
"apa kau baik baik saja Elia ?" tanya Mizumi sedikit cemas, Elia menatap sekeliling sembari menghela nafas sekali
"aku akan menceritakan sesuatu, tapi kau janji jangan memberitahu Cristo soal ini" ucap Elia terlihat serius
"tapi kenapa ?" tanya Mizumi penasaran
"karena aku sudah berjanji pada Cristo untuk tidak menceritakan ini pada anak di bawah umur seperti mu!" sahut Elia
Eh ? anak di bawah umur -_-
maap umur saya 22
Mizumi melihat kebelakang, untuk memeriksa apakah Tuan Lou mengikuti mereka
"baiklah kau bisa menceritakan kisah itu padaku, situasi nya aman, tidak ada seorang pun di lorong ini, hanya kau, aku, dan tuhan" ucap Mizumi memegang tangan Elia
Sesaat Elia menanggapi nya dengan tersenyum, kemudian menceritakan apa yang ia ingin ceritakan pada Mizumi
"dulu aku sama seperti mu, anak kota yang polos
Mon maap dulu aku anak desa :3
tapi ngga papalah biar dia selesai dulu
aku masuk dunia entertainment dua tahun yang lalu, waktu itu Tuan Lou masih sedikit muda, dia sangat baik pada ku, memberikan ku hadiah yang tidak ku minta, dia membawa ku ke jabatan yang lebih tinggi....
aku bertemu dengan Raeka di jabatan itu, aku tau waktu itu memang salah ku, Raeka sudah memperingatkan ku, bahwa Tuan Lou adalah pria hidung belang, tapi aku tidak percaya , karena aku pikir Raeka berbohong
(Mizumi terlihat mendengarkan dengan serius)
sampai suatu hari, aku melihat Tuan Lou di sebuah bar, bersama banyak gadis muda yang serakah, pemandangan yang sangat menjijikkan!
sejak itu aku mulai menyelidiki tentang Tuan Lou, pria paruh baya/ om om, yang memiliki seorang istri dan tiga anak, tapi watak yang keji, dia hanya memainkan perasaan wanita karena jenuh dengan istrinya di rumah
dan sejak hari itu aku menjauh dengan alasan sibuk dengan pekerjaan ku" cerita Elia pada Mizumi
*Elia.....
aku pikir kau orang yang pemarah ,
tak ku sangka kau orang yang baik, penuh dengan solidaritas! dan peduli akan sesama*
"kau melamun Erisa??" ucap Elia sembari menggoncang pelan tubuh Mizumi
"ah! tidak kok, apa kau dan Raeka berpacaran?" tanya Mizumi tepat sasaran
jleb !
"haha ngomong apa sih !, tidak kok °v°" *tersenyum canggung*
"kalau begitu ayo kembali ke studio, mungkin Tuan Lou sudah kembali ke ruangan nya " ucap nya menarik tangan Elia
keduanya berjalan bersama, Elia yang saat itu di kenal sebagai wajah dingin oleh Raeka, untuk pertama kalinya menunjukkan senyuman hangat
bukan untuk nya, melainkan untuk Mizumi >v<
*waktu break tiba*
"bagaimana, apakah Elia nakal pada mu sang ratu manja ku?" tanya Cristo yang sekarang duduk di samping Mizumi
Mizumi tidak menanggapi pertanyaan dari Cristo, ia malah menyodorkan sebotol minuman dingin yang dapat menyegarkan Cristo
"eh? kau mengabaikan ku?, tega sekali " goda Cristo, ia menyandarkan kepalanya di bahu Mizumi
"ih apaan, Elia ngga nakal, dia baik, lagi pula, berhenti memanggilku ratu manja, aku tidak suka ya !" kesal Mizumi mendorong pelan kepala Cristo menjauh
"ya sudah, aku panggil kau, ratu pemarah saja bagaimana ?" goda Cristo lagi
Mizumi memalingkan wajah nya sembari menatap tajam kekasih nya
"k-a-u pria nakal !, berhentilah menggoda ku! dasar menyebalkan!" ucap Mizumi memukul pundak Cristo menggunakan kepalan tangan nya
to be continue.........