SECOND LOVE

SECOND LOVE
harus pergi



“ihh kak ricky sayanggg kamu kok ngeselin bangett,, kamu tau kan yang tadi itu ciuman pertama aku loh yangggg” rajuk putri dengan memukul mukul dada ricky dengan manja.


“ouhh yahh? kalo gitu sini aku cium lagi” tanpa persetujuan putri, ricky langsung ******* bibir ranum putri.


selang beberapa detik putri yang awalnya masih terkejut menjadi membalas ciuman itu. tak menghiraukan seberapa banyak orang yang sudah berlalu lalang, mereka masih sibuk dengan kegiatannya. seakan dunia itu milik mereka berdua. yahh seperti biasanya seorang pasangan yang dimabuk cinta.


“uhh kak ricky lepaskan put udh kehabisan napas” tanpa menghiraukan perkataan putri ricky masih terus ******* bibirnya, sehingga putri tak sabar menggigit bibir kak rickynya itu.


“auhh sayang sakitt, liar banget sih kamu sampe gigit segala” ucapnya sambil meringis kesakitan.


“kamu sih, aku kan udah bilang berhenti” putri yang sedikit merajuk dan memalingkan wajahnya kearah lain sambil melipat kedua tangannya di atas perut.


“iyh iyah maafin aku aku salah,, habisnya bibir kamu tuh maniss banget jadinya deh ketagian” goda ricky dengan memegang kembali wajah putri dan menghadapkannya kewajahnya. “sayang lihat aku.” tiba-tiba suasana menjadi serius.


Akhirnya putri menghadapkan wajahnya kewajah ricky dengan memasangkan wajah cemberut manjanya. Putri yang sudah lama menatapnya menjadi heran, karena sedari tadi ricky hanya menatap tanpa berbicara.


“ada apa kak ricky sayang, kenapa jadi serius gini? sayang aku gak suka liat wajah kamu yang pura2 tersenyum kayak gitu, kayak yang lagi memendam beban yang berat. ayo cepat katakan jangan dipendam sendiri? kakak ingatkan janji kita? bahwa gak ada yang disembunyikan diantara kita? ayo cepat katatakan kak ricky sayang...” putri yang begitu penasaran sehingga pertanyaan yang bertubi2 dilontarkan kepada ricky.


“hehe tidak sayang, aku hanya tidak bisa membayangkan kesehariaan kita saat sudah menikah, apa aku bisa bertahan dengan istriku yang cerewet ini...” kilah ricky dengan suara lembut teduhnya.


“sayang lihat aku jangan bersedih” tak tega melihat putri sedih akhirnya kak ricky pun mengalah untuk mengatakannya. “baiklah aku akan mengatakannya padamu, tapi kamu janji jangan bersedih yah”


“iyah put janji” saut putri dengan mengacungkan kelingkingnya.


Sambil bernapas berat kak ricky mengutaraknannya. “ hufftt sayang, sebenarnya aku harus ke newyork besok untuk menyelesaikan bisnis kerja sama, tenang saja sayang aku akan secepatnya kembali kesini dan menemuimu, mungkin sampai 2 atau 3 hari saja. Jadi tunggulah aku dan jangan menggoda laki laki lain ok” jawabnya sambil tersenyum teduh “(maaf sayang aku tidak bisa mengucapkannya dengan jujur, aku takut kamu khawatir dan bersedih)” sambung ricky berbicara dalam hati.


“sepenting itu kah?” tanya putri dan dibalas anggukan oleh kak ricky “tapi kenapa kak?? Pernikahan kitaa sebentar lagi, put takut kak ricky kenapa2” sambungnya lagi dengan memasang wajah kekhawatirannya itu.


“maafkan aku sayang, sungguh hal ini mendesak dan tidak bisa dibiarkan, jika dibiarkan mungkin sudah tidak ada lagi yang tersisa.” Balasnya dengan wajah sedih sambil memeluk putri dengan hangat.


“apa..? apa maksud kak ricky dengan tidak ada yang tersisa?” tanya putri yang tiba –tiba tersadar akan ucapan ricky.


“ehh itu hanya bualan ku saja, maksudnya adalah karena perusahaan ku sedang ada masalah dan dia bisa menangani masalah perusahaan ku itu” “(hampir saja aku mengucapkannya)”


“tapi kak aku tetap khawatir, perasaan ku mengatakan kalo kak ricky jangan pergi kesana, sesuatu yang buruk bakal terjadi.” putri yang begitu cemas dengan matanya yang sudah berkaca2.