
"cinta tidak akan bisa membuat ku berubah, kau hanya omong kosong!" ucap Victor menanggapi ucapan Alexander
"lebih baik kau lanjut cerita saja" lanjutnya
Emosi dari Alexander semakin tinggi dan bertambah, tapi ia menahan nya agar tidak terjadi sesuatu yang tidak di inginkan
"Tsk! aku selalu melihat sikap mu ketika bersama Erisa, kau dingin padanya, kau tidak menghiraukan nya, bahkan saat hari ulang tahun mu, kau memojokkan nya!!
dia memberi mu boneka kesayangan nya, APA KAU TIDAK INGAT!!
dia berharap bisa berteman baik dengan mu!
kau ingat di sekolah, kau, Andy, Cristo, dan aku bermain bersama Erisa, tapi sayang....
kau tidak pernah merasakan kesenangan itu, karena EGO MU YANG TERLALU TINGGI!! *tersenyum licik*
(Victor tertegun ia pernah dekat dengan jodohnya, ia sudah tidak mengingat masa kecilnya )
Alexander berjalan selangkah lebih dekat dengan Victor
"Aku memaafkan sikap dingin mu pada Erisa, karena dulu..
kau dan aku pernah berusaha menyelamatkan nya dari sebuah rencana penculikan, di tragedi itu aku terluka parah dan tidak tau lagi apa yang terjadi pada kalian berdua
para penculik itu membawa senjata api, dan menembak di dada dan pinggang bawah ku, meskipun kesempatan hidup saat itu hanya 10%, aku masih bisa hidup dan selamat sampai sekarang akibat baik nya pengobatan"
"aku sudah selesai dengan cerita ku, aku ingin bertanya pada mu, aku memohon pada mu agar menjawab nya dengan jujur" ucap Alexander selesai bercerita
Victor memandang nya dengan wajah meremehkan
"kau mau tanya apa, tanya saja " ucap nya
"apa yang terjadi setelah aku tidak ada di sisi kalian lagi, tepatnya setelah aku terluka parah? " *menatap dalam*
"mana ku tahu? aku sudah tidak ingat" sahut Victor tak berdosa
"percuma bicara dengan mu, aku akan pulang, kurasa urusan ku di sini sudah selesai" kata Alexander melangkah pergi
"Tunggu !!" ucap Victor menghentikan langkah Alexander
"bagaimana rupa Erisa sekarang?"
Alexander tidak menjawab Victor dan pergi keluar dari kediaman Andera, sesaat setelah ia pergi, Victor mendapat kiriman Foto dari Alexander, dan sisipan kata
"Itu Erisa, orang yang di jodohkan untuk mu, ku harap kau bisa menjaga nya, suatu saat nanti"
Victor menatap foto itu dengan dingin, mendadak jantungnya berdegup kencang (dug dug dug dug dug)
sepertinya kesehatan ku memburuk akhir akhir ini (batin nya tak mengerti perubahan perasaan yang ia rasakan)
Victor mencoba mengingat kenangan masa kecil yang ia lupakan, sebuah ingatan muncul di pikiran nya
#Flashback......
kembali pada masa kecil Victor dimana ia selalu bersikap dingin kepada siapa saja, saat itu terlihat ia sedang duduk di bawah pohon yang rindang sambil membaca buku
di samping nya duduk seorang gadis yang imut, dan terlihat tidak bisa diam itu adalah Erisa Febergland..(Mizumi)
Swussh~
"angin di sini lumayan kencang juga ya Victor" ucap nya sembari mengayunkan kaki nya
Victor tetap fokus membaca buku, ia tidak menghiraukan setiap perkataan ataupun pergerakan yang di lakukan Mizumi
"Victor, kemarin aku melihat acara musik, dan orang yang bernyanyi melipat tangannya seperti ini, lihat lihat" cerewat Mizumi agar Victor ingin bermain dengan nya
terlalu berisik
Victor pun sedikit melirik ke arah Mizumi, ia melihat senyum tulus, yang hangat khusus di berikan untuk nya
lirikan itu kini berubah menjadi tatapan dalam yang sendu, sekilas terlihat seperti sedang bersedih
to be continue......