
Victor beranjak dari kasurnya, Ia terlihat memikirkan tentang undangan yang diberikan keluarga Febergland kepadanya
sebenarnya perasaan apa ini, kenapa aku merasa sangat senang sekali menerima undangan itu
apa ini namanya jatuh cinta ?
(Victor menggeleng keras)
tidak tidak! ini pasti karena kesehatan ku menurun, aku harus melakukan check up Minggu ini
beberapa menit kemudian Victor selesai bersiap, dan pergi ke kantor, di perjalanan pun ia tidak bersikap seperti biasa
Karena biasanya saat berada di dalam mobil ia selalu membaca koran, majalah, atau grafik saham perusahaan, hari ini ia menatap layar ponsel nya sembari tersenyum senyum sendiri
"tuan muda seperti nya sedang dalam suasana yang menyenangkan
tapi kenapa senyumnya begitu menakutkan ya ^v^"
(gumam sopir Victor, Pak Dekhi)
"mampir ke toko suvenir" pinta Victor
seketika Pak Dekhi langsung mengerem dan membuat tubuh Victor sedikit terguncang maju
"BODOH!! kau bisa menyetir mobil tidak!!" bentak Victor pada Pak Dekhi
"i-iya maaf tuan muda, saya tidak sengaja" ucap Pak Dekhi menunduk, ia menghela nafas pasrah dan keluar dari mobil
"kau mau kemana ?" tanya Victor heran
"saya sudah tau kalau kesalahan saya tidak bisa di maafkan, Tuan pasti akan memecat saya, dan menyuruh saya keluar dari mobil sementara Tuan melaju pergi"sahut Pak Dekhi menebak
Victor menatap pria paruh baya itu dengan dingin, kemudian melangkah mendekat pada Pak Dekhi
"siapa bilang aku akan memecat mu, kau pasti tidak sengaja melakukan itu " ucap Victor sembari menepuk pundak Pak Dekhi
"lagi pula aku akan memaafkan mu karena suasana hati ku sedang baik" lanjutnya
Pak Dekhi tertegun tak percaya, Victor yang di kenal sadis dan jahat, juga bisa memberi maaf pada orang rendah seperti dirinya
"terimakasih tuan, sekali lagi maafkan saya" ucap Pak Dekhi memastikan
"Cih, hentikan permintaan maaf mu itu, lagi pula maaf tidak akan merubah segalanya" cetus Victor
"aku akan pergi ke toko itu sebentar, kau tunggulah di sini, aku akan segera kembali"
Pak Dekhi pun mulai berpikir
*Apa ini alasan kenapa tuan mood nya baik hari ini
apa dia sedang jatuh cinta ?
siapa? siapa wanita yang berhasil menaklukkan gunung es seperti tuan*?
"Kau melamun?" kata Victor yang sudah berada di dalam mobil
"Erg, sejak kapan tuan di dalam mobil" tanya Pak Dekhi yang setengah terkejut, kemudian ia masuk ke dalam mobil
"tidak lama, apa yang kau pikirkan?" *melipat tangan*
"ti-tidak ada tuan, sekarang anda mau kemana?"
"ke perusahaan saja" jawab Victor singkat
*sampai perusahaan*
"selamat pagi Presdir" ucap salah satu karyawan sembari sedikit membungkuk, banjir kalimat "selamat pagi" pun terjadi sepanjang perjalanan Victor menuju ruangan nya
berisik sekali! (kesalnya di dalam hati)
sampai di ruangan nya, ia tidak langsung membuka atau meneliti dokumen dokumen perusahaan, melainkan membuka ponsel nya untuk melihat wajah Mizumi
senyum tipis terlihat di wajah nya
Tuan putri ku, kau dimana sekarang ?
Gubrak!
Youyou terjatuh di depan pintu masuk ruangan Victor
"dimana kau letakkan mata mu?" cibir Victor dengan wajah mengejek
Youyou mengangkat kepalanya dan tertegun sejenak
ekspresi ini.....
sudah tidak pernah ia keluarkan sejak 24 tahun silam