
##Flashback....
"nenek lihatlah gambar ini" ucap Mizumi yang memegang buku majalah
ia berlari ke teras depan mendatangi nenek nya yang sedang mengerjakan sesuatu
"ada apa cantik"sahut nenek nya lembut
"ini nek, musim salju ! indahkan ?"ucap Mizumi menunjukkan gambar di buku majalah itu
"iya....sangat indah"
Mizumi duduk di samping nenek nya yang tengah mengikat sayuran
"nek, suatu saat nanti Zumi mau mengajak nenek dan kakek menikmati musim salju, nanti kita main ya nek!" kata Mizumi dengan senyum ceria nya
nenek hanya mengangguk
##Flashback off......
"nenek berbohong! nenek meninggalkan Zumi ! katanya mau main salju bersama Zumi, tapi apa !!?, nenek malah pergi duluan
jahat!!" Ucap Mizumi sendu, ia tak kuasa menahan air matanya
tok tok tok
suara ketukan pintu menganggetkan nya, dengan cepat ia hapus air mata yang membasahi pipinya dan membukakan pintu
"ada apa?" kata Mizumi membukakan pintu di sela dengan senyuman hangat
matanya yang sedikit membengkak tidak bisa menutupi kesedihan yang tengah ia alami tadi, sontak kepala pelayan memegang wajah Mizumi
"Anda menangis Nona ??" tanya kepala pelayan
"ti-tidak bi"
kepala pelayan menghela nafas
"Anda tidak perlu berbohong Nona, anda bisa katakan kesedihan anda pada bibi, jangan memendam nya sendirian" ucap kepala pelayan penuh kasih
"terimakasih bi, tapi apa yang hendak bibi sampaikan saat mengetuk pintu ku tadi ?"
"ah~ itu Nona, ada seorang lelaki yang menunggu Nona di depan Villa"
"kenapa tidak di suruh masuk, sedang turun salju di luar, pasti sangat dingin" kritik Mizumi segera turun dan menyambut lelaki itu
"silahkan masuk"sambut nya
namun ia sangat terkejut ketika mendongak kan kepalanya ke atas
Alexander...-_-
"hai" ucap Alexander canggung
"ada apa datang kemari?, masuk masuk"
"tidak mau, aku hanya ingin mengajak mu keluar "
"di musim salju begini, hem jangan harap -_-"
"musim salju sangat menyenangkan loh"
"ini masih salju biasa, aku maunya yang menumpuk agar bisa melempar bola salju"
"oh jadi kau benar benar tidak ingin keluar, ya sudahlah aku pulang dulu dada"
Alexander meninggalkan Villa Cristo dengan langkah pelan, ia terlihat kecewa, Mizumi yang melihat Alexander dari kejauhan merasa tidak tega
"Al!!, tunggu dulu" panggil Mizumi
Alexander berbalik arah
"aku berubah pikiran" lanjutnya
"maksudnya??" ucap Alexander pura pura tidak mengerti
"maksudnya aku ingin ikut dengan mu!!
jangan pura pura tidak tahu deh!!"
Alexander terkekeh geli melihat ekspresi kesal Mizumi
apapun ekspresi mu, entah kenapa selalu terlihat imut dan cocok untuk mu
batin Alexander sambil melangkah kembali ke Villa Cristo
"kau tunggu di sini dulu ya, aku akan mengganti pakaian ku" pinta Mizumi
sesaat setelah Mizumi masuk, seorang pelayan keluar untuk melakukan interogasi kepada Alexander
"hei tuan" ucap pelayan itu dengan gemetar
"kenapa ?" sahut Alexander dengan tatapan dingin
" kau siapa nya Nona muda ?"
"apa untungnya jika aku memberi tahu kepada mu"
"jawab saja tuan!! "
"dia Alexander , mahasiswa di universitas yang sama dengan ku " jawab Mizumi memotong pembicaraan pribadi antara pelayan dan Alexander
pelayan itu kaget dan hampir terpeleset
"maaf atas kelancangan saya bertanya seperti itu"
"tidak masalah"
pelayan itu masuk ke Villa, ia merasa bahwa kelancangan yang ia buat akan berakibat buruk, maka dari itu ia mempersiapkan diri apabila secara mendadak ia mendapat surat pemecatan
Mizumi dan Alexander berjalan di pinggiran kota, tidak henti angin musim dingin berhembus pelan
"sangat dingin ya" kata Mizumi meniup niup tangan nya
"tapi lihat sisi baik dari musim ini"
Mizumi mengangkat pandangan wajah nya
to be continue.........