Boss Mafia's Hot Girl

Boss Mafia's Hot Girl
Episode 131 : Boss Mafia's Hot Girl final episode.



Episode 131 : Boss Mafia's Hot Girl final episode.


***


Winter, musim dingin yang begitu dingin dirasakan oleh seorang lelaki yang memiliki kenangan pahit.


Hatinya menjadi beku dan dia berdiri digaris kehidupan dan kematian, dia ingin mati setiap hari.


Ketika musim salju akan turun, dia berencana bersatu dengan dingin dan mati bersama keluarganya.


Tetapi di penghujung rencananya yang gelap, dia bertemu dengan Winter, tetapi Winter yang ini tidak dingin, Winter yang ia temui sedikit lemah namun memiliki banyak keunikan dalam dirinya.


Bagi Avier, Winter yang akan ia nikahi ini adalah Winter yang hangat.


Winter yang dingin yang mengambil seluruh kehangatan dalam dirinya telah dicairkan oleh Winter hangat yang tiba-tiba saja datang dan memeluknya erat sekali.


"Winter aku mencintai mu!"


"Winter aku menginginkan mu!"


"Winter aku ingin berada di sisimu selamanya!"


Kata-kata itu benar-benar tidak bisa mengungkap seberapa berharga Winter yang bergaun putih indah di hadapannya ini.


Tersenyum cerah dan melangkah ke arahnya, seperti cahaya fajar yang terbit dan menghampiri kehidupan.


Begitulah makna Winter bagi Avier.


Winter baginya sekarang adalah kehidupan dan cahaya nya.


.


.


Winter sudah mengenakan gaun putih yang Megah, menonjolkan kecantikan dan keindahan nya.


Di musim salju itu, akhirnya mereka menikah secara tertutup namun hikmat.


Pernikahan itu dihadiri oleh anggota Avier dan Wilson Benson.


Wilson mengantar putrinya kepada Avier yang akan menjadi suami putrinya.


"Avier, tolong jaga putriku ya, aku percaya kepada mu ..." bisik Wilson tak kuasa menahan air matanya.


Dia meraih tangan putrinya dan ia serahkan kepada Avier, lalu Avier segera menggenggam tangan Winter dengan sangat erat.


"Hidupku bergantung kepadanya, dan hatiku hanya miliknya, aku pasti akan menjaga nya sampai akhir hayat ku." balas Avier menatap Winter yang terlihat terlalu cantik di matanya.


Keduanya segera melangkah ke podium untuk mengucapkan janji suci pernikahan mereka.


"Saya mengambil engkau menjadi istri/suami saya, untuk saling memiliki dan menjaga, dari sekarang sampai selama-lamanya; Pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus, dan inilah janji setiaku yang tulus."


Begitulah janji suci yang mereka ucapkan, untuk selalu bersama disaat duka dan duka, tidak mengkhianati dan akan mencintai selama-lamanya.


"Sayang ... aku milikmu, dan kau milikku, kita akan membangun keluarga dan hidup bersama selamanya ..."


"Aku sering bertanya kenapa semesta mempertemukan kita, sekarang aku tahu jawabannya!"


"Semesta ingin aku menyadari jika akan selalu ada kasih dan cinta di dunia, tidak peduli sekejam apapun yang kita alami, cinta dan kasih akan bermekaran di penghujung cerita ..."


Avier berisik mencium kening istrinya ketika janji suci itu telah diucapkan.


Ketika itu mereka berdua telah resmi menjadi sepasang suami Istri.


Masih banyak rintangan dan halangan di depan, dimana penyakit Winter masih dalam proses penyembuhan.


Operasi mata Winter masih harus dilaksanakan dua bulan setelah mereka menikah mengingat dari kondisi kesehatan Winter.


Juga bagaimana, Avier tidak bisa lagi menunda dirinya untuk menunjukkan identitas aslinya ke publik.


Mengambil semua harta kekuasaan yang memang menjadi miliknya sejak awal, kembali ke rutinitas pekerjaan dimana dia adalah seorang pemilik perusahaan.


Dan masih banyak sekali hal yang belum dilakukan dan belum selesai.


