
Ucapan dari Alexander membuat Victor sedikit kesal, namun karena Victor di kenal berdarah dingin, maka ekspresi nya selalu datar
sangat langka apabila ada seseorang yang melihat Victor berekspresi
malah sebagian orang yang melihatnya tersenyum merinding ngeri dan ketakutan
"wanita murahan kau bilang ? kau lihat wanita yang sedang memegang sapu di sana ? *menunjuk ke arah salah satu pelayan*
(Alexander mengikuti arah jari dari Victor)
dia adalah putri dari tuan tanah di daerah barat, bersedia menjadi pelayan ku, kau sebut dia wanita murahan ?" ucap Victor dengan wajah dingin nya
(Alexander memasang wajah masam)
"Huh? tak cukup ya, nah... kau lihat wanita yang menyambutmu di depan pintu, itu Lelya, anak dari direktur utama perusahaan Tiumy Old, bersedia di rendahkan hanya agar perusahaan ku ingin menjalin kerja sama dengan perusahaan ayah nya" kata Victor tanpa perasaan
"dasar picik!! " ucap Alexander menggertakkan gigi, ia mengepal tangan nya bersiap memberi kejutan di wajah Victor
Alexander mendekat perlahan
"sebenarnya kau mau apa!, gara gara kau! orang yang seharusnya di jodohkan untuk ku sekarang malah di jodohkan dengan mu!" ucap nya dengan penuh amarah
Victor tertawa terbahak bahak, membuat pelayan di sekitar nya merinding, sesaat muncullah hawa membunuh di sekitar nya
"aku bahkan sudah tidak ingat bagaimana wajah gadis yang di jodohkan untukku, seperti apa rupanya, aku sudah melupakan semua masa lalu ku, masa kecil ku dan semua yang di lewati oleh waktu
semua tidak berharga, sekarang yang paling berharga bagi ku adalah uang, uang dan tahta" ucap Victor menjelaskan apa yang ada di dalam hatinya
**Dasar manusia tidak punya hati!
picik, bengis ,selalu bermuka masam, licik, dan dingin seperti ini!
kenapa keluarga Febergland malah memilih dia untuk menjadi jodoh dari seorang gadis yang lemah lembut dan berhati malaikat seperti Erisa..
(batin Alexander menatap tajam Victor)
"Apa! sudah puas melihat nya" ucap Victor menganggetkan Alexander
"sebenarnya apa mau mu, apa kau menyuruh ku datang ke kediaman mu hanya untuk pamer kekuasaan" ketus nya
"tidak, aku ingin bertanya tentang wanita yang di jodohkan untuk ku itu, aku ingin kau menceritakan apakah aku pernah bertemu dengan nya atau tidak, aku ingin kau menunjukkan seperti apa dia sekarang"
Alexander berdiri kaku, ia ragu harus mengatakan nya atau tidak, tapi mau di katakan atau tidak pun, Victor akan mengetahui nya dengan cepat
"Kau orang yang bodoh karena tidak mengetahui malaikat hidup mu sendiri!" ucap Alexander dengan nada tinggi
"Tsk, berhenti meneriakki ku!, aku tau kau suka pada nya, cerita kan saja, tidak usah basa basi!"
"saat kau dan Erisa pertama kali di jodohkan, aku sudah tidak bertemu lagi dengan nya di kehidupan sehari-hari nya, kecuali sekolah, aku selalu kabur dari kediaman Alexander untuk mengintip kegiatan kalian....
"Dasar penguntit" potong Victor
"Diam kau !! dengarkan aku dulu!!..
kau masih tetap sama! dari kecil hingga dewasa kau selalu dingin, kepada siapapun kau selalu dingin!!
tapi aku yakin, cinta akan merubah sifat mu yang buruk itu
ketika kau tau ada yang lebih penting dari harta, aku adalah orang pertama yang akan menertawakan dan menyiksa mu" kata Alexander tersenyum licik
Victor hanya memandang nya dengan santai dan wajah datar, meminum wine dan kembali mendengar kan ocehan Alexander
to be continue..........