagihan denganmu!"
Bisik Red segera berdiri kembali dan mengulurkan tangannya.
Ketika mendengar itu mata Winter terbelalak, dan belum sempat ia memberikan respon terhadap ucapan nakal Red.
Red sudah mengulurkan tangannya agar mereka segera kembali pulang.
"Ayo kita pulang, kita bisa liburan ke tempat ini lagi jika urusan ku sudah usai ..." seru Red dengan hati yang begitu hangat dan ringan
Winter mungkin belum menyadari nya, jika Kata pulang adalah kata yang sangat berharga bagi Red.
Dimana artinya Red akhirnya memiliki tempat untuknya pulang.
.
.
.
Author : Maaf ya banyak adegan di desa jadinya wkwkwk, soalnya selanjutnya desa itu akan menjadi tempat favorit pasangan bucin ini.
Beberapa episode ini juga memang masih menggambarkan pendekatan antara Red dan Winter.
Selanjutnya akan masuk ke action dan part sedih.
Tetapi tetap akan bahagia Koo nanti ehehe 😍😘
Ditunggu yaa .
Btw
JANGAN LUPA FOLLOW IG AUTHOR YA : @Anak_Kost_Joy
Semoga selanjutnya bisa update dua episode setiap hari sampai Tamat 🔥🔥