Namun, Avier tahu jika dia bisa melalui segalanya, karena dia memiliki tempat untuk pulang.


Kata cinta saja tidak mampu menunjukkan sebesar apa cinta Avier terhadap istrinya itu.


.


.


Time skip,


Operasi mata Winter dilakukan dengan baik, untuk saat ini Winter bisa menjalani kehidupannya dengan baik.


Penyakit Winter adalah penyakit turunan dari ibunya, penyakit auto imun menyerang sistem kekebalan tubuh, namun data tahan tubuh Winter semakin kuat setiap harinya.


Mungkin karena kepercayaan dan cinta suaminya yang setiap hari menguatkan nya, sehingga penyakit itu semakin lama menjadi pasif di tubuh Winter.


"Saya terkejut melihat data tahan tubuh Nyonya Winter, ini baru pertama kali terjadi, dan bagaimana seseorang ternyata bisa menaikkan daya tahan tubuhnya sendiri, saya akan melakukan penelitian khusus untuk ini ..."


Dokter Florence yang merupakan dokter pribadi khusus untuk Winter menjelaskan jika hal ini belum pernah terjadi.


Bagaimana Winter bisa mengalahkan penyakit itu sendiri secara alami.


Karena penyakit autoimun memang menyerang sistem kekebalan tubuh, disaat Winter semakin kuat secara mental dan fisik, kekebalan tubuhnya juga ikut menguat sehingga mengalahkan penyakit itu sendiri.


Mata Avier melebar saat mendengar itu, senyumannya menjadi cerah dan terang.


"Benarkan dok? jadi apakah saya dan istri saya sudah bisa berencana memiliki anak?"


Avier berdebar-debar, dia ingin sekali memiliki anak namun dia masih menahannya karena tidak ingin membebani istrinya.


"Setelah mata beliau sembuh sepenuhnya, tentu saja bisa Tuan, kondisi Nyonya Winter saat ini sangatlah sehat sampai saya syok!" seru Dokter Florence membuat Avier bersemangat sekali.


Tanpa aba-aba, Avier langsung beranjak ke ruangan pasien istrinya yang sudah usai melakukan operasi matanya.


"Sayang ..." Avier terdengar ngos-ngosan, dan dia segera datang memeluk istrinya.


"Sayang, kenapa kau kedengarannya lelah sekali? ada apa?" tanya Winter masih belum bisa melihat.


"Aku tidak lelah sayang, aku hanya senang sekali ... kau tahu jika untuk sekarang kau telah sembuh, kita sudah bisa berencana memiliki anak!"


"Aku senang sekali," seru Avier memeluk istrinya erat sekali.


Masa-masa operasi Winter ini sangatlah berat bagi Avier, sampai Avier tidak bisa tidur dan pulang dari perusahaan dengan sangat cepat.


Namun ketika tahu istrinya baik-baik saja, membuat Avier lega sekali dan hatinya menjadi ringan.


"Benarkan? aku senang sekali ... aku tidak sabar memiliki anak!" seru Winter terlalu bersemangat.


"I ... iya aku juga tidak sabar memiliki anak, aku harus mengambil cuti dari perusahaan, Sai akan mengambil alih, di masa penyembuhan mata mu ini aku harus merawat mu secara pribadi!"


"Sekalian melakukan pembibitan!" seru Avier membuat Winter terkejut syok.


Pipinya memerah dan dia sama sekali tidak mengerti, menahan suaminya bisa berbicara sangat nakal di saat-saat seperti ini.


.


.


.


.


Tamat.


Author : Maaf ya guys jika masih kurang maksimal 😭 jika banyak kekurangan maafkan author juga, author sudah berusaha dengan sangat keras memberikan cerita tanpa pelakor tetapi mengedepankan konflik perasaan, batin dan ikatan yang kuat dari cinta itu sendiri.


semoga kalian suka ya 🥺


Sampai jumpa di cerita selanjutnya, dan untuk sekarang akan lanjut update di novel terbaruku.


Judulnya : Istri Pelampiasan Hasrat Tuan Muda


Jangan lupa mampir dan klik favorit ya ❤️