
"Turunkan senjata mu. Prajurit!" Titah Arman dengan lantang..
Sontak prajurit yang menodong senjata laras panjang itu menurunkan senjata sesuai perintah Arman.
"dengan siapa saya berbicara?" kata Arman dengan menatap tajam pria ?? Misterius itu..
"aku adalah petani dari selatan tepatnya 3 jam menuju arah wilayah tengah. aku adalah Aat. aku datang memberi informasi dengan syarat sebuah gandum" kata Aat dengan sedikit menunduk
Arman melihat rhin dan rhin mengangguk setuju..
"baiklah. prajurit penjaga kawal dia hingga ke tenda saya" titah Arman...
Arman & Rhin pergi dengan mempersiapkan hal lain sebelum kembali mengorek informasi dari Aat
3 menit kemudian
"Maaf membuat mu menunggu. Tuan Aat" kata Arman dengan sopan..
"Ahh tidak. Tolong panggil saya Aat saja. Saya hanya rakyat biasa" kata Aat dengan nada merendah..
"baiklah. Kalau itu keinginan anda. Aat. Tapi bisa kah anda menjelaskan kepada kami tentang informasi apa yang anda ingin berikan?" Tanya Arman..
"saya telah mendengar ledakkan demi ledakkan dari wilayah ini dan saya mengira bahwa 3 hari ledakkan jtu adalah sebuah latihan tentara kerajaan atau seseorang yang telah berburu hingga saya mengabaikan dan saya menjual hasil gandum kami ke ibu kota dan disana lah ibu kota ramai dengan berbincangan tentang sebuah perang yang terjadi di ujung wilayah selatan kerajaan ini tapi saya juga mendengar bahwa raja dengan panglima Ksatrianya akan memperangi kalian. Dengan mendengar itu saya langsung kembali ke tempat saya. mengamankan keluarga saya dan saya menuju disini untuk bermaksud menjual informasi yang belum anda ketahui bahkan pihak kerajaan sekalipun" kata Aat menjelaskan rentetan awal cerita..
"mengapa kamu ingin menjual informasi kepada musuh negara mu?" Tanya Rhin dengan nada waspada
"Negara ku? jangan bercanda. Raja Itu selalu menaikkan harga pajak. dulu pajak gandum hanya sekitar 5% kini pajak gandum sekitar 15% dan itu cukup mencekik para petani seperti saya. Tidak ada tempat dimana kami bisa menjual kecuali para pedagang yang membeli dengan harga sangatlah murah dari ekpestasi kami" kata Aat
"Para pedagang itu bekerja sama dengan pihak para bangsawan & kerajaan. Raja hanya buta terhadap sengsaraan rakyat tapi membuka mata ketika seorang bangsawan terluka walaupun hanya sekecil ujung daun saja" kata Aat dengan menunduk sedih
"aku menjual informasi ini demi keluarga ku. Aku tidak peduli dengan kerajaan ini. Aku hanya ingin ibu & adik ku selamat dari perang dan negara yang gila ini. Tolong beri saya gandum untuk 10 bulan dan saya akan memberi informasi yang membuat anda menang" kata Aat
Arman langsung terkejut mendengar imbalan informasi yang harus diberikan adalah gandum untuk bertahan hingga 10 bulan..
"apa sungguh kalian akan memberi saya sebuah gandum?" Aat memastikan kembali
"ya. kami tidak berbohong akan hal itu. jika pun kami berbohong kemungkinan sejak awal anda datang tidak akan diterima disini untuk berbicara" kata Rhin yang bersuara..
Aat perpikir dan ternyata ada benarnya dengan orang yang berpakaian zirah biru tersebut
"boleh aku meminta sebuah peta?" kata Aat
Arman menatap rhin dan rhin pun mengeluarkan peta wilayah musuh yang telah dikonfirmasi oleh mata - mata kerajaan zalvia..
"jika Tuan-Tuan ingin melumpuhkan kerajaan ini. maka anda harus melewati laut menuju barat wilayah ini. di barat sana terdapat sebuah jalan bawah tanah yang bahkan kerajaan tidak tahu. arah jalan bawah tanah itu terhubung dengan gudang gandum kerajaan. Tempat itulah semua pajak gandum para rakyat tersimpan. Saya menyarankan anda untuk melewati jalur ini sehingga jarak titik vital ibu kota bisa anda kuasai secara cepat" kata Aat
ini visualnya)
"ini terlalu mudah untuk jadikan sebuah jalan pintas. aku tidak dapat mempercayaimu" kata Rhin dengan nada tidak percaya.
"Sesuai dengan perkataan anda. Tuan??" sejenak Aat berhenti karena kebingungan memanggil sesosok zirah biru siapa
"dia adalah Rhin. Dan saya adalah Arman. Dapat anda melanjutkannya?" Tanya Arman
"Baiklah. Maaf sebelumnya. Seperti anda kira bahwa ini terlalu muda dan bahkan tidak ada rintangan bukan? namun saya belum selesai. Saat anda ditengah laut menuju Barat. Disana terdapat sebuah monster dengan miliki 8 entah itu tangan atau sejenisnya. Monster itu hitam dan memiliki lubang aneh di dalam setiap 8 yang saya tidak ketahui itu tapi tenang saja. Monster itu selalu tertidur di malam hari dan saya sarankan untuk berlayar di malam hari" kata Aat
...----------------...
...BYE...
...----------------...