You Are My Life

You Are My Life
Episode 74:



"selamat datang Nona" sambut pelayan


"iya terimakasih sambutannya" sahut Mizumi sembari tersenyum lembut


ia melepas mantelnya, dan menjatuhkan diri ke sofa lembut


"di luar sangat dingin ya Nona?" tanya kepala pelayan, terlihat kepala pelayan membawakan Mizumi sebaskom air hangat untuk merendam kaki


Mizumi tersenyum mengetahui kepala pelayan tau apa yang ia butuhkan


"taruh saja di situ bi" pinta nya


"baiklah Nona, kalau begitu Nona kemarilah, biarkan bibi yang melayani Nona"


"tidak usah bi, Mizumi bisa sendiri, lagi pula tidak sopan jika bibi yang membasuh kaki Mizumi" ucap Mizumi merendam kaki nya


kepala pelayan menghela nafas dan duduk di samping Mizumi


"apa bibi luang?" tanya Mizumi sesekali melihat ke arah kepala pelayan


"iya, karena musim salju telah tiba, tidak ada pekerjaan yang terlalu banyak, di luar juga pastinya sangat dingin, Nona di Villa saja ya, jangan kemana mana, nanti Nona terserang Flu" ucap kepala pelayan menasihati


"iya bibi, oh ya , bisakah bibi membuat kan ku coklat panas?"


"tentu saja, tunggu dulu, bibi akan segera kembali"


Mizumi mengangguk, Villa terasa hampa tanpa Cristo


sunyi, hening dan kosong


pulanglah, aku menunggu mu


semua juga menunggu mu, tunjukan pada keluarga mu kalau kau bisa sukses tanpa masuk ke dunia mafia sayang ~


(batin Mizumi melihat ke arah dinding kaca)





"ini" kata kepala pelayan yang sudah kembali dari dapur


"uh hem terimakasih "


slurrp


Mizumi meminum coklat itu dengan pelan


"kenapa tiba tiba ??" (bingung)


"ini musim salju, musim dingin, kalian para pelayan juga harus menjaga kesehatan, jangan sampai sakit" Mizumi memberi penjelasan


"tapi tuan muda akan marah kalau kami tidak memakai seragam kerja " kata kepala pelayan dengan raut wajah cemas


"bibi, ini aku! Nona muda kalian , aku juga berhak memerintah kalian, lagi pula kalau sampai anak itu tidak mengizinkan, aku akan berinisiatif ngambek " tutur Mizumi sedikit bercanda


kepala pelayan menatap lembut Mizumi, dan melangkah pergi


"mau kemana bi ?" Tanya nya


"menuruti perintah Nona muda " sahut kepala pelayan, ia menaruh jari telunjuk nya di depan bibir dan tersenyum nakal


Mizumi terdiam menatap kepala pelayan yang bertingkah demikian





jauh di kota lain, Cristo sedang syuting dan tidak fokus membaca naskah nya


"ada apa dengan mu !?" kritik seorang sutradara, Raeka namanya di tambah tatapan sinis dari asistennya Elia


"aku tidak fokus, aku ingin mundur saja dari flim ini !" ucap Cristo yang sedang dalam pikiran kacau


"wow! santailah bro ada apa?, mari kita bicarakan baik baik, aku suka performa mu, kau bermain sangat bagus, kau bisa mendalami peran mu dengan baik, bukankah sayang jika kau mundur ??" ucap produser film itu, Tuan Lou Yoong


Cristo menarik nafas panjang dan mulai bicara dengan tenang


" kalau begitu bolehkah aku meminta cuti untuk diriku sendiri?, kita rubah saja alur flim nya menjadi aku sedang keluar kota untuk menjalani bisnis !" pinta Cristo


Tuan Lou menatap Cristo dan berpikir bijak


"bisakah kau memberi ku satu alasan yang logis ?" katanya


" aku ingin bersama dengan kekasih ku di musim salju, dia meminta ku untuk cepat pulang dan bermain salju bersama nya, aku tidak tega menolak nya " ucap Cristo memberi jawaban


Tuan Lou terlihat sedang berpikir, ia pasti tengah memutuskan sesuatu


seisi ruangan nampak hening melihat wajah Tuan Lou yang masam


to be continue..............