
Roda kehidupan terus berputar, waktu terus berjalan dan hari terus berganti
Seusai pesta bulan lalu, bulan ini adalah bulan, dimana Mizumi memulai awal yang baru
Bulan dimana musim semi
tiba di Inggris
Mizumi masih berada di kasur nya, ia di sambut oleh cahaya mentari pagi dan nyanyian burung burung dari luar kamar nya
Angin musim semi bertiup lembut menerpa wajah Mizumi, angin itu membawa berbagai aroma bunga dan kehangatan
"Hoamm~" *Mizumi meregangkan tangan nya*
Ia menyambut musim semi dengan bermalas malasan
Tapi sikap buruk nya itu tidak bertahan lama, ketika ada seseorang yang terdengar mendekat ke kamarnya, ia buru buru bangun dan berakting seolah-olah ia sedang melakukan senam
#Tok tok tok
"Erisa, boleh aku masuk" ucap kakak nya, Edward
"Em, iya...masuk saja" sahut Mizumi
Edward langsung masuk setelah mendapat izin dari Mizumi, ia nampak ingin menanyakan sesuatu
"Ada apa kak?" Tanggap Mizumi yang melihat ekspresi Edward
"Ada apa, ada apa, dengar ya, besok kau sudah mulai kuliah lagi, kakak harap kau sudah mempersiapkan semuanya!"
Mendengar ucapan Edward, Mizumi langsung ingat bahwa ia belum mempersiapkan apa apa untuk kuliah besok
Aduh gawat!
aku harus mempersiapkan semua hari ini
Mizumi memasang wajah panik nya, wajahnya itu membuat Edward meringis nakal
"Hayolo...aku tau kau belum mempersiapkan apa apa, nanti kalau kau sudah membuat kesalahan saat pertama masuk kuliah di musim semi, bisa di hukum berat..." Goda Edward jahil
"Ah tidak mungkin, kakak ingin membodohi ku ya, oh tidak semudah itu" sahut Mizumi bersikap tenang, padahal di dalam hatinya ia sangat panik dan gelisah
"Ya sudah kalau kau tidak percaya"
Edward berjalan keluar kamar Mizumi dengan santai
Bweee π memang tak percaya
(Batin Mizumi mengejek Edward dari belakang)
12 menit kemudian
Mizumi selesai merias diri, ia nampak rapi dan siap untuk pergi keluar, tepatnya untuk menikmati musim semi
Wah udara yang begitu hangat....
Mizumi merentangkan tangan nya sembari merasakan sinar matahari yang menyentuh kulitnya
Huff, musim semi membuat suasana hatinya menjadi berbunga, meskipun ia masih ingin menikmati musim semi dengan tenang
Mizumi harus melupakan sensasi itu dan segera mempersiapkan kebutuhan nya
Brukk
"Au!!" Bokongku...
Mizumi beranjak kemudian mengusap pakaian nya
"Oh maafkan aku, apa kau baik baik saja, perlukah aku membawa mu ke dokter untuk di periksa?" Kata orang yang menabrak Mizumi
Ia memperlihatkan kekhawatiran nya, Mizumi hanya menatap orang itu sambil terus mengusap pakaiannya
Lebay banget, orang cuma jatuh di doang harus di bawa ke dokter...
Tapi aku bersyukur orang ini ingin memperhatikan ku...
Walaupun kesal, Mizumi punya hati yang sangat baik, ia berusaha sabar dan tidak marah pada orang yang menabrak nya
"Iya, aku tidak apa" sahut Mizumi singkat, kemudian melangkah pergi meninggalkan orang itu
"Tunggu kau mau kemana, mari berkenalan dulu, Nama ku Victor... Victor Andera" Ucap nya sambil tersenyum ke arah Mizumi dan mata yang penuh maksud
Ternyata orang yang menabrak Mizumi adalah Victor, Apa mungkin pertemuan mereka kali ini sudah di rencanakan oleh Victor?? (Tinggalkan komen ya π)
Victor....
Nama itu..terasa familiar di telinga ku..
"Apa kita pernah bertemu sebelumnya?" Tanya Mizumi penasaran
Dengan wajah polosnya Victor diam seolah olah sedang kebingungan
"Entahlah, aku tidak tau, siapa nama mu, aku sudah memperkenalkan diri ku" sahut Victor
Mizumi mengulurkan tangannya
"Aku Erisa, salam kenal ya"
"Oh Erisa, maaf aku sudah menabrak mu, sebagai gantinya bagaimana kalau aku menemani mu, kau mau kemana?"
Mendengar ucapan Victor yang ingin menemani nya, Mizumi merasa tidak enak hati dan menolak tawaran nya
"Tidak usah, aku bisa pergi sendiri, makasih ya"
Setelah berkata demikian, Mizumi buru buru pergi dari hadapan Victor
"Gadis yang menarik" Kata Victor sambil melihat Mizumi meninggalkan nya
"Bos" Panggil Youyou
"Hm..."
"Kenapa bos berakting seperti tadi, kenapa tidak tunjukkan saja sifat asli bos yang dingin itu? Apa bos takut Nona Erisa menjauhi bos? Buat apa bos berpura pura?" Ucap Youyou
ucapan Youyou di nilai sangat jujur
Membuat Victor menjadi muram
"Cih, dasar anak buah kurang kerjaan, ucapan mu itu sungguh menyakitkan, tapi sudahlah, cepat atau lambat dia pasti akan tau bagaimana sikap ku" sahut Victor
Ya, itu benar, cepat atau lambat Erisa pasti akan tau bagaimana diriku yang asli, seharusnya aku tidak perlu berpura pura seperti ini...
Baiklah kalau begitu, aku tidak akan berpura pura lagi, sampai jumpa di pertemuan berikutnya, Erisa....