You Are My Life

You Are My Life
Episode 60:



Cristo menyetir mobil nya dengan sangat lihai, Mizumi hanya duduk manis dan sesekali terguncang karena Cristo membelokkan mobil nya secara mendadak


"kau kenal wilayah ini ya" tanya Mizumi penasaran


"iya" sahut Cristo singkat


Mizumi merasa ada yang aneh dengan Cristo, namun ia mencoba untuk tetap tenang dan berjaga jaga


"siapa yang tau, kalau di tempat itu, aku malah di bunuh dan di kremasi" kata Mizumi di dalam hati





perjalanan yang sangat jauh membuat Cristo kadang sesekali melirik ke arah Mizumi....


"sepertinya Mizumi masih takut pada ku, dia hanya mencoba memperbaiki hubungan ini dengan terus berpikir positif dan bertingkah baik pada ku" gumamnya


*sesampainya*


Cristo membukakan pintu mobil untuk Mizumi, sang tuan putri kesayangannya


Angin berhembus cukup kencang pada saat itu, Mizumi yang terpana pada apa yang ia lihat, tidak memperdulikan lagi arah angin mengayunkan rambut nya


"taman bunga!"


"apa ini cukup untuk permintaan maaf ku?" Ucap Cristo terdengar sendu


Mizumi melirik ke arah Cristo, wajah nya terlihat sangat menyesal, membuat Mizumi ragu, apa yang harus di lakukan


"aku akan memaafkan mu, lagi pula ini tidak sepenuhnya salah mu, ayo kita petik beberapa bunga di taman ini" Ucapnya dengan lembut dan penuh kasih


"sungguh kau memaafkan ku?"


"Aku tidak akan pernah berbohong :) "


 


Cristo tersenyum puas


 


Mizumi segera berlari ke arah taman bunga dan bermaksud memetik beberapa tangkai, ia meninggalkan Cristo di dekat mobil


Namun, belum sempat memetik, Cristo melingkarkan tangan kirinya ke pinggang Mizumi


"Eh!?" Mizumi terkejut


tangan kanan Cristo yang penuh dengan tangkai tangkai bunga itu menutupi sebagian wajah Mizumi


angin yang berhembus saat itu membuat topi yang Mizumi kenakan terbang ke angkasa


"Cris, kau mengejutkan ku" Ucap Mizumi seraya menatap sepasang mata pangeran nya


"kau berlebihan Cris" *tersenyum paksa*


"tidak berlebihan sama sekali"



Cristo dan Mizumi saling bertatapan satu sama lain, tatapan yang hanya di miliki oleh orang yang saling mencintai


"to-topi ku terbang Cris, mungkin sudah jatuh sekarang, aku akan mencari nya" Ucap Mizumi


ia mencoba melepaskan diri dari dekapan Cristo, Mizumi perlahan memegang tangan kiri Cristo dan mendorong nya, Cristo paham apa yang akan dilakukan Mizumi, ia mengeratkan dekapan nya


"aku ingin mencium mu"


"huff..kau ini ya, mulai nakal" goda Mizumi menunjukkan senyum pasrahnya


"boleh tidak..." *memasang wajah imut*


"boleh, lakukan lah" sahut Mizumi pasrah


Cristo langsung mencium Mizumi tanpa berlama lama, seorang pejalan kaki yang tadi nya melihat tingkah mereka memalingkan wajah sejenak dan tersipu


"kau manis sekali"


"lain kali kalau kau mau, lakukanlah tanpa meminta izin, kau sendiri yang bilang kalau aku adalah milik mu kan ??"


"aku senang kau tau diri"


"dasar menyebalkan, di kasih hati minta nya jantung huh!" gumam Mizumi sebal


"ah iya besok aku akan pergi ke luar kota, kau jaga diri baik baik ya" Ucap Cristo seraya membelai rambut Mizumi


"kau ini selalu sibuk dan pergi pergi, kapan ada waktu ke kampus bersama ku, kapan ada waktu berkencan, huhu...." rengek Mizumi sembari memasang wajah polos nya


"Eeeee....." gumam Cristo di dalam hati


"aku hanya sebentar ke luar kotanya"


"bagaimana kalau Cristo tidak ada, Alexander akan melakukan hal seperti kemarin itu..." gumam Mizumi cemas, raut wajah nya berubah seketika


"kau tidak perlu khawatir soal Alexander, aku sudah memperingatkan nya"


"bagaimana Cristo tau apa yang ku pikirkan" gumam Mizumi sedikit tertegun


"kalau begitu baiklah, apakah boleh aku pergi bersama Alexander??" Ucap Mizumi


"aku tidak melarang mu pergi dengan nya (toh di masa depan, kau bukan lah milik nya ), aku hanya tidak ingin kejadian seperti semalam terjadi, berjanjilah kau akan menjaga dirimu sendiri"


"Haik!" sahut Mizumi hormat pada Cristo


keduanya kemudian kembali ke dalam mobil