
Kali ini semua sudah duduk dalam satu meja. Alfa,Thian ,mommy, Daddy, Leon, Fikri, Dirga dan terakhir Disti.
"Al,,, kapan kau akan membawakan mommy menantu?" tanya sang mommy memulai obrolan.
"Mom tenang saja,,, dia akan datang sebentar lagi!!" ucapnya santai.
"Oh Iya?" serasa tak percaya dengan ucapan putra sulungnya. Sedang sang Daddy mengernyitkan dahinya.
Disela-sela obrolan mereka ada sepasang mata yang memperhatikan senyum indah di bibir seorang gadis yang baru dia temui.
Ada apa denganku? kenapa aku merasa gadis itu mempunyai daya tarik sendiri. gumamnya.
"Lalu dimana dia boy?" sahut sang Daddy.
"Sebentar lagi dad!!" jawabnya.
Sedang dari sisi lain masuk seorang gadis tinggi, cantik bak model.
"Mom,,, dad???" sapanya. "Happy anniversary !!" lanjutnya dengan memberi kecupan di pipi kanan dan kiri pada mommy.
"Fani??? Sejak kapan kau sampai sayang?" sambut mommy. Sedang Thian merasa shock dengan kehadiran Fani.
"Fani?" panggilnya.
"Hai Thian?" seraya menghampiri tempat duduk Thian dan mengecup pipinya. Ada sepasang mata yang penuh tanda tanya.
Mereka mempunyai hubungan kah? tanyanya dalam hati.
"Kau kapan kembali?" tanya Thian.
"Sudah seminggu yang lalu!! Kau rindu iya?" Sungguh pemandangan yang membuat Disti merasa tak nyaman.
Aku kesini dengannya!! tapi masih ada wanita lain yang di sampingnya!! Syukur aku tak memasrahkan hatiku padanya. - Disti.
"Mom,, aku keluar dulu. Dia sedang di luar." ucap Alfa yang sedang ingin menjemput kekasihnya.
Ada perasaan tak nyaman dalam diri Disti. dia memang tak jatuh hati pada Thian. tapi sikap Thian mengatakan bahwa dia berharap pada dirinya. Sedang dari arah lain Alfa menggandeng seorang gadis dengan pakaian seksi dan riasan wajah yang cukup tebal.
"Mom,,,, Kenalkan ini kekasihku." Ucap Alfa tepat di belakang Dirga. Bersamaan dari itu semua mata tertuju pada gadis yang Alfa bawa. kecuali Dirga dan Disti yang masih sibuk dengan pikiran masing-masing.
Wah,,, bagaimana dia bisa mengenal Alfa - Leon.
Kurasa gadis ini tidak baik,,, biarlah saja nanti akan aku ingatkan Alfa. - Mommy.
"Kenalkan ini semua keluargaku dan gadis cantik yang di sana adalah princess baru di keluarga Ezhar. duduklah.!!" menunjuk Disti yang berada tepat di samping mommy nya lalu gadis itu duduk tepat di samping Dirga. Seketika matanya membulat sempurna melihat siapa yang di sampingnya. bibirnya keluh tak mampu berucap. Begitu dengan Dirga yang sampai menatapnya tak percaya. namun dengan cepat dia merubah raut wajahnya kembali datar. Baginya ini sudah biasa dalam bisnis. Namun tak dapat di pungkiri bahwa hatinya sakit melihat kekasihnya menjadi kekasih sahabatnya.
Apa ini?? Kau bermain di belakangku? Sungguh tak bisa ku percaya. - Dirga.
Bagaimana ada Dirga di pesta ini!!! mati aku!! Tapi semoga saja dia masih memaafkan ku nanti. aku akan pura-pura menangis seperti biasanya. - Gadis itu.
Iya dia adalah Devi kekasih Dirga yang memang sering bermain api di belakang Dirga tanpa Dirga ketahui.
"Kau sudah lama dengannya Al?" tanya Dirga, sedang yang lain masih sibuk mengobrol. tapi Fikri dan Leon setia mendengarkannya.
"Baru tiga Minggu yang lalu kira-kira, aku lupa!!" sambil menggaruk tengkuknya. Sedang sorot mata tajam sudah mengintimidasi Devi.
"Baguslah!!! Jaga dia jangan sampai di ambil pria lain!! Dengan penampilan seperti ini aku yakin banyak pria mengantri. Bahkan kau bisa di duakan" sarkasnya.
"Kau benar Ga!! tenang saja aku yakin bisa menjaganya." lain Alfa lain Dirga, Fikri dan Leon tersenyum penuh misteri.
"Mom,,, bolehkah aku mengajak princess mommy ke taman belakang. Aku rasa dia mulai bosan!" ucap Dirga tiba-tiba seraya berdiri menghampiri mommy dan Disti yang berada di samping mommy membuat semua orang menatap tak percaya.
"Oh,,, begitukah? Apa kau bosan sayang?" tanya mommy pada Disti. Disti jangan di tanya dia masih bingung tapi dia memilih ikut dengan pria yang baru mengajaknya keluar dari lingkaran obrolan yang tidak iya mengerti.
"Baiklah !!! Kau jaga dia boy!!! " titahnya pada Dirga.
"Jangankan untuk menjaganya mom,, aku bahkan siap jadi menantu angkat mommy!" ucapnya santai membuat Disti menoleh seketika. bahkan Fikri yang sedang minum tersedak seketika. Semua orang menatap tak percaya. Seorang Dirga yang bahkan dingin pada siapapun kenapa bisa sesantai itu berbicara.
Wahhh,,, bos benar patah hati ini - Fikri.
Aku yakin dia wanita baik, jadi aku mendukungmu Dirga - Leon.
Apa yang Dirga ucapkan? bahkan dia masih jadi kekasihku!! - Devi.
Bagaimana bisa kak Dirga langsung mengatakan hal itu!! Aku yakin dia tidak akan mau!!" - Thian.
Apa maksud dari orang ini? kenapa dia bisa se santai itu mengatakan hal rumit itu!! - Disti.
"Wah boy, mommy dengan senang hati menerimamu. tapi kau harus membiarkan dia tinggal di rumah mom dan dad oke?" girang mommy mendengar ucapan si wajah datar itu.
Dirga langsung menggenggam tangan Disti mereka menuju taman belakang. Taman yang di miliki keluarga Ezhar sangat indah walau di malam hari.