Monarchy In Indonesia

Monarchy In Indonesia
Dipermalukan



1 Tahun kemudian.


Firdaus dan Pasukannya Telah Berhasil menguasai seluruh sumatera terkecuali Kesultanan Aceh yang masih Mempertahankan Teritorial Mereka.


Para Penjajah VOC Telah di kalahkan dan mundur menuju pulau yang bernana Pulau Java. informasi itu di dapat oleh penduduk lokal yang melihat para VOC itu lebih memilih menyerah terlebih dahulu


-Batavia


BRAK!


"Kalian Bajingan yang tak berguna!" kata Gubernur jenderal Batavia.


Gubernur Jenderal Batavia itu sungguh sangat kesal karena Aset wilayah sumatera telah menghilang dan membuat dirinya ditegur oleh ratu dan perdana mentri belanda.


"kalian bodoh! Kalian kalah melawan pasukan dari negara kecil!" kata GB Jenderal Batavia.


"Jan Vo. Sudahlah Marah mu. Sekarang kita pikirkan cara untuk melawan!" kata Pria tua sedari tadi melihat jan vo marah-marah


"Aku marah tentu aku kesal. Pasukan bodoh itu saja tidak dapat melawan pasukan dari negara kecil!" kata Jan Vo menjawab dengan nada marah


"Ini laporannya Jan Vo. Kamu marah-marah karena kamu tidak di medan perang. Aku! Aku! aku yang melihat kesadisan mereka dalam menyerang kami! Mesin baja Berjalan itu menembak layaknya meriam di kapal laut!" teriak pria itu berkata


Jan Vo pun terdiam mendengar teriakan pria yang ia kenal dari setengah abad itu tepatnya umur mereka sudah memasuki 56 Tahun dan pria yang meneriaki adalah sahabatnya yang bernama Jakob coen


"kau tidak tahu betapa sadis nya mereka perperang! Mental pasukan ku tertekanan melawan mereka! Jadi jangan mengatakan kami Bodoh kalau kamu belum merasakan perang itu!" kata Jakob teriak


Jakob pun melempar secarik laporan itu kepada Muka Jan Vo. Sungguh Jakob marah pada sahabat nya yang menghina paraub tentara yang tentunya dirinya belum merasakan perang itu.


sedangkan Jan Vo tidak percaya dengan apa yang ia baca


"Ti--" ingin jan vo berkata tapi jakob sudah menebak


"Tidak mungkin? Itu kata mu? ya? Itu sangat mungkin!" kata jakob dengan nada menghardik.


BRAK


Jakob keluar dengan pintu di banting karena kesal.


"Kapten Jakob. Bagaimana?" Tanya salah satu bawahan Jakob


"Seperti nya dia tidak percaya laporan dan petempuran yang kita alami. Bioth" kata Jakob sambil menyalakan cerutu nya.


-perancis


"Hahaha. Apakah belanda itu kalah dengan kekaisaran lokal? sungguh memalukan!" kata Kaisar Perancis itu sambil tertawa


-portugis


"Apakah benar Kerajaan Belanda kalah dalam perang dengan penduduk lokal sana?" Tanya Raja Portugis


"Benar yang mulia ku" kata Bawahan itu sambil menunduk


"Hahahaha. Belanda itu sungguh sombong ketika mendapatkan sumber daya dari apa kita miliki. Sekarang Tuhan membuat dia kalah" kata Raja portugis tertawa puas.


Banyak kaisar/Raja dari berbagai kerajaan di eropa menertawakan kekalahan belanda karena kalah dengan penduduk lokal.


-Belanda


BRAK


Sebuah vas bunga Pecah karena di banting oleh seorang Wanita


"Sungguh memalukan!" kata Ratu Wilmiah dengan muka gusar


"Memalukan!" kata Ratu wilmiah dengan nada marahnya.


Sedangkan perdana mentri yang melihat itu hanya terdiam


"Y--Yang Mulia. Saya memiliki rencana selanjutnya dalam membalas dendam musuh!" kata perdana mentri


"Diam kau babi tua!. karena ketidak becusan kau. 30 ribu pasukan menghilang karena kau yang tidak becus bekerja!" kata Ratu Wilmiah Marah


"Y--yang mulia. Mohon dengarkan hamba. saya yakin anda akan mendengar ide cemerlang ini" kata perdana mentri tersebut.


"Rencana apa? Apa yang ku dapat dari rencana ini?" Tanya Ratu Wilmiah


...----------------...


...BYE...


...----------------...