
Novel ini didasari atas Alternatif sejarah yang memang Tidak ada Terkaitan dengan sejarah asli. Sebuah Sejarah Alternatif tentang bagaimana Indonesia Adalah sebuah Negara Monarki Dan Bagaimana kisahnya? Lambang dan simbol negara mungkin tidak sama dengan Indonesia Yang saat kita lihat tetapi Tanpa berkurangi Rasa Hormat dalam Pembuatan Cerita Sejarah Alternatif ini. Lambang Tokoh-Tokoh nasional atau Tokoh-Tokoh Pemuka Agama yang Terkenal di Indonesia mungkin akan akan berbeda dengan Novel ini. lalu apa yang membedakan Sebuah sejarah alternatif ini? Indonesia tidak terjajah dan Indonesia akan menjadi Negara Mandiri & Sejajar dengan Negara modern abad 20. tokoh-tokoh bangsa & pemuka agama yang berbeda dan juga Kemungkinan Di alternatif ini ada sejarah-sejarah yang akan ditambahkan seperti Indonesia mengambil Andil Dalam PD 2 dan Menjadi Anggota Dewan Di internasional sana atau hal² menjadi impian kita sebagai rakyat Indonesia. Menggabungkan Hal-hal Mistis dan Realistik. dan juga menggabungkan unsur-unsur Agamawan dan Sejenisnya.
Dan peringatan keras untuk yang membaca:
Bendera Diatas lah yang menjadi Bendera Indonesia dalam sejarah Alternatif ini.
Merah: Melambangkan keberanian & Dan Ketegasaan
Putih: melambangkan kejujuran dan suci
Hijau: Melambangkan Lambang kesuburan Dan masa Depan yang sejarahtera
Mahkota dibaluti warna Biru: Adalah sebuah Lambang Monarki Kerajaan yang dimana Warna Biru adalah Darah mengalir dalam tubuh mereka.
.........
Dan peringatan keras untuk yang membaca:
Dan peringatan keras untuk yang membaca:
Dan peringatan keras untuk yang membaca:
Dan peringatan keras untuk yang membaca:
Dan peringatan keras untuk yang membaca:
Dan peringatan keras untuk yang membaca:
Dan peringatan keras untuk yang membaca:
Dan peringatan keras untuk yang membaca:
Dan peringatan keras untuk yang membaca:
Dan peringatan keras untuk yang membaca:
Dan peringatan keras untuk yang membaca:
Dan peringatan keras untuk yang membaca:
Dan peringatan keras untuk yang membaca:
Dan peringatan keras untuk yang membaca:
-
Tidak ada pandangan Nyata dalam Cerita Ini. sehingga Tidak ada maksud penghinaan atas tokoh atau negara
Terimakasih