Boss Mafia's Hot Girl

Boss Mafia's Hot Girl
Episode 79 : Winter memantapkan tujuan hidupnya.



Episode 79 : Winter memantapkan tujuan hidupnya.


.


.


.


Red segera mempersiapkan dirinya, dia berpakaian rapih.


"Persiapkan dirimu, kita harus pergi kesana segera ... aku tunggu di luar," seru Red masih saja tersenyum lebar.


Entah mengapa Red bahagia sekali dan tidak sabar bagaimana mereka akan melakukan nya malam ini, dan Red tidak akan berhenti sampai ia berhasil melepas keperjakaan nya.


"Tak ... Tak ... Tak!"


Langkah kakinya melangkah menjauh dan segera menutup pintu kamar.


Saat itu Winter yang masih terbaring di atas ranjang menampilkan wajah syok dengan mata yang melebar.


Wajahnya menjadi merah sekali dan jantungnya berdegup sangat kencang, dia tak tahu apa yang terjadi namun dia sadar jika tak akan bisa menolak lagi.


"Jantungku ... oh tidak, bagaimana mungkin aku akan siap melakukan itu, aku benar-benar tak tahu lagi!"


"Apa yang harus aku lakukan? apakah aku bisa memotong ingatan agar aku tak terlalu terbebani ... oh tidak ... oh tidak!"


"Kenapa hidupku bisa sampai se ektrim ini? astaga ..."


Winter merasa hidupnya bagaikan rollercoaster atau seperti berdiri di tepi jurang, salah melangkah maka dia akan terjatuh.


Winter yang tak bisa melakukan banyak hal juga mempersiapkan dirinya, dia membuka lemari yang sudah mereka kenakan dan menyadari sesuatu hal.


Barang-barang yang dia kemas secara pribadi ada disana semua, malahan barang yang tidak ada adalah semua barang keperluan yang dikemas oleh para pelayan.


"Deg ... Deg ... Deg!"


"Kenapa membawa barang yang aku kemas? bukankah para pelayan mu sudah mengemas barang yang ingin kau bawa?"


"Hal kecil seperti ini membuat aku merasa sangat tersentuh, hal ini memperlihatkan bagaimana sebenarnya kau sangat lembut Tuan Red ..."


Winter terharu sekali, hatinya tersentuh ketika melihat hal kecil yang dilakukan oleh Red untuknya.


Winter mengganti pakaiannya dengan pakaian hangat, dia mengambil syal merah sepeninggalan ibunya.


Dia lingkarkan di lehernya lalu ia melihat dirinya di cermin sembari mengusap syal merah nya.


"Ibu ... aku tahu ini terdengar sangat aneh, tetapi sepertinya aku akhirnya tahu alasan aku terlahir ke dunia, aku ternyata tidak selalu merepotkan orang lain ..."


"Lelaki itu, aku akan membuatnya sembuh, aku akan membuat nya merasakan kedamaian hati Ibu, aku bersumpah akan membuatnya berdamai dengan dirinya sendiri ..."


"Ibu ... temani aku ya ..." seru Winter pelan sembari memejamkan matanya mengusap syal merah peninggalan ibunya.


Winter sudah memutuskan misi barunya, dia akan membuat Red sembuh dan bisa menyadari jika hidup lebih dari sekedar pembalasan dendam, akan selalu ada bahagia di ujung perjalanan.


Winter akan membuat Red bahagia apapun yang terjadi.


.


.


Winter segera keluar dengan hati yang lega, dia akan melakukan segalanya demi menyembuhkan lelaki yang rapuh namun mengerikan yang saat ini menggenggam erat tangannya.


Membawanya melangkah menyusuri jalanan yang dipenuhi rerumputan dingin, mereka melangkah menuju bukit dimana disana senyuman tulus dan merekah warga desa tengah menunggu mereka.


Di desa ini, keduanya akan mempelajari banyak hal, bagaimana itu hidup yang sederhana namun sangat bermakna dan membahagiakan.


.


.


.


.


.


Author : guys maaf ya jika masih banyak kekurangan, jika ada saran boleh banget loh di komen.


Jangan lupa dukung aku berupa like dan gift 🥺