You Are My Life

You Are My Life
Episode 69:



Pemandangan yang begitu hangat dan ceria, walaupun sedang musim salju, banyak sepasang kekasih yang malah nampak menikmati nya dengan bahagia


Semuanya bahagia berjalan di atas jalanan bersalju seraya menggandeng tangan pasangan mereka masing masing, Mizumi menundukkan kepalanya dan mulai menggerutu lirih


This is not fair !!


(ini tidak adil !! )


harusnya musim dingin pertama ku, ku nikmati dengan Cristo, bukan dengan bocah menyebalkan ini 💢


"hari mulai gelap" ucap Alexander menatap ke langit


"lihat lah di langit Erisa!" lanjutnya


"apa itu ? indah nya..." tanggap Mizumi luluh


"anak kecil biasanya menyebut itu Aurora, pemandangan ini hanya bisa di lihat di musim salju"


"mungkin muncul akibat suhu yang turun"


"iya sayang kau benar"


sayang sayang -_-


"Al, aku ingin bertanya pada mu!" kata Mizumi berhenti melangkah


"tanya apa ??" sahut Alexander


"apa kau punya seseorang yang kau sukai?"


"kenapa kau tiba tiba bertanya seperti itu pada ku ?"


Pipi Mizumi seketika


menjadi merona


"habisnya kau bersamaku terus \=>\=


aku takut di marahi oleh kekasih mu,


lagi pula kalau ada gadis yang kau sukai, fokus saja pada nya \=>\=


dan berhenti mengganggu ku \=>\="


di ikuti oleh mu sangat menyebalkan tau!?


"iya kau benar" kata Alexander menatap Mizumi


"benar soal yang mana ??( jangan menatapku seperti itu )"


"Benar tentang ada gadis yang ku sukai, dan aku harus fokus padanya"


Mizumi berjalan beberapa langkah dan berjongkok sejenak, ia memetik bunga liar yang masih tumbuh di pinggir kota dan menyerahkannya pada Alexander


"untuk apa ??" ucap Alexander heran


"ini !!, kau berikan bunga ini pada gadis yang kau sukai itu " jawab Mizumi sembari menyodorkan setangkai bunga yang baru saja ia petik


"tapi Erisa.., gadis itu..."


"tidak ada tapi tapi !!, sudah sana kejar gadis itu !!, musim salju begini pasti banyak yang ingin mengajak nya berjalan di pinggiran kota!" ucap Mizumi memotong kalimat Alexander


Mizumi mendorong Alexander dari belakang, ia berharap Alexander akan bahagia bersama gadis yang ia suka itu


Alexander menghadap ke belakang, tepat di mana Mizumi sedang berdiri


"apa yang kau lihat ??, sudah sana kejar dia !!" teriak Mizumi sambil melambaikan tangan


Perlahan Alexander berjalan pergi meninggalkan Mizumi, kemudian menghilang dalam sekejap


Mizumi yang tadinya mengangkat tinggi tangan nya dan melambai


perlahan turun dan memendam nya di dadanya


Ekspresi yang ia keluarkan saat itu membuat orang yang melihat nya merasa iba, Mizumi tersenyum tapi meneteskan air mata


kenapa Mizumi ??


kenapa kau menangis ??


bodoh !! hentikan air mata mu ini,


dia akan pergi dan bahagia, kau tidak perlu sedih bukan kau gadis yang ia sukai itu


Mizumi merasa tidak bertenaga dan lumpuh di bawah sinar lampu jalan, namun sesuatu yang tidak terduga terjadi


setangkai bunga yang ia petik itu kini ada di depan nya, seseorang memberikan itu padanya, rasa tidak percaya nya membuat ia ingin melihat siapa orang itu


"dasar bodoh, gadis yang ku sukai itu adalah kau"


"lihatlah dirimu sekarang, menangis dan nampak menyedihkan, tapi aku akan tetap suka pada mu, seperti apapun rupa mu" ucap Alexander seraya tersenyum lembut pada Mizumi


"Hwaaaa!!! dasar menyebalkan, aku pikir kau meninggalkan ku"


Mizumi menyapu air matanya


"mana mungkin aku tega meninggalkan anak kucing ku ini, di sini sendirian demi gadis lain, ayo kita pulang"


"hmm" sahut Mizumi setuju


to be continue.......