
Episode 69 : Asher Goldwil dan kekuasaannya.
***
Red terdiam sesaat, dia ingin menghabisi Dave sekarang juga, mengingat bagaimana dulu Ayah Red sangat mempercayai Dave tetapi nyatanya berkhianat karena uang dan kekuasaan.
Saat semua sudah terjadi, Dave menyesal dan kabur, berharap dosanya dihapus sang waktu namun pembalasan akan menemukan caranya menghabisi sang pendosa.
Walau Dave juga tidak secara langsung ikut dalam pembantaian, tetapi dia ikut andil menjebak ayah Red dan memalsukan beberapa dokumen asli atas kekayaan Goldwil yang seharusnya menjadi milik Avier.
Anak yang dikira telah dibunuh tetapi telah disembunyikan oleh Wilson Benson dahulu.
"AAAAAAAAAAAAAAAAA!"
"KENAPA KAU MENGKHIANATI AYAHKU! KENAPA! KENAPA!"
"AKU INGIN MENCABIK MU, MENGHABISI MU! AYAHKU SANGAT MEMPERCAYAI MU!"
"SALAH APA AYAHKU KEPADA KALIAN? HANYA KARENA DIA MEMILIKI KEKUASAAN KALIAN SEMUA MERENGGUT NYA!"
"BAHKAN MATI TIDAKLAH PANTAS MENJADI HUKUMAN KALIAN! KALIAN HARUS MERASAKAN SESUATU YANG LEBIH MENGERIKAN DARI MATI!"
Red berteriak, tangannya bergetar hebat, dia meluapkan amarahnya dan tak bisa lagi menahan dirinya.
Melihat Dave membawa Red mengingat saat itu, saat salju pertama dimana keluarganya termasuk semua pelayan di rumahnya yang setia kepada Keluarga nya dibantai habis-habisan.
Hanya karena uang dan kekuasaan.
Dave hanya diam saja, dia tak bisa menjawab karena memang selama ini dia ingin mati karena rasa bersalahnya.
Dia benar-benar tak bisa membela diri dan hanya terdiam.
Setelah Red berteriak, matanya menjadi gelap, dia menjentikkan telunjuk jarinya untuk menggesek peluru senjata.
Lalu satu jentikan lagi maka Dave akan segera mati.
Sungguh nafsu untuk menghabisi Dave telah berada di ubun-ubun, namun Red segera memejamkan matanya, dia menahan dirinya dan nafasnya ia atur sedemikian rupa.
"Dave! aku harap di neraka nanti kau melihat Ayahku dan semua keluarga ku di surga, ketika itu aku ingin kau meminta ampun secara langsung kepada Ayahku ... tetapi itu nanti setelah kau menunjukkan letak bukti itu!"
"Hanya itu cara agar aku bisa mengampuni putri dan cucu mu!"
Seru Red langsung pergi begitu saja walah Dave langsung bersimpuh mengucapkan terimakasih.
Dia menangis histeris, dia merasa kematian memang akan menjadi hadiah untuknya, tetapi dia ingin mati oleh tangan Red bukan tangan sang pengkhianatan yang merupakan dalang dari semuanya.
Karena orang mengerikan itulah mengapa Dave sampai kabur dan menyembunyikan identitasnya dan putrinya.
*Ctak*
Red membuka pintu dan segera disambut oleh anggota Red.
"Bos ..." seru mereka menundukkan kepalanya.
"Tahan Dave dan bawa dia dengan kita besok malam, buktinya tidak ada disini ..." perintah Red dengan aura yang sudah begitu suram dan gelap.
Matanya menunjukkan kekelaman dan begitu tajam sampai membuat orang yang melihat akan ketakutan.
"Baik Bos ..." seru para anggota Red segera mengamankan Dave dengan sangat rapih.
Agar tak ada yang tahu jika Dave menghilang, dan musuh juga tidak akan tahu jika Dave telah ditemukan.
Semua rencana Red akan meledak sebentar lagi, hanya dalam satu tindakan rencana yang disusun bertahun-tahun akan menghabisi para pendosa.
.
.
Disaat yang bersamaan,
Asher Goldwil, lelaki yang berusia setengah abad lebih, tengah mengurus pembantaian Gerald Ortega, seorang pemimpin jujur yang sepertinya akan menjadi sebuah kerikil untuknya di masa depan.
Asher setuju dengan semua anggotanya, jika Gerald Ortega harus segera disingkirkan.
Di dunia politik, tidak boleh ada kejujuran dan keadilan, karena begitulah dunia nya bekerja, di dunia politik sama seperti hutan rimba, siapa yang kuat dia yang berkuasa dan membuat peraturan untuk semuanya.
Dan Asher Goldwil adalah pemimpinnya sekarang, dia akan menghabisi semua orang yang memiliki pemikiran berbeda dengannya.
.
.
.
.