SECOND LOVE

SECOND LOVE
pertemuan





"s"sayang aku gak nyangka banget bisa menikah sama kamu, rasanya kayak mimpi tahu..” ucapnya dari seorang perempuan yang bernama mindy putri smith dengan penuh kegiranngan.


Mereka berdua sedang berjalan2 santai di mall.


“auhhh sakit yang, jangan cubit lagi nanti tambah cabi gimana?” sautnya lagi ketika pipinya dicubit oleh calon suaminya.


“makanya jangan bilang gitu lagi sayang, ini gak mimpi kok” balas ricky sambil tersenyum redup.


“yahhhh,, mau gimana lagi aku masih tidak menyangka 1 minggu lagi aku akan menikah dengan seorang pengusaha dari perusahaan milik jarshon group yang bernama ricky jarshon” saut putri kegirangan sambil berjalan mundur dan tak sengaja menabrak seseorang.


“kamu berlebihan sayang, awasss put dibelakang” teriak ricky dengan suara kagetnya.


brugghh.


“auhh sakit” gumam putri sambil memegang lutut dan sikutnya yang bersentuhan dengan keramik.


“kau tak apa sayang? Ayo cepat berdiri dan minta maaf put” tanya ricky sambil membantu putri berdiri.


“iyah sebentar kak,” putri berdiri dan berbalik menunduk kepada seseorang yang telah berdiri mematung memancarkan aura negatif itu. “maaf tuan saya salah telah berjalan mundur, maaf sekali lagi tuan atas kesalahan saya, harap tuan tidak mengungkitnya dan menjadikannya angin lalu saja”. pinta putri meminta maaf tanpa melihat wajah orang tersebut dengan ucapannya yang sedikit ketakutan.


“anda sudah dengarkan tuan istri saya sudah meminta maaf kepada anda, oleh karena itu kami permisi..” kata ricky dengan wajah yang berubah menjadi suram dan berlalu.


“(ceh angkuh sekali,, sungguh menarik apa aku bisa merebut darinya.. haha ternyata ini alasanmu tn.jarshon..sungguh cantik)” batin seorang pria yang ditubruk putri dengan senyum smirknya, kini dia juga berlalu pergi dengan beberapa orang dibelakangnya.


000


“baiklah ayo sayang,”. Jawab ricky


sesampainya disana ricky menjadi sedikit pendiam, dan putri yang melihatnya menjadi penasaran.


“sayang,, kenapa wajahmu begitu suram? Apa yang kak ricky pikirkan?” tanya putri penasaran sambil memegang wajah ricky yang sedari tadi terlihat sedang memikirkan sesuatu.


“tidak apa apa sayang, aku hanya kesal saja melihat wajah dia saat menabrakmu, seperti merendahkan seseorang dan aku tidak suka itu.” jawabnya sambil melihat putri dan tersenyum redup sambil memegang tangan putri yang sedang memegang wajahnya.


“sayang.. sudah jangan memikirkkannya lagi, aku saja sudah lupa kejadian tadi, ehh malah keinget lagi gara2 kamu sudah sayang lupakan saja, anggap ajh kaya angin sepoi2 hehe cupp..” dengan tidak berrdosa putri mencium ricky di pipinya.


“ouhh sayang, sejak kapan kamu menjadi liar, berani sekali menciumku”


“heheh,, habisnya kamu jelek banget sihh jadinya aku cium supaya lebih ganteng”


“cehh alasan apa itu, aneh banget”


“emang harus ada alasannya yah kalo aku mau nyium kamu, toh sebentar lagi kita bakal menikah, jadi sah sah ajh dong” saut putri dengan wajah usilnya.


“oh yah? baiklah kalo gitu aku gak akan segan2 buat cium kamu.” ricky yang langsung berubah drastis menjadi lebih semangat dan langsung memegang rahang putri dengan kedua tangannya “cupp... “tiba tiba kecupan melayang di bibir putri, sehingga putri terkejut.


“ihhhh,, kak ricky apa apaan sih, ngagetin ajh, bilang bilang dong kalo mau nyium”


“emang kalo aku bilang kamu mau apa putriii?? mau balas kecupan tadi jadi ciuman” kata ricky usil yang masih memegang wajah putri dengan gemasnya.


“ihh kak ricky sayanggg kamu kok ngeselin bangett,, kamu tau kan yang tadi itu ciuman pertama aku loh yangggg” rajuk putri dengan memukul mukul dada ricky dengan manja.