
Episode 103 : Sebelum misi dimulai.
***
Di kapal pesiar,
Baik pihak Roshfil yang merupakan tuan rumah yang mengundang pihak Goldwil tentunya juga mengundang banyak investor dan beberapa pebisnis kelas atas untuk memamerkan hubungannya dengan keluarga Goldwil yang terkenal begitu agung dan tak akan bisa diruntuhkan kekuasaannya.
Termasuk Carl Davidson, nama samaran Avier di dunia bisnis nya.
Avier menggunakan nama Carl Davidson yang merupakan pemuda misterius yang dikenal taktik bisnis yang membabi-buta.
Menggunakan segala cara untuk mencapai puncak, banyak kabar beredar mengatakan jika Carl Davidson akan menjadi penguasa suatu saat nanti.
Semua orang tidak tahu saja jika Carl Davidson adalah memang seorang pewaris dari penguasa ialah keluarga Goldwil yang agung.
.
.
Semua orang telah tiba di kapal pesiar menggunakan yatch masing-masing, mereka disambut dengan kemewahan juga keamanan yang ketat.
Avier yang menggunakan nama Carl sekarang ini akan melawati sebuah scan keamanan ketat sebelum memasuki ruangan aula kapal pesiar mewah itu.
*Tubuh Avier tengah di scan*
Dengan wajah yang tenang dan berwibawa, Avier melakukan scan itu dengan baik, walaupun sebenarnya ada senjata kecil dan alat komunikasi kecil di dalam mantel jas nya.
Senjata kecil dan melumpuhkan itu merupakan hasil dari percobaan Kevin, yang diwajibkan menemukan sebuah komponen senjata untuk bisa melewati scan keamanan.
Juga sebuah senyawa yang bisa melumpuhkan lawan dalam sekejap.
Ketika Avier memasuki aula kapal pesiar dimana pertemuan dilakukan, Avier segera disambut dengan sebuah patung emas yang besar dimana patung itu adalah patung persahabatan antara Goldwil dan Roshfil.
'Cih! berlebihan dan membuat muak!'
Geram Avier dalam hatinya, namun dia tetap terlihat profesional dan berwibawa.
Avier sadar jika banyak mata secara rahasia telah tertuju kepadanya.
*Kevin dan para anggota Avier yang menyamar menjadi pelayan segera memberikan kode kepada Bosnya jika semua keadaan telah aman*
Avier menganggukkan kepalanya sedikit agar semua anggota nya itu kembali ke tempat semula dan melakukan sandiwara mereka dengan maksimal.
"Bukankah itu Carl Davidson, anak muda yang angkuh dan mengerikan dalam dunia bisnis!"
Bisik yang lain memberikan pendapat mereka mengenai Carl Davidson yang tiba-tiba saja hadir di tempat ini.
"Bos ... semua gambaran di dalam aula sudah aku temukan, di seluruh penjuru ada penembak jitu ... di sisi para pengusaha itu juga banyak pengawal yang mematikan ..."
"Untuk pihak Asher Goldwil ..."
Sebelum Sai memberikan laporannya yang memberikan laporan dari Yatch pribadi Avier di sisi Utara kapal pesiar.
Tangan Avier segera mencengkeram kuat sekali ketika mendengar nama Asher Goldwil, lelaki yang dulu sangat dekat dengannya.
Lelaki yang dahulu ia anggap sebagai ayah keduanya, karena Asher Goldwil adalah adik dari Ayahnya sendiri.
"Untuk Asher Goldwil, dia telah datang bersama anak buahnya ... kami hanya tinggal menunggu perintah dari Bos ..."
"Karena Gerald Ortega dan Wilson Benson juga telah siap di posisi mereka masing-masing ..."
Seru Sai merincikan rencana dan posisi mereka.
Entah apa misi Avier, akan tetapi misi ini memang melibatkan Gerald Ortega dan Wilson Benson, dimana saat lalu yang ditemui
oleh Wilson Benson secara rahasia bersama Sai ternyata adalah Gerald Ortega.
Seorang lelaki jujur yang memang memiliki koneksi dengan Wilson Benson.
.
.
.
.
Author : Guys aku mau nanya, konflik di novel ini sebenarnya sederhana dan sedikit, karena hanya mengambil suasana genting saat-saat dimana Avier membalaskan dendam, dimulai dari bertemu dengan Winter di episode 1.
Nah, aku belum pernah mencoba membuat novel yang sampai ke anak-anak para pemeran utama ku, karena aku merasa tidak memiliki kualifikasi dan kemampuan dalam membuat nya.
Menurut kalian, jika konflik nya selesai apakah bagus jika aku buat novel anak-anak mereka, atau tamat saat konflik berakhir seperti biasa? 🥺
Tolong berikan aku saran, novel ini juga tidak terlalu mendapatkan perhatian sih dari Noveltoon, mungkin karena kurang bagus juga 😂
Jadi ditunggu pendapat kalian ya ðŸ¤