
Firdaus tak memiliki masalah atau keraguan untuk membantu Kesultanan Aceh akan tetapi jika membantu tanpa imbalan akan sangat merugikan tapi jika menyerang kesultanan aceh akan membuat lebih banyak musuh dan rakyat aceh melihat zalvia sebagai penjajah yang baru
"Kirim RZIF (Royal Zalvia Air Force) milik kita ke udara laut kesultanan aceh. Intai setiap pergerakkan musuh dari langit" Titah Raja Firdaus
"dan siapkan pasukan RZAF (Royal Zalvia Armed forces) kita dari Sumatra setelah Pengintaian dari langit selesai" lanjut Raja Firdaus Bertitah
"laksanakan. Yang Mulia Raja" kata Baste membungkuk
Firdaus memberi perintah karena dirinya tahu bagaimana mengamankan posisi Zalvia di mata kesultanan aceh itu nantinya..
-Bandara Zalvia.
Bandara ini belum diketahui oleh banyak orang. Hanya segilintir pejabat penting dan staff kerajaan saja. Bahkan Rakyat Zalvia belum mengetahui hal ini
Baste dengan menggunakan Mobil Militer dengan Lambang Istana Kerajaan itu disambut oleh pintu gerbang yang langsung terbuka untuknya
"Tuan Baste. Apa yang membuat anda kemari?" Pria berotot kekar itu bertanya
"liamsu. Yang Mulia Raja Memberi Titah kepada ku untuk disampaikan kepada mu. Dengan ini aku menyampaikan pesan Raja kepada mu Liamsu sebagai Jendral ⭐ 3 udara Zalvia untuk diperintahkahkan Mengintai Musuh yang berada di kawasan laut Kesultanan Aceh dan Liamsu. Kamu harus bertemu Hiden Dan Joy di Sumatra" kata Baste
Liamsu adalah Jendral ⭐ 3 dari Royal Zalvia Air Forces atau Angkatan Royal Bersenjata Udara yang telah menggantikan posisi yang sebelumnya sebas pegang
"jadi ini misi pertama ku?" Tanya Liamsu
"menurut ku iya" kata Baste dengan mengangguk
"berapa Pesawat yang mulia raja perintahkan. Baste?" Tanya Liamsu
"Sepertinya 3. Kamu gunakan saja pesawat yang tahun 1 yang lalu yang telah diciptakan untuk pengintaian wilayah dan musuh. Yang Mulia Raja mengatakan itu akan cocok untuk misi pertama mu" kata Baste
"jadi maksud mu ZARGON-1 akan di keluarkan?" Tanya Liamsu menebak
ini visualnya. Plesatan dari Lockhead-U21 nya amrik)
Baste mengangguk tanpa menjawab
"baiklah. Serahkan kepada ku. Aku akan memilih yang terbaik dari bawahan ku. Baste" kata Liamsu dengan suka cita
"tapi ingat Liamsu. Zalvia hanya memiliki 10 pesawat saja dan jangan sampai gagal misi pertama mu atau Raja akan mengeluarkan mu dari sini" kata Baste dengan menginitimidasi
"tak perlu khawatir. Dengan pangkat dan jabatan ini. Aku bersumpah akan setia dan membalas budi ku kepada negara karena telah memberi ku kesempatan untuk hidup" kata Liamsu
Baste pun mengangguk dan kembali menaik mobilnya
Tin(klason)
Liamsu hanya melambai-lambaikan tangan dan Baste pun pergi berlalu...
Liamsu berjalan ke barak militer. Barak militer diperkenalkan setelah kemenangan semanjung malaya.
Prrriiiiitt!!!
Liamsu meniup peluit dengan kencang
BRUK
BRAk
Bruk
peluit di bunyikan dan banyak para pria berotot kekar tapi tidak sekekar milik Liamsu
"Prajurit!!! Berbanggalah dari salah satu kalian akan terpilih untuk menjalani perintah pertama Yang Mulia Raja kepada kalian" Teriak Liamsu dengan gagah
Liamsu mundar mandir melihat barisan wajah Para prajurit yang telah ia tempah selama 1 tahun lebih itu
"Apakah kalian siap menjalani perintah!?" Tanya Liamsu dengan teriak
"Siap Pak!" kata Para Prajurit Liamsu
"Katakan sekali lagi!! Apakah kalian siap menjalani perintah?" kata liamsu berteriak
"SIAP Pak!" kata para Prajurit liamsu
"saya telah mendengar semangat kalian. Sekarang dengarkan aku" kata Liamsu
...----------------...
...BYE...
...----------------...
Unlock:
RZIF - Angkatan Royal Bersenjata Udara
RZAF - Angkatan Royal Bersenjata Darat