
Tapi apa yang di katakan oleh Tuan Lou mengagetkan seisi ruangan
"baiklah, ambil saja cuti, kau mau berapa hari, 7 hari, 14 hari, 21 hari, atau 30 hari" tawar Tuan Lou yang semakin membanyak
Ekspresi Tuan Lou juga berubah dalam sedetik, kini wajah nya tersenyum dan nampak puas, para aktor dan artis yang mendengar Tuan Lou begitu ramah pada Cristo mulai berbisik
"lihatlah, aktris baru itu berhasil mengambil hati Tuan Lou" bisik salah satu artis papan atas yang baru naik daun beberapa tahun silam
"hem, aku juga heran kenapa bisa begitu" tanggap artis di sebelah nya
pandangan dingin dari artis artis lain membuat bulu kuduk Cristo berdiri
firasat buruk apa ini -_-"
"jadi Cristo, kau mau mengambil cuti berapa hari ?" ucap Tuan Lou berhenti dengan tawaran nya
"cukup enam hari saja, aku akan berangkat besok, hari ini mau lanjut syuting saja, terimakasih atas izin nya Tuan" kata Cristo sangat bersyukur
Tuan Lou mengangguk dan tersenyum, dia kembali ke ruangan nya setelah keadaan menjadi stabil, itulah Tuan Lou produser yang sangat bijaksana
"Cristo kau yakin, tidak apa bila honor mu di potong?" tanya Elia, asisten dari Raeka
"tidak apa, aku tidak terlalu memerlukan honor itu" jawab nya dengan ringan
"cih !! kau sombong sekali !" sergah Mona, si artis papan atas yang baru naik daun beberapa tahun silam
Cristo menatap nya sekilas dan mengabaikan nya
anak ini !
menyebalkan sekali
(gumam Mona dengan wajah marah nya)
keesokan hari nya
Cristo datang ke ruang Tuan Lou untuk melapor, terlihat ia sudah memakai pakaian rapi, membawa dua koper dan siap untuk segera pulang
klek !
suara pintu ruangan yang terbuka, tentu saja di buka oleh seseorang, siapa lagi kalau bukan Tuan Lou
"Cris, katanya kau mau cuti, kenapa masih ada di sini ?" tanya Tuan Lou sedikit heran
"saya hanya ingin memberikan surat izin ini, dan melapor kalau saya akan mengambil cuti pribadi, sesuai keinginan saya sendiri tanpa ada provokatif" jawab Cristo
Tuan Lou menerima surat itu dan menepuk pundak Cristo
Tanpa berlama lama lagi, Cristo langsung keluar ruangan dan menggapai ponsel nya
Mizumi tunggu aku !
aku akan segera datang untuk mu
•
•
•
Di Villa Cristo..
Mizumi terlihat enggan meninggalkan kasur nya, cuaca yang dingin membuat nya tidur nyenyak, sementara pelayan yang bertugas hanya tersenyum melihat Nona mudanya masih tertidur
sampai datang lah kepala pelayan yang dengan sigap membangun sang putri tidur
"Nona bangun, ini sudah jam 09.00 apa Nona tidak kuliah ?" tanya kepala pelayan sambil menggoyangkan tubuh Mizumi
"huhu, Zumi masih ngantuk bi, tolong ambilkan ponsel Mizumi saja deh " rengek Mizumi sambil menggeliat
kepala pelayan hanya mendesah dan menuruti perintah Nona muda nya
"ini" kata kepala pelayan sembari menyodorkan
Mizumi yang belum sepenuhnya hidup mencari kontak teman nya untuk memberi tahu sesuatu
"Hallo Erisa" kata orang yang di telpon Mizumi saat itu
"hm Allo juga, Fara aku nitip absen ya bye " Mizumi langsung mematikan telepon setelah mengatakan apa yang ingin ia katakan
"loh, Fara?? ini aku Andy_-"? gumam Andy terheran heran
ia sempat berpikir dua kali harus menyampaikan nya ke teman Mizumi atau tidak
tapi akhirnya ia memutuskan untuk menyampaikan nya ke teman Mizumi
dasar anak itu
baru bangun jam segini
to be continue..........