
Livy dibawa oleh kereta kuda dan sepanjang jalan livy dilempar batu dan batu oleh masyarakat ketika mengetahui kebobrokkan livy sebagai bangsawan dan penghianat kerajaan
"Mati kau sialan. Mati kau penghianat!" teriak lantang masyarakat sambil melempar batu
sementara itu prajurit tidak perduli melihat livy dilempar batu dan mereka(prajurit) menganggap itu adalah hal yang pantas bagi penghianat.
Sesampainnya di Ibu Kota & Livy ditundukkan ditengah-tengah Masyarakat.
"Wahai Masyarakat Zalvia. Lihatlah Wanita ini. Wanita yang buruk dan tidak patut dicontoh oleh wanita zalvia lainnya! Madam Livy atau kita Kenal Adalah seorang bangsawan yang terkenal kepahlawanan membantu masyarakat ternyata Dia adalah Penghianat Raja & Negara. Apa Hukuman apa yang pantas bagi seorang Penghianat!?" Teriak Lantang prajurit
"Bunuh ! Bunuh ! Bunuh ! Jangan biarkan penghianat Raja tumbuh dengan nyaman !" teriak seluruh masyarakat yang melihat.
Selama ini masyarakat & bangsawan hidup berdampingan dengan damai tapi dengan adanya Livy itu membuat nama bangsawan tercoreng
"Jangan Biarkan Hidup yang Damai kita menjadi Mimpi buruk karna kita membiarkan penghianat tumbuh diantara Kita. Bunuh!" teriak salah satu pria
Masyarakat langsung teriak Setuju mereka juga mengambil batu lalu mengarahkan kepada livy.
Komandan Zalvia lalu memberhentikan masyarakat untuk melemparkan batu agar eksekusi dapat dijalankan.
"Kalian semua Tutup Kuping Kalian saat selama eksekusi berlangsung" Titah Komandan Zalvia
Titah dikeluarkan membuat masyarakat kebingungan dan bertanya-tanya
"Wahai Tuan Komandan. Mengapa kami harus menutup kuping? Kami ingin mendengar suara teriakan sakit penghianat itu tersebut!" kata Salah satu tetua bertanya
"Tetua. Kami menghargai loyalitas anda tapi Kami akan menunjukkan kekuataan Kerajaan Zalvia yang Asli. Apakah kalian tidak mau Menutup Kuping kalian?" Tanya Komandan memastikan
"Kami Tidak Akan menutup kuping karena kami ingin melihat penghianat itu tersiksa dan Kami juga ingin melihat Apa yang ditunjukkan oleh Raja untuk kami" kata Tetua perempuan maju
"Baiklah jika kalian berkeinginan. Jangan salahkan kami atas kuping kalian yang akan kesakitan setelah melihat kemampuan baru kami" kata Komandan.
Komandan lalu memerintahkan 9 orang yang memang telah siap dengan senjata panjang dan berwarna cokelat.
"pasukan Berbaris !" Titah Komandan
9 orang berbaris mengililingi Livy dari jarak tertentu agar masyarakat tetap dapat melihat dan menyaksikan kematian penghianat(dianggap oleh masyarakat).
"Bersiap!" Kata Komandan
9 orang itu langsung mengangkat senjatanya dan menodongkannya kepada Livy
"Tembak!" kata Komandan
Dooor
Dooor
Dooor
Dooor
Dooor
Suara tembakan yang begitu nyaring terdengar oleh masyarakat. Beberapa orang didepan merasakan sakit di kuping mereka ketika mendengar suara yang meleggar hebat yang tidak pernah mereka dengar atau saksikan.
"S--Senjata macam apa yang mengeluarkan suara yang begitu meleggar?" Tanya mereka masing-masing
dan sedangkan Livy? Tidak ada peduli dengan kematian livy dan prajurit hanya membakar mayat livy karena bagi para prajurit tidak pantas bagi livy menerima pemakaman yang layak.
"Sadarlah Wahai Masyarakat Zalvia. Ini Adalah Senjata Baru. Senjata yang dapat mematikan musuh dalam jangkauan tertentu. Senjata yang akan mempertahankan tanah air dan membela Raja dari segala ancaman!" kata Komandan lalu mengangkat senjata Ramping dan lurus tersebut
Masyarakat melihat itu seperti Kayu tapi mereka seperti melihat sebuah genggaman kecil sana
"wahai tuan komandan. Senjata apa ini? Kami hanya melihat seperti kayu dan apa yang membedakan kayu dan senjata baru dari Raja?" kata Tetua laki-laki sebelumnya
"Senjata ini bukan dari Yang Mulia Raja. Senjata ini datang dari Yang Mulia Firdaus. Senjata ini dinamai oleh Zalvia 98" kata Komandan menangkat tinggi senjata Zalvia 98 tersebut
(plesetan dari Kar 98 & Visualnya saja)
"lalu apa yang membedakan ini dengan kayu? Lihat lah ini" kata Komandan.
"Prajurit lepaskan Burung-burung itu!" Titah Komandan
2 prajurit tersebut langsung mengeluarkan burung yang sedari tadi memang dibawa oleh mereka
Burung yang terbang dan jauh dari pandangan siapapun tapi jatuh oleh sebuah kayu yang mereka anggap tidak ada bedanya kayu lainnya
"Inilah manfaat Senjata Zalvia 98. Senjata baru yang dapat mematikan dijarak tertentu. jika kalian tidak mengerti maka Anggap lah ini adalah senjata seperti pemanah tapi senjata ini lebih canggih dan lebih hebat!" kata Komandan
...----------------...
...BYE...
...----------------...