
Disti Arianti Zafiah gadis cantik bermata coklat berkulit putih serta rambut hitam Curly hanging nya mampu membuat pria manapun tertarik padanya. tubuhnya yang mungil hanya memiliki tinggi 155 cm dan berat badan 45 kg menambah kesan imut di wajahnya. usianya kini 20 tahun dan dia salah satu mahasiswa di kampus X semester 4. Mempunyai sifat Dingin Bahkan terkenal tertutup dan hobi menyendiri membuatnya tak memiliki satu teman pun. Ya,, dia adalah Disti yang kehilangan orang tuanya akibat kecelakaan.
Dia hidup sebatang kara membuatnya harus tangguh dan tak mudah menyerah. baginya hidupnya hanya untuk bekerja untuk bisa bertahan hidup. tak pernah mengenal cinta selain cinta dari kedua orang tuanya.
π¦π¦π¦π¦
Dirga Bayu Abimanyu seorang pria tampan dengan seribu kharisma di mata perempuan yang memandang. salah satu jelmaan malaikat yang dipuji oleh setiap wanita. memiliki tinggi 180 cm dengan berat badan 65 kg. seorang Presdir dan pemilik perusahaan. pengusaha muda penerus keluarga yang berusia 27 tahun, pekerja keras bersifat dingin serta di juluki pria bertangan dingin di dunia bisnis. baginya melenyapkan sebuah perusahaan sangatlah mudah, namun tidak dengan urusan CINTA yang tak memiliki pengalaman sama sekali. menjalin hubungan dengan seorang wanita hanya sebatas memberikan apa yang dia butuh tapi tidak untuk waktunya, bahkan dia jauh dari kata romantis. menjadi putra satu-satunya dalam keluarga membuatnya mengemban tanggung jawab besar dan kini dia harus di hadapkan pada pilihan pekerjaan atau cinta.
Dia harus kehilangan kekasihnya hanya karena tak memiliki waktu untuk berkencan dan tidak pernah melakukan hal romantis. terpuruk sudah pasti tapi dia tak pernah di ajarkan untuk terpuruk terlalu jauh. baginya perempuan akan datang ketika dia memiliki segalanya, bukankah dia memiliki segalanya tinggal menunggu waktu saja pikirnya.
Setiap usaha selalu mendapatkan hasil, setiap pertemuan akan mendapatkan jawaban. begitu juga dengan cinta, dia akan hadir di waktu yang tepat.
π¦π¦π¦π¦
Fathian Zaif Ezar pria yang menyandang julukan playboy, namun pada nyatanya hatinya tak dapat di sentuh. suka Gonta ganti wanita karena menurutnya tak ada yang mampu menenangkan hatinya. putra ke dua dari Fabian Ezar dan Lioni Galuh Ezar dan memiliki seorang kakak bernama Alfaqi Rayga Ezar. memiliki sikap dingin pada semua orang tapi tidak dengan sahabat-sahabatnya. mahasiswa semester terakhir yang sedang sibuk dengan skripsi, namun juga masih fokus dengan usaha restorannya. satu kampus dengan Disti dan bos dari Disti.
Pria dengan tinggi 179 cm dan berat 65 kg memiliki kulit putih yang mampu memikat setiap wanita yang dia temui tak terkecuali di kampusnya. usianya kini menginjak 23 tahun dan hampir setiap Minggu dia mengganti pasangannya.
Pria dingin yang satu ini lebih membuka diri pada lingkungannya banyak berinteraksi namun hanya sepatah dua kata yang terlontar.
*pertemuan yang terjadi bukan karena ketidaksengajaan namun memang sebuah takdir kehidupan.
π¦π¦π¦π¦*
Pagi itu semua sedang sibuk dengan aktifitasnya termasuk dengan Disti yang melewatkan sarapannya karena sudah terlambat untuk pergi ke kampus. ada kuliah pagi yang harus dia ikuti namun tubuhnya yang lelah membuatnya bangun kesiangan.
"Ahhhh,,," desahnya saat sudah tiba di depan kelas. dengan nafas yang masih memburu dan keringat yang masih setia di kening membuatnya hanya bisa mendumel sendiri.
Dia masuk ke kelas dan beberapa menit kemudian dosen pun hadir memulai mata kuliah pada pagi itu.
ππππ
"Thian loe mau jalan sama yang mana Minggu ini,,?" ucap Bisma yang sedang meminum jus orangenya.
"Entahlah,," jawabnya singkat.
"Sampai kapan loe ganti cewek terus. gak ada yang bisa buat loe betah iya? apa sih kurangnya mereka. cantik, tinggi, putih dan kaya sudah pasti, apa lagi yang kurang?" tanya Zoni salah satu sahabat Fathian.
"Nyaman, hanya itu yang gue cari."sungguh pria yang satu ini tidak banyak mengeluarkan kata-kata jika menyangkut wanita.
"Ahhh terserah loe dah.. gue harap loe bisa jadi bucin suatu hari nanti." ucap Bisma sambil membayangkan wajah sahabatnya yang satu itu jika jadi bucin.
"Jangan tersenyum gue masih normal" ucap Thian melihat sahabatnya yang tersenyum padanya.
"Idihhh,,, gue juga normal kali!!! " jawab Bisma lagi.
"Udah,,, Thian loe mau kemana habis ini,, kan loe udah selesai bimbingannya?" tanya Zoni melerai kedua sahabatnya.
"Restoran mungkin!" sambil mengotak Atik handphonenya. melihat laporan dari karyawannya.
"Kita ikut iya sekalian kita nongkrong di sana, udah lama kan kita gak nongkrong.!" sahut Bisma dengan antusias dan di balas anggukan oleh Fathian.
ππππ
sekian dulu!!! like dan komennya di tunggu.