
Jesi telah kembali dari Pulau Jawa dengan laporan yang siap dirinya berikan kepada Rajanya.
"Yang Mulia Raja. Hamba Telah kembali" kata Jesi sambil membungkuk di depan Firdaus.
"hmm. Apa yang kamu lihat disana. Jesi?" tanya Raja Firdaus
Jesi pun bangkit dari posisi membungkuk dan menyerahkan kertas demi kertas yang sudah siap diberikan kepada Rajanya
"Yang Mulia Raja. Saya melihat masyarakat yang bangkit dari keterpurukkan dan berusaha bangkit untuk bersajajar dengan dunia" kata Kata Jesi dengan memberikan laporannya
Firdaus mendengar itu pun menerima laporan milik jesi dan membaca nya
,Hmmm. Ini bagus. Sebas" kata Raja Firdaus memberikan laporan itu kepada sebas
"Jesi. Berapa persen keuntungan perempuan disana untuk kita rekrut sebagai kebanggaan perempuan Zalvia?" Tanya Raja Firdaus dengan serius.
"Yang Mulia Raja. Hamba Belum bisa memberikan pendapat hamba tentang pertanyaan anda. Hamba baru saja melihat ekonomi di pulau itu yang mulai terlihat bangkit" kata Jesi dengan jujur.
"Hmm. Baiklah. Kamu kembali keposisi mu" kata Raja Firdaus
"Terimakasih atas Kepercayaan anda. Yang Mulia Raja!" kata Jesi
Firdaus hanya mengangguk.
setelah kepergian Jesi. Sebas mengembalikan hasil laporan dan betapa terkejutnya Firdaus ketika membaca nya
'Tambang Emas?' gumam Firdaus
'lisc. Dapat kita berbisnis?' kata Firdaus
[anda ingin berbisnis dengan saya? Hahaha. Pilihan Tepat. TuanKu] kata Lisc.
'Aku memiliki tambang yang belum tereksporlasi. Maka dari itu saya meminta--' belum firdaus selesai tapi Lisc. Sang dewi Sistem bisa menebak arah jalan pembicaraan itu tersebut.
[Anda ingin meminta kepada saya yaitu sebuah Alat pengoboran dan Sebuah Peta di tambang itu? Tak masalah! Saya dapat mengabulkannya. Tapi Dengan syarat adalah bahwa saya mendapatkan kepemilikkan tambang itu sebesar 2%] kata Lisc
'2%? bagaimana kamu bisa menentukan dimana aku belum mengetahui berapa jumlah atau berapa tahan mereka?' Tanya Firdaus dengan bingung
Firdaus yang mendengar itu pun sedikit mengernyitkan wajahnya
'Baiklah. Tapi bagaimana kamu bisa menguasai 2% itu tersebut?' Tanya Firdaus
[saya telah menciptakan Manusia untuk bekerja kepada saya. Dan itulah yang akan mewakili saya dan membuat perusahaan pertama di kerajaan anda. Hahaha] kata lisc dengan tertawa
Firdaus pun tak menyangka akan jalan pikiran Lisc itu tetapi ia menyepakati hal tersebut
'Aku sepakat' kata firdaus
[Saya Yakin anda setuju. Baiklah karena anda setuju. Saya akan memberikan 2 Hadiah untuk anda. TuanKu] Kata Lisc
'Hadiah?' Tanya Firdaus bingung
[Hadiah pertama. akan anda temukan besok hari. Tapi untuk hadiah kedua adalah Peta serta 2 Ribu Alutsista Baru. seperti senjata serbu. Kamikaze Drone Antar Benua. Rudal berhulu Nuklir] kata Lisc
Firdaus yang mendengar itu pun sedikit tercengang. Rudal Berhulu Nuklir di tahun 82? Itu sungguh Gila!!!! Bahkan amerika serikat tahun ini belum memiliki nya
'Apakah kamu ingin membuat kiamat di dunia ini lebih cepat? Lisc' firdaus menyindir
[Hahaha. Tidak. sekuat apapun manusia ciptakan senjata. Tetaplah Kekuataan Tuhan yang berkuasa] kata Lisc dengan enteng
Firdaus tak habis fikri eh maksudnya pikir mendengar Penuturan dari Lisc
'Tambang membawa bencana' kata Firdaus menghelas nafas.
...----------------...
...BYE...
...----------------...
"