
"aku merindukan mu" ucap Cristo berbisik, ia menarik Mizumi ke pelukannya
air mata Mizumi mulai keluar dari matanya, Isak tangis mulai menyelimuti suasana saat itu
"a-aku juga merindukan mu hu, aku sangat senang kau pulang, aku sangat rindu" Isak Mizumi
Cristo hanya mendekap erat tubuh Mizumi, di belainya rambut Mizumi dengan tangan kanan nya
"iya iya sudah cup cup jangan nangis " ucap Cristo menenangkan Mizumi
"uhu.. aku senang kau pulang" ucap Mizumi mencoba tersenyum, ia masih tidak bisa menghentikan tangis nya
"iya aku tau, aku pulang demi dirimu, ayo kita masuk, bukankah cuaca sangat dingin" kata Cristo sembari melepas mantel nya dan memakaikan nya ke Mizumi
"Hem" Mizumi mengangguk sambil mengusap air matanya
"Tsk! jangan menangis lagi, nanti jelek loh " Goda Cristo
Mizumi memukul bahu Cristo, sambil meneriakkan kata
"NAKAL! NAKAL! NAKAL!"
Cristo memasang wajah konyol dan berlari ke dalam Villa terlebih dahulu
"kejar aku !" seru nya
"tidak mau" tolak Mizumi mentah mentah
itu tidak membuat Cristo berhenti berlari, mungkin ia sekarang sudah berada di ruang tamu
tak lama, Mizumi juga sampai di ruang tamu
"dingin sekali kaki ku" gerutu Mizumi menginjak nginjak karpet bulu
"sini !" kata Cristo
ia terlihat berjongkok di depan sofa sambil merasakan suhu air di baskom berukuran sedang
"kau sedang apa" tanya Mizumi
"duduk" pinta Cristo
"kau mau apa?"
"kaki mu kedinginan, kau harus merendam kaki mu di sini, aku akan membasuh kan kaki mu untuk mu"
"hah!? tidak usah biar aku saja sendiri"
"jangan melawan ini perintah!" ucap Cristo tegas
baiklah baiklah kau bos nya
Mizumi duduk di sofa, Cristo melihat ke arah wajah Mizumi dan mengalihkan pandangannya ke kaki Mizumi yang sangat putih, jernih, tanpa bercak dan bekas luka sedikitpun
byuurr~
"apasih wajah mu itu" cetus Mizumi dengan wajah merah nya
"kenapa dengan wajah ku " sahut Cristo
"senyum itu! senyum itu nakal, kau pasti ada rencana untuk menjahili ku kan!"
Cristo tersenyum, dan lanjut membasuh kaki Mizumi, tidak lama kemudian ia membelai telapak kaki Mizumi, hingga Mizumi terkejut
"Waaa!"
Mizumi buru buru menaikkan kaki nya, ia menahan tawa dan memasang wajah marah
"apa apaan dengan ekspresi mu itu" goda Cristo pura pura tidak tau
"ini ekspresi marah, bahkan anak TK pun tau" gerutunya
adu mata terjadi dalam beberapa detik
"tuan ini coklat nya " ucap pelayan memotong adu mata di antara keduanya
Mizumi baru teringat sesuatu
coklat panas ku T^T
"ini minumlah" kata Cristo memberikan coklat panas nya untuk Mizumi
"tapi ini punya mu"
"kau dulu, untuk ku bisa minta lagi ke pelayan"
Tanpa ragu Mizumi meminum coklat panas yang di berikan Cristo untuk nya
*gadis yang penurut sekali
aku tidak tau sampai kapan akan bertahan hubungan ini
intinya aku sangat bahagia bisa memiliki Mizumi,
walaupun hanya sementara
Mizumi....
kamu adalah hidupku*
"oi" kata Mizumi sembari menggoyangkan tubuh Cristo
"eh? kau memanggilku?" ucap Cristo baru sadar
"jangan melamun, coklat panas mu sudah siap, apa sih yang kau pikirkan, soal flim ya, apa aku mengganggu mu?" kata Mizumi banyak tanya
"cerewet" ejek Cristo
to be continue..........