SECOND LOVE

SECOND LOVE
berjanjilah



“tapi kak aku tetap khawatir, perasaan ku mengatakan kalo kak ricky jangan pergi kesana, sesuatu yang buruk bakal terjadi.” putri yang begitu cemas dengan matanya yang sudah berkaca2.


"sssttt jangan mengatakan hal buruk begitu sayang, tenang saja aku akan baik baik saja disana, dan doakan aku selalu supaya aku baik2 saja dan selamat sampai pulang kesisimu kembali.”


“tapi kalo put kangen gimna? Trus tiba2 kakak gak bisa dihubungin gimana? Nanti put sedih gimna? Nanti kalo put diganggu orang jahat gimna? Trusss...” tak selesai putri berbicara ricky tak segan mengecup bibir putri dan terdiam lebih lama.


“sayang kau terlalu khawatir, begini saja kalo kamu lagi kangen dan aku lagi gak bisa dihubungin pakailah jas ini dan bayangin aku lagi meluk kamu dari belakang, dengan begitu rasa kangen nya jadi berkurang kan?” jelas ricky melepaskan jasnya dan memakaikan ke putri. putripun hanya menatap kak ricky dengan wajah cemberutnya dengan mata yang masih berkaca2.


“oh yah kalo kamu lagi dijahatin sama orang jahat, lari lah menuju tempat ramai dan bersembunyi disana, jika ada orang yang kamu kenal minta tolonglah ke orang itu, mengerti?” putri hanya membalasnya dengan anggukan sambil menunduk.


“tapiii...”


“sayang aku mohon jangan khawatir, itu membuatku tidak tenang nanti” potong ricky sambil memeluk putri lagi yang sedari tadi putri hanya terdiam melamun. “ sayang maafkan aku, aku tak bisa berbuat apa apa lagi, mungkin ini sudah takdir tuhan untuk memisahkan kita sesaat, dan mempertemukan kita lagi nanti, hanya beberapa saat saja sayang, kamu juga harus belajar mandiri tanpaku yah, kamu juga harus bisa tersenyum tanpa aku, seperti kamu yang belum mengenal aku waktu itu, orang yang ceria dan usil. Dan berjanjilah satu hal”


Seketika mereka berdua beradu pandang dengan lama nya, putri yang matanya sudah tak tahan menahan airmatanya dan keluar begitu saja. sedangkan kak ricky yang memaksakana untuk tersenyum dengan mata sedih nya itu seperti mengisyaratkan mereka akan berpisah untuk waktu yang saaaangat lama sekali.


“berjanjilan kamu harus bahagia tanpaku yah, jangan khawatirkan aku, jangan sedih juga karena ku yah, itu membuatku tak rela melepaskanmu.” Ucapnya yang masih menahan matanya yang berkaca2 juga.


“kak ricky kenapa bilang begitu?? Kayak yang mau pergi lama ajh.. kan kata kak ricky cuman sebentarkan?? Baiklah put janji gak akan berlebihan, jadi kak ricky jangan nangis yah..” balasnya sambil mengusapkan matanya yang dari tadi sudah mengeluarkan air mata untuk menenangkan kak ricky dan dirinya, walau hatinya masih saja gundah.


“tapi kak ricky harus janji juga yah” kilahnya lagi.


“janji apa put?” sambil mengelap pipi putri yang sudah basah dan masih saja dengan senyuman kesedihannya.


“harus hubungin put kalo lagi senggang, kak ricky harus cepat pulang kalo urusaannya udh beres yah, kan bentar lagi kita mau nikah, masa harus ditinggal dulu sih sebalum nikah, cobaannya terlalu berat”


“(kamu sungguh polos put, aku gak tega buat nyakitin kamu, kamu harus tegar yah put dan doakan semoga aku baik2 saja dan secepatnya pulang untuk melaksanakan pernikahan kita, aku pasti akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa hidup menua bersama mu)”batin ricky.