You Are My Life

You Are My Life
Episode 59:



Akhirnya aku dan Cristo sampai di sebuah butik Centauri, butik terkenal di kota itu.....


"Hallo tuan, izinkan pelayan ini membantu anda mencari apa yang anda butuhkan" Ucap seorang pelayan sembari membungkuk kan badan,


Cristo mengangguk lembut


"kau suka model baju seperti apa"


"panjang, mengembang dan tidak berlengan" sahut Mizumi seraya melihat semua gaun


"apa kalian memiliki baju pengantin yang sesuai dengan keinginan kekasih ku ?"


"Tentu ada" sahut pelayan itu sembari mencarikan gaun yang tepat


Tidak butuh waktu lama bagi pelayan itu untuk mencari gaun yang di maksud, pelayan itu kembali dengan sebuah gaun mewah berwarna putih murni, lembut dan berkualitas tinggi, Mizumi langsung terpana dan tidak sabar ingin mencoba gaun tersebut


"ini Nona silahkan di coba"


"Wah! terimakasih ya"


"bukan masalah"


pelayan itu menghampiri Cristo selagi Mizumi masih berada di ruang ganti


"apa mau mu??" tanya Cristo dengan wajah acuh tak acuh


"kalau saya tidak salah liat, tuan adalah model dari toko soflen di kota sebrang ya"


"Errgg! aku lupa memakai masker" keluh Cristo di dalam hati seraya menghela nafas


"iya kau tidak salah lihat memang kenapa??"


"kami mempunyai model baru untuk pakaian pengantin pria dan belum pernah di coba oleh kolektor lain, maukah anda menjadi orang yang pertama mencoba pakaian itu, kami akan memanggilkan fotografer untuk membuat kan foto prewedding Tuan dan Nyonya" tawar pelayan itu mencoba bernegosiasi


Cristo berpikir sejenak


"sayang coba lihat apakah aku cantik"


Kata Mizumi setelah keluar dari ruang ganti


penampilan nya seperti seorang putri raja, sepasang mata berwarna coklat memancarkan sebuah impian besar, bibir nya yang tipis berwarna merah muda, serta senyuman di wajahnya yang di artikan sebagai cahaya kehidupan, seluruh mata tertuju pada nya


Cristo bahkan sampai


tidak berkedip 😂


"A-ah~ emm...apa aku jelek, aduh~ aku jelek ya.." Ucap Mizumi gugup karena di pandang oleh Cristo dan seluruh keryawan butik


Mizumi menoleh ke arah Cristo yang dari tadi memandangi nya


"jadi bagaimana tuan, apakah anda mau membuat foto?"


"ya tentu saja"


Mizumi seketika langsung tersipu


"tunggu aku disini, aku akan memakai baju pengantin pria, kita berfoto" bisik Cristo di telinga Mizumi dan berlalu begitu saja


"Nyonya, anda keturunan keluarga mana..??" tanya seorang pelayan yang menganggumi kecantikan Mizumi, kemudian menyentuh tangan Mizumi


" aku keturunan keluarga Febergland, Erisa Febergland..." sahutnya dengan senyum tipis


pelayan itu sontak langsung melepaskan sentuhan nya, dan berteriak kegirangan


"Uwahh!!, kau kah si cantik yang di rebutkan itu"


"Apa maksud pelayan ini??" gumam Mizumi seraya tersenyum kaku


"sayang aku sudah siap" Ucap Cristo yang keluar dengan baju pengantin pria, pakaian itu membentuk postur tubuh nya, dia nampak gagah perkasa


"ayo berfoto" lanjutnya


"iya ayo"


Cristo dan Mizumi mulai berpose



setelah foto di ambil Cristo terdiam sejenak memandangi hasil foto itu


dia salfok (salah fokus) dengan senyum Mizumi yang begitu tulus padanya, wajah nya terlihat ceria dan berseri seri


"Mizumi kenapa sih kau begitu manis" gumamnya


tiba tiba seseorang menutup matanya dan berbisik


"sayang aku sudah mencoba gaunnya, kapan kita akan menikah?"


"ini Mizumi...." gumam Cristo mengetahui orang yang menutup matanya


"secepatnya........, tapi tunggu kita lulus dulu mungkin, jangan mengungkit nya lagi ya"


"ya sudah kalau itu mau mu" sahut Mizumi patuh


"jadi sekarang kita mau kemana??"lanjutnya


"taman bunga di wilayah ini cukup indah, kau mau kesana??" tanya Cristo


"terserah pada mu sayang~" sahut Mizumi


Cup


Mizumi mencium pipi Cristo kemudian tersipu, Cristo hanya bisa menggelengkan kepala dan menghela nafas