You Are My Life

You Are My Life
Episode 87:



Dulu tuan selalu memarahi ku dengan wajah datar, sungguh ajaib jika hari ini aku bisa melihat ekspresi lain dari wajah Tuan Victor


apa ini juga ada kaitan nya dengan Nona muda dari keluarga Febergland itu ?


Youyou tertawa geli


"Apa yang lucu" sela Victor


Youyou menggeleng cepat sambil masih tertawa


"tidak ada tuan, hanya saja saya memikirkan sesuatu, nah ini tuan, laporan hasil mata mata kami"


Victor menyipitkan matanya kemudian menerima laporan yang di berikan Youyou padanya


"di laporan itu tertulis indentitas lengkap tentang Nona muda keluarga Febergland" ucap Youyou menjelaskan, kemudian pergi undur diri


Victor memperhatikan laporan itu, ia membaca setiap kalimat dengan sangat teliti


Tertulis:


Nama : Erisa Febergland


Gender : wanita


Umur : 24 tahun


Tempat/tanggal lahir : London, 10 April 1996


Pendidikan : University of Oxford, Inggris


lahir di keluarga bangsawan, pernah mengalami tragedi penculikan dan pernah menderita amnesia, baru baru ini, ia berhubung dengan lelaki yang di kenal dengan nama panggilan Andy, Alexander, dan pacar nya sekarang yaitu Cristo


beberapa hari yang lalu, ia dan pacarnya pergi ke Amsterdam dengan tujuan bisnis, dan akan kembali saat pesta berlangsung


#laporan selesai


"Youyou bodoh, di suruh mencari informasi tentang siapa saja yang akan hadir di pesta, dia malah mencari informasi tentang Nona muda Febergland, apa sebenarnya yang ada di pikiran nya ?" Victor menggeleng kan kepala


"tapi ini juga tidak apa, setidaknya aku tau dengan siapa saja, Calon istri ku bermain"


tok tok tok


"Tuan, anda sudah di tunggu di ruang miting" ucap sekretaris Victor, Miwako


"tunggu, aku akan segera kesana" sahut Victor sembari berdiri dari tempat duduknya





sementara itu, di Amsterdam...


"Elia, tak terasa dua hari lagi aku dan Cristo sudah genap berada di Amsterdam satu Minggu" ucap Mizumi pada Elia


seiring berjalannya waktu, Mizumi dan Elia lebih mirip seperti kakak beradik, Elia selalu menjaga Mizumi, sedangkan Mizumi selalu berbagi dengan Elia


"Elia terimakasih ya" Mizumi memegang tangan Elia dan menggenggam nya


"untuk apa ?" sahut Elia bingung


"oh itu doang ya, itu bukan masalah, saling membantu itu sangat penting, kau bukan nya harus ujian ya, bukan nya tidak baik berlama lama di luar negeri jika kau belum menyelesaikan kuliah mu" Elia bicara serius


"ya aku tau" tanggap Mizumi sembari tersenyum lembut


Bzzzt Bzzzt


\(getar ponsel Mizumi\)


"Kak Edward...." ucap Mizumi melihat layar ponsel nya, kemudian buru buru mengangkat panggilan


"siapa?" tanggap Elia


"sebentar" sela Mizumi


ia menjauh beberapa langkah dari tempat duduk nya


"Halo kakak" ucap Mizumi memulai percakapan


"dasar anak nakal !, ke luar negeri tidak bilang bilang pada keluarga, tau tau sudah sampai di tempat" kata Edward langsung menerobos


"eh, maafkan Erisa kak, Erisa mengambil keputusan itu secara mendadak, tapi dari mana kakak tau kalau Erisa sedang ada di luar negeri?"


"kau lupa kita sekelas?"


"haha iya kak" Mizumi menggaruk pelan pipinya


"jadi ada apa kakak telpon?"


"ah iya, hampir saja lupa, bulan depan kau harus sudah berada di rumah ya, kediaman kita mengadakan pesta, awas aja kalau belum pulang, kakak samperin" kata Edward mengomeli Mizumi


"Tehe~ >v~, iya iya bulan depan pasti pulang kok, kakak tunggu saja, jangan bilang mama papa ya, kalau Erisa di luar negeri"


"iya oncom"


Tut


\(Panggilan terputus\)


Mizumi kembali ke tempat duduknya


"itu siapa sa?" tanya Elia kepo


"kakak ku..., oh ya Elia, kau dan Raeka bisa datang ke Inggris bulan depan tidak? keluarga ku mengadakan pesta, dan aku secara pribadi ingin mengundang kau dan Raeka untuk datang" Mizumi terlihat mengharapkan jawaban "Ya"


"aku dan Raeka, kenapa harus dengan dia" sahutnya dengan wajah yang mulai merona


"hihi tidak ada, ku mohon datang lah ya, aku akan menunggu kalian nanti, bentar..., aku tinggal ke toilet dulu"


Mizumi meninggalkan Elia ke toilet, Elia menatap Mizumi terus menerus hingga Mizumi hilang dari penglihatan nya


""Erisa ini, menyebalkan sekali....


hanya karena Raeka kelemahan ku, jadi dia melibatkan aku untuk datang ke pesta nya


tapi...., karena dia yang mengundangku, maka dengan senang hati aku akan datang"" gumam Elia


to be continue..........