
"Kau!!!"
"syuut~" potong Alexander
"tutup bukumu dan tataplah mata ku, katakan padaku..., apakah kau marah padaku?"
perintah dari Alexander bagaikan sihir bagi Mizumi
buktinya setelah di perintah, Mizumi segera menutup bukunya dan menatap mata Alexander
ada apa dengan ku ini, kenapa aku dengan bodoh nya ingin melakukan perintah nya *gumam Mizumi*
"sejujurnya aku tidak marah pada mu, tapi aku tidak terima kau melakukan itu pada ku, kau BEJAT!!!" Ucap Mizumi dengan nada sedikit tinggi
"hehe...aku bejat karena aku menginginkan seseorang, dengar ya sayang, sampai kapan pun, aku akan tetap menyukai mu"
wajah Mizumi mulai merona, ia mulai ragu harus percaya atau tidak pada Alexander
aku tidak mengerti kenapa bisa begini gumam nya
"tenangkan diri mu, aku ingin memberitahu mu sesuatu"
Gluk...
Mizumi meneguk ludahnya, dan menarik nafas panjang
"aku sudah tenang...... katakan saja, apa yang ingin kau katakan"
"hemm, tidak semudah itu, kalau mau mendengarnya, ada syarat nya"
Haduh ribet deh
"Gini saja deh...... kau tutup saja wajahmu, agar kata kata mu tidak terlihat orang lain, tidak usah pakai syarat tidak apa-apa kan?" *berkata dengan wajah dingin*
Alexander tersenyum licik, Mizumi merasa sedikit curiga
perlahan Alexander membuka buku dan menutup wajahnya
"Sekarang katakanlah !!" pinta mizumi semakin penasaran
"kau tidak akan bisa mendengarnya mendekatlah kemari"
tanpa ragu Mizumi segera mendekatkan wajahnya ke arah Alexander
Gubrak
Mizumi berlari keluar dari kelas
Entah apa yang sudah terjadi
dasar bocah, dia sama sekali tidak bisa di percaya gumamnya sangat kesal
tapi kata kata terakhir nya itu.....
apakah sungguh bisa di percaya??, meskipun sikapnya hangat, Alexander adalah tipe pria yang bernafsu tinggi, sisi baik nya dia sangat perhatian dan setia
"bikin pusing saja" kata Mizumi seraya tersenyum lesu
sedikit rasa kesepian mulai menyelimuti dirinya, Kampus yang sepi membuat lorong lorong yang di lalui Mizumi terasa menyeramkan dan sangat mencekam
ketika Mizumi melewati ruang konseling, kakinya sedikit gemetar karena pintu ruangan itu tidak tertutup rapat, dan terdengar suara sekelompok orang sedang bercanda
brakk
"Hantuuu.......!"
setelah ia berlari menjauh, keluar empat orang mahasiswi dari ruangan itu
"ada apa dengan gadis itu?"
"gadis yang menarik ya, jaman sekarang masih takut hantu, dasar bodoh"
"belum tentu kau tidak takut dengan hantu, lihat! siapa wanita berambut lusuh di belakang mu!"
"MAMIIIIIIII!!!!!"
Keempat Mahasiswa itu tertawa bersama
sementara itu
"Hosh....Hosh...."
OMG......, aku tidak menyangka kampus ini berhantu
"Aaaaahhh Cristo tolong aku!!!" teriak Mizumi di belakang kampus
"Erisa..."
"Andy??, kok kamu bisa di sini?"
"harusnya aku yang nanya, bagaimana seorang putri bisa berada di belakang kampus"
"aku tadi sedang berlari "*canggung*
Andy mengerutkan dahi
"kau sedang olahraga ya"
"ah~ bukan juga, pokoknya tadi aku lari"
aku tidak bisa membiarkan Andy tau aku takut hantu..... mau ku taruh dimana muka ku nanti
Andy mengamati ekspresi wajah Mizumi dan tertawa geli
"apa yang kau tertawa kan!"
"pufftt tidak ada kok"
"dasar senior yang menyebalkan" gumam Mizumi sedikit melirik Andy
"kau ada waktu malam ini?"
"aku selalu ada waktu, memang kenapa!"
wajah Andy mendadak menjadi merona, Mizumi memandang perubahan wajah Andy dengan bingung
To be continue...........
**Bocoran gambar :
kira kira apa yang di lakukan Alexander hingga membuat Mizumi keluar kelas dengan kesal dan menyebut Alexander tidak bisa di percaya ya
apa mungkin ini yang mereka lakukan**?
sekian...........😜