
Alexander menyisihkan sayur yang sudah di cincang lembut kemudian berdiri di belakang Mizumi
bush!!
aduh Alexander apaan si
mepet banget
gerutu Mizumi di dalam hati, wajah nya pun mulai merona
dengan jarak yang sedekat ini, aku bisa mencium aroma mint dari tubuh Alexander, harum sekali
Alexander memegang tangan Mizumi
"Eng..."
"tenang lah jangan gugup, dengar dan perhatikan baik baik" ucap Alexander di samping telinga Mizumi
Mizumi tidak berani berkutik
erg... kenapa posisi nya begini sih °v°"
"pertama kau buat lingkaran dengan adonan ini lalu masukan isinya, kemudian lipat menjadi dua,
sebelum tahap finishing, olesi dulu sisi sisi adonan agar tidak terlalu lengket, kemudian tahap akhir bentuk lipatan gelombang nya" ucap Alexander menjelaskan
"uh... susah juga ya" keluh Mizumi sedikit gugup
"kau akan terbiasa, teruslah berusaha" ucap Alexander menyemangati
beberapa menit di lalui oleh keduanya dengan posisi yang masih sama, Mizumi merasakan hembusan nafas Alexander yang mengenai telinga, pipi dan leher nya
uh kapan posisi ini akan berakhir >_<
geli sekali !
"ok sudah selesai! ayo kita Istirahat di ruang tamu sampai Gyoza ini matang" ucap Alexander sembari melangkah mundur dan melepas celemek, Mizumi menghela nafas lega
"Alexander, aku ingin berjalan di pekarangan rumah mu" ucap Mizumi mengibaskan tangannya
apa Erisa kepanasan?
tapi di sini sudah ada AC yang menyejukkan ruangan
atau dia mencari alasan agar bisa pergi dari ku?
"untuk apa ?" tanggap Alexander telat
"mencari udara segar, ada yang ingin aku pikirkan sendirian" kata Mizumi memberikan alasan
"ya sudah kalau begitu"
Mizumi tersenyum manis dan berjalan keluar, tapi tidak secepat itu untuk pergi dari pengawasan Alexander
sesaat setelah Mizumi keluar, Alexander memerintahkan dua bodyguard untuk menjaga dan mengawasi Mizumi
akhirnya aku bisa lepas dari pengawasan bocah menyebalkan itu \=>\=
gumam Mizumi merasa puas
suara itu, apa ada yang mengikuti ku?
Mizumi melihat kebelakang dengan cepat, ada dua bodyguard yang tidak sempat sembunyi dari penglihatan Mizumi
dengan wajah canggung dan senyum terpaksa ke arah bodyguard itu, Mizumi bergumam di dalam hati
seharusnya aku tidak senang secepat ini °v°"
Alexander pasti tidak mau membiarkan aku pergi tanpa pengawasan nya
Hah merepotkan
Mizumi berhenti dan menatap pohon besar yang ada di hadapan nya
pohon ini terasa sangat Familiar
aku merasa sudah pernah datang kesini sebelumnya
tapi sayang....
aku lupa ingatan U_U
banyak kenangan yang pastinya ku lupakan, baik itu kenangan buruk maupun kenangan indah
Mizumi tidak mengetahui bahwa dari atas balkon, Alexander tengah memperhatikannya berdiri di hadapan pohon itu sambil tersenyum tipis
*Erisa.....sebelum keluarga kita bermusuhan, kau dulu adalah gadis yang di jodohkan untuk ku, pertama kali bertemu dengan mu, aku sudah suka padamu, kau benar benar tipe ku
tapi, setelah keberadaan keluarga Andera di ketahui oleh keluarga Febergland, mereka membatalkan perjodohan keluarga kita, dan keluarga mu menjodohkan mu dengan anak tunggal keluarga Andera itu*
cih rasanya aku ingin membunuh orang itu !!!
lamunan keduanya sirna setelah pelayan pribadi kediaman Alexander, Bibi Yoona
memberi tahu kalau Gyoza yang mereka masak sudah matang
keduanya segera menuju ruang makan dan bertemu kembali
"bagaimana udara di luar" tanya Alexander
"hehe, dingin lah ! namanya juga musim salju
pakai tanya lagi " sahut Mizumi jutek
"Aaa buka mulut mu sayang" ucap Alexander menyodorkan Gyoza
Mizumi yang tadinya memasang wajah marah berubah menjadi bingung
"apa sih !?, aku bisa makan sendiri" katanya
"iya aku tau, ku mohon biarkan aku menyuapi mu" kata Alexander memohon
"Aaaaaa" goda Alexander
dasar merepotkan -_-*
to be continue........