
setelah masuk ke dalam ruangan, Mizumi melepas mantel nya, begitu juga dengan Alexander, Mizumi memperhatikan setiap sudut kediaman Alexander
kediaman nya begitu sepi, nampak dingin, dan tidak ada tanda tanda keharmonisan keluarga
Mizumi melihat beberapa bodyguard berjaga di setiap ruangan
"apa yang kau lihat" tanya Alexander sembari memakai celemek
"Eng..puftt
Mizumi tertawa terpingkal pingkal, Alexander menatap nya dengan heran
"apa yang lucu?"
"bwahaha kenapa kau memakai celemek? kau mau masak ? pufft, penampilan mu sangat konyol jika seperti itu"
"aku memakai ini karena ingin memasak untuk mu"
"Eh ? apa kau yakin?"
"tentu saja, maukah kau memasak bersama ku?"
Mizumi terdiam, ia berpikir sejenak
"baiklah aku mau, apa yang akan kita buat?" ucap Mizumi setuju
"Gyoza isi sayur" jawab nya
setelah ku pikir pikir tidak ada salahnya belajar memasak menu yang tidak aku ketahui
Alexander pasti mau mengajari ku cara membuat Gyoza
"tapi bimbing aku untuk membuat nya ya !" pinta Mizumi mencoba bertingkah imut
"sure"
Alexander menyodorkan sebuah celemek pada Mizumi
"oh ya Al, kenapa tidak minta pada pelayan saja?" ucap Mizumi melempar kan pertanyaan lagi pada Alexander
" kau ini cerewat ya, aku suka masak sendiri, walaupun memasak adalah pekerjaan wanita, dan sangat memalukan bila pria yang melakukannya, tetap saja aku lebih suka memasak sendiri" ketus Alexander dengan wajah dingin nya
wajah mu yang seperti itu sangat menyeramkan -_-
"sebenarnya aku suka dengan prinsip mu, menurut ku yang seperti itu malah baik, dari pada hanya diam sambil bermalas malasan, di tambah pengangguran pula" tambah Mizumi menyetujui pendapat Alexander
Alexander nampak sibuk mengurus menu yang akan mereka santap
hei kau mendengar kan ku tidak 💢
kesal Mizumi di dalam hati
"jadi apa yang bisa ku lakukan untuk membantu mu?" ucap Mizumi
"aku serahkan urusan sayur nya pada mu ok?" ucap Alexander memberi amanah
"ok serahkan pada ku, ini pasti sangat mudah" tanggap Mizumi membanggakan diri
mereka berkerja di satu meja yang panjang dan saling berhadapan, Alexander sibuk dengan adonan nya, sedangkan Mizumi sibuk dengan sayur mayur nya
•
•
•
10 menit kemudian....
Alexander selesai dengan adonan nya, ia memeriksa kinerja Mizumi
"bagaimana sayur nya ??" kata Alexander menyelidik
"sudah! benar tidak seperti ini, di cincang halus agar mudah di padukan dengan adonannya?"
Alexander tersenyum lembut melihat Mizumi yang sudah berusaha yang terbaik
"iya sudah benar kok, sekarang perhatikan bagaimana cara aku membentuknya lalu tirukan lah " ucap Alexander memberi instruksi
Mizumi mengangguk mantap, ia memperhatikan dengan serius bagaimana Alexander membentuk Gyoza, selang beberapa menit, Mizumi meyakini bahwa ia sepenuhnya sudah bisa membentuk sebuah Gyoza
"kau sudah bisa?" tanya Alexander
"hm! aku bisa"
"kalau begitu coba buat satu buah dulu, aku ingin melihat nya " tantang Alexander
Mizumi dengan cepat mengiyakan perintah Alexander seakan akan ia sudah menjadi hebat dan piawai
"tada~ sudah jadi" ucap Mizumi tak sempat 20 detik
Alexander menatap Gyoza buatan Mizumi sembari menahan tawa
Gyoza buatan Mizumi lucu sekali
sungguh kucing kecil ku yang imut
"Sayang, coba lihat perbedaan nya" ucap Al, menunjuk ke beberapa Gyoza yang sudah jadi
Mizumi tidak segan membandingkan karya nya dengan karya milik Alexander
"apa !? kenapa bisa berbeda seperti ini, aku yakin sudah melakukan nya seperti yang kau contoh kan tadi kok" kaget Mizumi dengan bibir sedikit mengerucut
"kemarilah aku akan mengajari mu cara membuat bentuknya " ucap Al, mendekat pada Mizumi
to be continue.........