You Are My Life

You Are My Life
Episode 90:



Mizumi dan Cristo masuk ke sebuah toko suvenir


Di dalam toko itu ternyata ada banyak barang barang menarik


"Wah wah wah lihat lah sayang, benda benda imut ini!" seru Mizumi mengepal tangan nya, ia terlihat gemas dengan semua suvenir yang di pajang


"Kau mau lihat lihat dulu tidak, aku akan menunggu di sini" ucap Cristo pada Mizumi, ia nampak tidak tertarik dengan suvenir yang ada di toko itu


"ah kau ini, selalu saja tidak ada yang menarik bagi mu"


Cristo memalingkan wajah dan pura pura tidak mendengar ucapan Mizumi


menyebalkan sekali anak ini (〒﹏〒)


Mizumi berjalan melintasi rak demi rak untuk melihat lihat, ketika melewati satu rak penuh suvenir untuk bayi, Mizumi berhenti


Ditatapnya rak itu dengan penuh cinta dan harapan, kemudian Mizumi menggosok pelan perut nya


Hup!


Cristo memeluk Mizumi dari belakang, membuat Mizumi terkejut


"kau disini" ucap Mizumi lirih, nada bicara nya menjadi lemah lembut dan penuh kasih sayang


"aku tidak tahan menunggu mu, kenapa kau malah diam di sini?" kata Cristo sembari memendam wajah nya di sisi leher Mizumi


"Cris, lihatlah di depan kita, suvenir untuk bayi"


Mizumi menyentuh suvenir itu dengan lembut


"kau ingin anak sayang ?" tanya Cristo menanggapi kode dari Mizumi


"iya, itu sudah pasti, semua wanita pasti ingin menimang buah hatinya bukan, kadang aku sangat tidak sabar untuk lulus, dan secepatnya menikah dengan mu Cristo" sahut Mizumi penuh perasaan


Cristo tertegun sebentar


*Mizumi...


aku juga ingin sekali punya anak dari mu, tapi itu tidak mungkin, kau bukan milik ku sepenuhnya...


sampai kita putus suatu hari nanti, aku tidak akan melupakan mu, aku juga tidak akan memberikan tempat mu di hati ku pada wanita lain*...


"Cristo, kenapa kau diam saja" Mizumi mendongak kan kepalanya


"sayang, bukankah sudah ku bilang untuk tidak membahas soal ini sekarang, aku sangat mencintaimu, tapi kau bukan milik ku"


"maksudnya aku bukan milik mu apa!?, jelas jelas aku pacar mu?"


nah kan malah keceplosan ( ╹▽╹ )


"aku tadi salah bicara, tidak usah di pikirkan, soal pernikahan kita, jangan di bahas lagi, cepatlah memilih suvenir, aku menunggu mu di luar toko" ucap Cristo kemudian pergi meninggalkan Mizumi


apa maksudmu aku bukan milik mu Cristo?


apa kau menyembunyikan sesuatu dari ku ?


(batin Mizumi sembari melihat Cristo menjauh)





*beberapa menit kemudian*


"ayo kita pergi" ucap Mizumi keluar dengan banyak bawaan


"loh, kenapa malah membawa semua ini sendiri, sini serahkan pada ku sebagaian" kata Cristo perhatian


"makasih"


Cristo menatap Mizumi, tatapan itu segera di balas Mizumi dengan senyum polos nya


"kau tidak perlu berterimakasih pada ku" kata Cristo


kemudian keduanya berjalan di pinggiran kota dengan berdekatan, Mizumi melihat dari tadi Cristo ingin mengatakan sesuatu padanya, tapi selalu tidak jadi


"kau mau mengatakan sesuatu ya" kata Mizumi tepat sasaran


"Ek, iya "


"katakan saja, kenapa harus begitu gugup, sejak di toko tadi, sepertinya suasana hati mu berubah, apa karena aku ?" ucap Mizumi memasang raut wajah bersalah


"tidak, aku hanya ingin bilang, kalau suatu hari nanti, terjadi sesuatu pada kita berdua, percaya lah aku akan selalu ada untuk mu"


Swussh~


Mizumi memeluk Cristo dengan erat


"Cristo sayang ku, tanpa kau mengatakan itu pun, aku sudah tau" ucap nya


Cristo tersenyum tipis, entah kenapa hatinya terasa sakit



to be continue..........